Aryo Djojohadikusumo Minta Anak Muda Tidak Lupakan Kecerdasan Intelektual dan Emosional
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aryo Djojohadikusumo Minta Anak Muda Tidak Lupakan Kecerdasan Intelektual dan Emosional

Sabtu, 8 Mei 2021 | 17:13 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Aryo Djojohadikusumo meminta generasi muda tidak melupakan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ). Menurut Aryo, anak-anak muda juga membutuhkan ketekunan dan kesabaran untuk meraih cita-cita yang diinginkan.

Pendidikan formal bagi saya penting, tapi hal yang ada hubugannya dengan jadi diri kita tidak kalah penting. Meskipun hari ini kita bicara tentang pendidikan sebagai kunci generasi yang kokoh, kita juga mau mengingatkan hal-hal, pendidikan IQ, saya juga mengingatkan jangan lupa EQ bagi anak-anak muda. Komitmen ketekunan kesabaran juga enggak kalah, tidak semua harus instan," kata Aryo, Sabtu (8/5/2021).

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Tidar sebagai organisasi sayap Partai Gerindra mengadakan kegiatan Ragam Aktualiasi Tidar (Radar) bertema “Pendidikan Sebagai Kunci Generasi yang Kokoh”, Jumat (8/5/2021). Menurut Aryo, selain pendidikan formal kaum muda saat ini harus mengenyam pendidikan informal. Tujuannya agar anak muda saat ini menjadi generasi yang pintar dan cerdas.

Sementara itu, Rektor Universitas Mahakarya Asia Ferro Ferizka dalam kegiatan itu mengatakan dalam situasi dan kondisi saat ini, pendidikan tidak hanya dimaknai dengan sekolah saja.

“Pendidikan bagi saya adalah suatu proses pendewasaan, jadi kita maknai sebagai pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal itu kan mulai dari SD dan seterusnya, wajib,” kata Ferro.

Menurut Ferro setelah mengeyam pendidikan baik formal maupun informal orang akan terbagi menjadi dua golongan, yakni golongan orang yang pintar dan cerdas.

“Orang yang pintar adalah orang yang nilai akademisi bagus. orang cerdas adalah orang yang bisa melihat peluang. Ada orang yang cerdas saja dan ada orang pintar,” kata Ferro.

Ferro mencontohkan orang yang cerdas adalah orang yang sukses namun tidak mengenyam pendidikan secara formal. Orang seperti banyak ditemukan di Indonesia. Kebanyakan mereka membuka usaha.

“Banyak pengusaha sukses mungkin tidak lulus SD, SMP, SMA dan seterusnya, bukan berarti mereka tidak mampu secara otak, mereka mampu tapi mereka cerdas, mereka bisa melihat kesempatan, mereka bisa meraih kesempatan. Mereka bisa mencapai titik a ke titik b, tapi orang pintar hafal prosedur hafal ilmunya,” ucap Ferro.

Menurut Ferro orang yang pintar belum tentu dia sukses secara finansial.

“Yang saya miris adalah banyak profesor di bidang IT, tapi kalau berbicara sofware engineering atau kapan terakhir beliau membuat sofware? Kadang-kadang mereka tidak pernah atau sama sekali tidak membuat software,” kata Ferro.

Oleh karena itu, Ferro menyarankan kepada anak muda saat ini untuk menjadi orang yang pintar, tetapi juga cerdas. Dengan demikian, orang tersebut dapat melewati setiap masalah dan tantangan yang dihadapi.

“Sebaiknya kita menjadi yang kedua-duanya, pintar, memiliki akademisi yang baik tapi juga cerdas. Artinya kita bisa melihat solusi dari setiap permasalahan, bukan melihat masalah dari setiap solusi,” imbuh Ferro.

Apalagi, masih kata Ferro, bagi anak yang hidup di era modern ini sangat mudah menjadi orang yang pintar. Namun, belum tentu orang itu cerdas.

“Kalau kita biicara cerdas kita dapatkan dari lapangan, makanya pendidikan menurut saya di abad ini menjadi orang pintar itu gampang, karena yang namanya pengetahuan tinggal melihat google selesai, mau tahu apa di google selesai,” kata Ferro.

“Yang penting adalah mengasah critical thinking, critical thinking adalah bisa diasah ketika terbentur dengan kenyataan, konflik. Banyak orang tidak nyaman dengan konflik, permasalahan, padahal orang yang akan bertahan di masa depan adalah orang yang tertempa dari satu masalah ke masalah yang lain,” ucap Ferro.

Ferro mengajak seluruh pihak untuk membangun pendidikan dan memperbanyak mengaktualisasikan diri.

“Ekspose diri kita sebanyak-banyaknya dengan masalah. karena dengan masalah membuat kita semakin pandai mencari solusi. Nanti semakin kita sering ketemu dengan masalah, maka semakin kita melihat pola bagaimana kita menyelesaikan masalah tersebut. Hingga ke depan kita bisa melihat masalah menjadi efisien,” demikian Ferro.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Larangan Mudik, Penumpang Transportasi Laut di Kepri Turun Signifikan

Aktivitas penumpang moda transportasi laut saat larangan mudik mengalami penurunan yang sangat signifikan.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Johan Budi: Tes Wawasan Kebangsaan Jangan Korbankan Pegawai KPK

Status yang diakibatkan oleh revisi UU KPK itu jangan sampai punya dampak pemberhentian kepada pegawai KPK.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Menhub Ungkap Penumpang di Stasiun dan Terminal Turun Drastis

Penumpang di sejumlah simpul transportasi seperti di Stasiun Kereta Api Pasar Senen dan Terminal Bus Pulogebang turun signifikan mencapai hampir 90 persen.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Ketua MPR: Harus Berapa Lama Lagi Negara Membiarkan KKB Leluasa Menebar Teror?

Hanya tindakan tegas dari negara yang bisa menghentikan pembunuhan dan teror berkelanjutan di Papua oleh KKB.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Manfaatkan Teknologi, Sahroni: Polri Semakin Adaptif terhadap Perkembangan Zaman

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil menjadikan Polri semakin transformatif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Pemprov Sumbar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Meski demikian, Anggota V BPK Bahrullah Akbar menjelaskan pihaknya masih menemukan beberapa permasalahan terkait pengelolaan keuangan daerah.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Masih Pandemi, BNN: Pengungkapan Jenis Sabu dalam 4 Bulan Terakhir Capai 5 Ton

BNN ungkap jenis sabu dalam dalam empat terakhir capai lima ton.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Anies: Toriq Hadad, Jurnalis Senior yang Jaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Anies Baswedan turut berduka cita atas meninggalnya Mantan pemimpin pedaksi majalah dan Koran Tempo Toriq Hadad.

NASIONAL | 8 Mei 2021

BNN dan Kemkes Tingkatkan Kerja Sama Penanggulangan Narkoba

Kepala BNN meminta dukungan Menkes terkait penggunaan fasilitas kesehatan RSJ dalam mendukung program rehabilitasi terhadap penyalahguna narkoba.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Dirjen Imigrasi Sebut Warga Tiongkok yang Masuk ke Indonesia Penuhi Aturan Keimigrasian

Setelah pemeriksaan kesehatan, petugas imigrasi juga akan memeriksa seluruh dokumen perjalanan dan dokumen keimigrasian tiap WNA yang akan masuk ke Indonesia.

NASIONAL | 8 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS