Logo BeritaSatu

Pendiri OPM: Veronica Koman, Anda Tidak Lebih dari Seorang Provokator

Sabtu, 8 Mei 2021 | 20:38 WIB
Oleh : CAR

Jayapura, Beritasatu.com - Tokoh senior Papua yang juga pendiri Organisasi Papua Merdeka (OPM) Nick Messet menegaskan aktivis Veronica Koman tidak berhak berbicara mengenai persoalan Papua. Nick juga menyebut Veronica sebagai provokator.

“Anda, Veronica Koman, bukan orang Papua. Anda tidak lebih dari seorang provokator,” ujar Nick dalam webinar “Memahami Papua, serta Upaya Penyelesaian Secara Kolaboratif dan Holistik”, Sabtu (8/5/2021).

Mantan Menteri Luar Negeri OPM tersebut mengatakan dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari pemerintah dalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selalu memprovokasi masyarakat agar menghentikan aktivitasnya.

“Anda (Veronica) hanya mencari keuntungan atas kekisruhan ini. Saya harap, Anda Veronica Koman jangan campuri lagi urusan Papua, Anda adalah provokator yang pengecut bersembunyi di luar negeri,” ungkap Nick.

Diketahui, nama Veronica mencuat setelah terjadinya demonstrasi di Papua yang dipicu oleh insiden rasis di Surabaya pada 4 September 2019. Veronica telah ditetapkan sebagai tersangka, karena dituduh melakukan penghasutan dan memprovokasi melalui media sosial.

Menurut Nick, memang masih ada kelompok kriminal di Papua, tetapi eksistensinya sudah semakin melemah. Kelompok itu terdiri atas empat faksi, yaitu Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dengan Presiden Victor Yeimo.

Kemudian, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dengan Presiden Benny Wenda, OPM Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (OPM-TPNPB) dipimpin Jeffrey Bolmanak, dan Kelompok Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) dengan Presiden Forkorus Yaboisembut.

“Sekarang dengan pendekatan antropologi budaya yang dilakukan pemerintah pusat di Jakarta, pemberdayaan masyarakat adat dan hak-hak masyarakat adat di Papua harus menjadi perhatian. Orang Papua harus segera bangkit dari keterpurukan,” tegas Nick.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Garuda, KPK Usut Aliran Suap ke Mantan Anggota DPR

KPK menggelar penyidikan baru terkait dugaan suap pada pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2010-2015.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan terkait kasus Formula E Jakarta tetap berlanjut.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Formula E, KPK Tegaskan Tak Incar Pihak Tertentu

KPK menegaskan bahwa terkait kasus Formula E, pihaknya tidak mengincar pihak tertentu. 

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK: Tak Sulit Kerahkan Kekuatan Jemput Paksa Lukas Enembe

Bagi KPK, tidak ada kesulitan untuk menjemput paksa tersangka Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Jakarta, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir Hari ini

BMKG memperingatkan warga Jakarta untuk waspada akan potensi hujan lebat yang akan terjadi di Ibu Kota dan beberapa daerah lain.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ukraina Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama di Piala Dunia 2030

Ukraina akan bergabung dengan Spanyol dan Portugal dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

NEWS | 4 Oktober 2022

Uji Rudal Korut ke Wilayah Jepang,Warga Sempat Diminta Berlindung

Korut menembakkan rudal balistik menuju ke wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022), memicu peringatan bagi penduduk untuk berlindung.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pencuri Brankas Kafe Menyamar dengan Pakai Daster Tetangga

Seorang pencuri melakukan aksinya dengan menyamar sebagai perempuan dengan menggunakan daster milik tetangga.

NEWS | 4 Oktober 2022

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Polda Sumut mencatat, sebanyak 1.153 orang meninggal dunia dari 4.306 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara.

NEWS | 4 Oktober 2022

Gara-Gara Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi di Makassar Nyaris Dibakar

Pos polisi di Makassar hendak dibakar dan diduga terkait dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih seratus orang.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings