PT Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk 803 Ribu Ton Selama Lebaran
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PT Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk 803 Ribu Ton Selama Lebaran

Senin, 10 Mei 2021 | 23:13 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / EHD

Malang, Beritasatu.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk 803.000 ton selama masa lebaran dan menghadapi musim tanam. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan 6 minggu ke depan.

"Memasuki Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah, Pupuk Indonesia memenuhi kebutuhan 6 minggu ke depan sebanyak sekitar 803.000 ton pupuk disiapkan di gudang-gudang kabupaten (lini III) di seluruh Indonesia," kata Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal, dalam keterangan resminya kepada Beritasatu.com, Senin ( 10/5/2021).

Ia menjelaskan, jumlah tersebut hampir tiga kali lipat dari stok minimum ketentuan pemerintah, yaitu sebesar 290.000 ton. Rinciannya, pupuk Urea 349.000 ton, NPK 175.000 ton, ZA 102.000 ton, SP-36 83.000 ton, dan organik 93.000 ton.

Sedangkan untuk memantau pergerakan pupuk bersubsidi dari gudang distributor (lini III) hingga ke ke seluruh kios resmi (lini IV), kata Gusrizal, Pupuk Indonesia juga memperkenalkan sistem informasi niaga serta memperkuat sistem distribusi sebagaimana arahan Menteri Pertanian.

“Penyaluran pupuk bersubsidi ini berdasar pada data alokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada awal tahun. Agar tepat sasaran, penyaluran pupuk bersubsidi turut diverifikasi dan divalidasi oleh Kementan," ujarnya.

Selain itu, tambah dia, Pupuk Indonesia juga menerapkan digitalisasi guna memastikan kegiatan distribusi agar dapat dimonitor setiap saat. Di antaranya adalah dengan menerapkan Distribution Planning and Control System (DPCS), yaitu sistem untuk merencanakan dan memantau pergerakan kapal, angkutan darat dan kondisi stok di gudang secara real time. Web Commerce (WCM), untuk penebusan pupuk secara online, dan sebagainya.

“Sehingga monitoring bisa kami lakukan secara online dari gudang produsen (lini I) hingga ke gudang penyangga (lini II) di tingkat provinsi,” imbuh Gusrizal.

Sebagai bentuk pengawasan, Pupuk Indonesia menempatkan 612 petugas lapangan di berbagai daerah. Melalui petugas ini, perusahaan rutin berkoordinasi dengan dinas pertanian dan perdagangan, distributor, hingga kios resmi di daerah.

Menurut Gusrizal, untuk pengawasan pupuk bersubsidi, hal ini dilakukan mulai dari Kementerian Pertanian di tingkat pusat, Pupuk Indonesia dan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) di tingkat provinsi dan kabupaten.

"Petugas lapangan kami memantau stok dan realisasi penyaluran secara harian, hingga mengevaluasi kinerja distributor setiap tiga bulan sekali dan kios resmi setiap enam bulan sekali,” tandasnya.

Dalam penyalurannya, Pupuk Indonesia berpedoman pada Permentan No. 49 Tahun 2020. Dalam aturan ini, alokasi pupuk bersubsidi tahun 2021 ditetapkan sebesar 9,04 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk organik cair.

"Sesuai dengan ketentuan pemerintah, pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani yang menggarap lahan kurang dari dua hektar, tergabung dalam kelompok tani, menyusun elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan untuk sebagian daerah harus memiliki Kartu Tani," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Gandeng MUI, Le Minerale Dorong Gerakan Sedekah Sampah Indonesia Berbasis Masjid

Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup & Sumber Daya Alam MUI bersama Le Minerale terus berupaya mendorong Gerakan Sedekah Sampah Indonesia Berbasis Masjid.

NASIONAL | 10 Mei 2021

4.545 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri

WNI yang terinfeksi Covid-19 di luar negeri sampai Senin (10/5/2021) sebanyak 4.545 orang dengan perincian 3.588 sembuh, 190 meninggal, dan 767 dalam perawatan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Zulkieflimansyah: Entram, Alat Tes Antigen Covid-19 dari NTB untuk Indonesia

Zulkieflimansyah menyatakan Entram merupakan alat tes antigen Covid-19 yang dibuat Laboratorium Hepatika NTB.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Menteri Trenggono Ingin Masyarakat Berlebaran dengan Menu Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menginginkan masyarakat di berbagai daerah semakin meramaikan Lebaran 2021 dengan menggunakan menu ikan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Almarhum Ustaz Tengku Zulkarnain di Pekanbaru dalam Rangka Safari Dakwah Ramadan

Saat ini sejumlah kawan dan pengikut Tengku Zulkarnain sudah datang ke RS Tabrani Pekanbaru.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Bobol BNI Rp 1,2 Triliun, Maria Lumowa Dituntut 20 Tahun Penjara

Pembobol kas BNI cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Maria Pauline Lumowa dituntut 20 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Proses Seleksi Pegawai KPK Jadi ASN Sudah Sesuai Prosedur

Pelaksanaan seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN dianggap sudah melalui proses yang benar.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, Fadli Zon: Almarhum Ulama Berani dan Kritis

Fadli Zon mengungkapkan dirinya baru enam bulan lalu berkesempatan mewawancarai Ustaz Tengku Zulkarnain yang kemudian diposting di akun YouTube-nya.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Pengisian Jabatan, Bupati Nganjuk Patok Harga hingga 150 Juta

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mematok harga dari Rp 10 juta sampai Rp 150 juta untuk pengisian jabatan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Positif Covid-19, Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Ustaz Tengku Zulkarnain sebelumnnya dirawat di RS Tabarani Pekanbaru sejak 2 Mei 2021 karena positif covid-19.

NASIONAL | 10 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS