Akademisi UI: Jihad Banyak Ditafsirkan Keliru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akademisi UI: Jihad Banyak Ditafsirkan Keliru

Sabtu, 8 Mei 2021 | 19:32 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia (UI), Muhammad Syauqillah menyatakan banyak pihak yang menafsirkan ayat-ayat keagamaan tentang perang maupun jihad tidak kontekstual. Dikatakan, kerap kali tak dijelaskan bahwa konteks Indonesia adalah negara yang damai atau bukan dalam keadaan perang.

Akan tetapi, menurut Syauqillah, kelompok-kelompok takfiri dan salafi jihadis mengembangkan narasi-narasi perang di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam acara Inspirasi Sahur Islam dan Kebangsaan bertema “Terorisme Bukan Ajaran Agama” yang disiarkan melalui channel youtube Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuangan (PDIP), Sabtu (8/5/2021).

“Terkait Jihad, banyak ditafsirkan secara keliru, seolah berperang itu jihad. Padahal, arti jihad itu sungguh-sungguh. Jadi kalau konteks Indonesia yang damai ini bukan perang bentuk jihadnya, tetapi sungguh-sungguh menjaga kedamaian, sungguh-sungguh bekerja, sungguh-sungguh menolong terhadap sesama, itu jihad,” kata Syauqillah.

“Teror bukan jihad apalagi dalam ajaran agama Islam, ada intinya, yaitu menjaga kehidupan. Membunuh satu orang saja itu artinya membunuh kehidupan, membunuh umat manusia. Jadi, melakukan teror yang membunuh orang jelas menyalahi inti dari ajaran agama,” lanjut Syauqillah.

Syauqillah berpesan agar kaum muda dapat mengantisipasi perkembangan perekrutan teroris era saat ini. Metode yang digunakan bukan saja offline namun juga online.

“Jadi senjata anak muda untuk menghadapi itu adalah kritis setiap menerima informasi dari media apa pun itu,” ujarnya.

Menurut Syauqillah, terorisme bukan ajaran agama mana pun. Dalam Islam, aksi teror sangat bertentangan dengan inti ajaran yang mengedepankan penjagaan terhadap kehidupan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI menyatakan bahwa serangan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan serius.

NASIONAL | 17 September 2021

Kasus Asusila di Pringsewu, Pelaku Diganjar 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Febri Wijaya alias Protol (29) diganjar hukuman penjara 7 Tahun 6 Bulan karena terbukti telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur

NASIONAL | 16 September 2021

LAN Serahkan Sertifikat Akreditasi kepada Lembaga Pelatihan, Ini Daftarnya

LAN pada tahun 2021, kembali melakukan akreditasi tahap I terhadap 24 Lembaga Pelatihan

NASIONAL | 15 September 2021

Forum Rektor: Siapkan Perkuliahan Bauran dengan Melihat Kondisi Setempat

Forum Rektor Indonesia menyatakan para rektor menyambut baik persiapan perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas yang dilaksanakan secara bertahap dan bersyarat.

NASIONAL | 15 September 2021

Kesalahan Pemkot Palu Laporkan Data BOR Berdampak Fatal

Rizal meminta Pemerintah Kota Palu betul-betul menjadikan kesalahan itu sebagai pembelajaran berharga agar tidak kembali terulang.

NASIONAL | 16 September 2021

Jenazah Gabriela Belum Berhasil Dievakuasi dari Jurang di Kiwirok

Jenazah Gabriella belum bisa dievakuasi karena sejak pagi kawasan itu dilanda hujan dan berkabut sehingga menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

NASIONAL | 16 September 2021

Dukung PTM, Pemda Diminta Percepat Penuntasan Vaksinasi Pendidik

Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan.

NASIONAL | 16 September 2021

Pemerintah Mulai Longgarkan Larangan Orang Asing Masuk Indonesia

Pemerintah mulai melonggarkan larangan orang asing masuk ke Indonesia dengan diterbitkannya Permenkumham 34/2021

NASIONAL | 16 September 2021

Tinjau PTM Terbatas di Banten, Wapres Sampaikan Pembelajaran Jarak Jauh Tak Optimal

Wapres menyatakan, PTM terbatas sangat penting dilakukan karena tidak optimalnya pembelajaran jarak jauh (PJJ)

NASIONAL | 16 September 2021

Dampingi Wapres Tinjau PTM Terbatas, Mendikbudristek Minta Sekolah Terapkan Prokes Ketat

Dalam kunjungan tersebut, Nadiem meminta agar pelaksanaan PTM terbatas menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings