Pemudik Membeludak, Aparat Tambah Personel dan Titik Penyekatan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemudik Membeludak, Aparat Tambah Personel dan Titik Penyekatan

Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, TNI dan Pemda bakal menambah kekuatan personel serta titik penyekatan untuk mengantisipasi membludaknya pemudik seperti yang terjadi di Pos Penyekatan Kedung Waringin Bekasi, Minggu (9/5/2021) malam.

Saat itu kemacetan panjang terjadi dan akhirnya pemudik yang didominasi sepeda motor menerobos titik penyekatan.

"Menyikapi ini Polda Metro Jaya bersama-sama dengan TNI dan pemerintah daerah, karena yang dikedepankan dari pemerintah daerah. Kami membantu, kita akan perkuat, menambah kekuatan di perbatasan. Kemudian kita akan menambah pos-pos penyekatan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (10/5/2021).

Yusri membenarkan, ribuan sepeda motor menerobos Pos Penyekatan Kedung Waringin, sekitar pukul 23.00 WIB, semalam. Rekaman video peristiwa itu pun viral di media sosial.

"Ada ribuan atau sekitar 1.000 lebih sepeda motor tanpa mengindahkan petugas yang melakukan penyekatan, kemudian mereka berhasil menerobos untuk bisa melakukan mudik" ungkapnya.

Yusri menyampaikan, pengendara yang menerobos pos penyekatan larangan mudik belum mengerti arti kebijakan pemerintah melakukan larangan mudik.

"Di sini yang kami tekankan lagi, kepada seluruh masyarakat kebijakan pemerintah ini untuk bagaimana kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kenapa keluar kebijakan tentang larangan mudik, ini adalah upaya pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya penularan. Saya tekankan lagi, masyarakat-masyarakat yang tadi malam itu melakukan merupakan masyarakat yang belum menyadari arti penting dari kebijakan pemerintah," katanya.

Yusri melanjutkan, larangan mudik dikeluarkan pemerintah supaya tidak terjadi penyebaran Covid-19 ke daerah-daerah.

"Kasihan kita punya keluarga. Ini yang perlu dipahami dan disadari. Bukan kami atau petugas dalam hal ini untuk menyiksa. Ini operasi kemanusiaan yang kita lakukan, operasi kemanusiaan TNI-Polri. Ini yang harus disadari. Sekali lagi, persuasif humanis yang kita kedepankan, tapi tindakan tegas juga akan kita lakukan. Mudahan jangan sampai terjadi lagi. Menyikapi hal itu kami sudah menambah kekuatan dan pos-pos penyekatan khususnya di perbatasan," jelasnya.

Menurut Yusri, pengendara yang lolos penyekatan, nanti akan ketemu lagi titik penyekatan di Karawang, kemudian disekat lagi di Purwakarta dan akan diminta putar balik.

"Jangan memaksakan. Ini imbauan untuk orang-orang yang akan mudik. Sebaiknya tidak usahlah mudik, harus menyadari di masa Covid-19 upaya yang dikeluarkan pemerintah, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Anggota di lapangan juga sama-sama kita capai juga. Kami bukan untuk menyiksa. Petugas apalagi kasihan mereka, petugas di lapangan Sabhara, Brimob juga punya keluarga di rumah, takut tertular. Sekarang ini belum, nanti akan terlihat dua minggu ke depan, akan terlihat peningkatan. Ini yang harus disadari oleh masyarakat sebaiknya tidak usah mudik. Kasihan bawa penyakit ke sana. Nanti pulang disekat lagi. Jadi tolong sekali lagi kami mengingatkan masyarakat, saudara-saudara kami yang akan mudik setop berhenti sudah," katanya.

Menyoal berapa jumlah personel dan titik penyekatan yang ditambah, Yusri tidak menjelaskannya secara terperinci.

"Ya akan kita tambah, dari TNI-Polri kita tambah personel, tambah penyekatan. Jadi setiap masuk per 3 kilometer akan ada penyekatan, per 5 kilometer akan dilakukan penyekatan. Disekat, disekat, disekat, sampai kembali. Ini teknis kita, cara bertindak kita di lapangan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PP Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri Jatuh pada 13 Mei

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat Islam memanfaatkan waktu yang tersisa pada Ramadan kali ini dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

30 Kelurahan di Palembang Dibolehkan Menggelar Salat Idulfitri di Masjid

Sebanyak 30 kelurahan yang diizinkan menggelar salat id di Palembang terdiri dari 15 kelurahan zona kuning dan 15 kelurahan zona hijau.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Polri Tangkap Pria Berinisial W Ajak Masyarakat Mudik

"Yang bersangkutan sudah ditangkap," kata Ramadhan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Gubernur Jatim Serahkan Proses Hukum Kasus Bupati Nganjuk ke KPK

Kami berharap semua kepala daerah dan ASN bisa menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik.

NASIONAL | 10 Mei 2021

36.000 Pekerja di Papua Barat Dapat Bantuan Tunai Gubernur

Bantuan tangan kasih ini sudah berjalan pada tahun 2020 dengan total penerima bantuan sebanyak 52.217 pekerja formal maupun informal terdampak Covid-19.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Wali Kota Surabaya Membolehkan Salat Idulfitri di Masjid dalam Zonasi

Pelaksanaan salat Idulfitri di Surabaya dapat dilakukan bagi wilayah kelurahan yang masuk kategori zona hijau dan kuning.

NASIONAL | 10 Mei 2021

DPC PKB Nganjuk Tunggu Informasi Resmi Soal OTT KPK

Ulum juga menampik bahwa NRH mempunyai jabatan di jajaran DPW PKB Jatim.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Jokowi Tegaskan Bulog Kekuatan Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Selama 54 tahun, Perum Bulog menjadi kekuatan yang mengawal ketahanan pangan Indonesia.

NASIONAL | 10 Mei 2021

KPK: OTT Nganjuk Hasil Sinergisitas dengan Bareskrim

KPK sejak awal dalam kegiatan ini, mendukung penuh Tim Bareskrim Mabes Polri yang telah melakukan penyelidikan sejak sekitar April 2021.

NASIONAL | 10 Mei 2021

KPK Tangkap 10 Orang Terkait OTT Bupati Nganjuk

Plt Jubir KPK Ali Fikri menjelaskan, sepuluh orang tersebut terdiri dari beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seorang kepala daerah.

NASIONAL | 10 Mei 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4


# Makanan Sembuhkan Covid-19


# Cuaca Ekstrem


# Olimpiade Tokyo


# Kematian Nakes



TERKINI

Kembangkan “Bakso Premium Arjuna”, Politisi PDIP Waras Wasisto Ingin Bantu Warga Desa

MEGAPOLITAN | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS