Kemdikbudristek: Diskusi Terkait Pembatalan SKB Seragam Sekolah Usai Lebaran
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdikbudristek: Diskusi Terkait Pembatalan SKB Seragam Sekolah Usai Lebaran

Senin, 10 Mei 2021 | 23:43 WIB
Oleh : Natasa Christi Wahyuni / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menyatakan diskusi terkait keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang seragam sekolah, akan dilakukan seusai Lebaran.

“Besok baru bisa baca amar putusannya. Jadi setelah Lebaran baru bisa diskusi lintas Kementerian/Lembaga,” kata Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbudristek, Jumeri, saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (10/5/2021).

MA telah mengabulkan permohonan uji materi atas Keputusan Bersama tentang Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Sekolah yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Putusan pengabulan itu terkait perkara nomor 17 P/HUM/2021 yang diajukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat.

SKB atau keputusan bersama 3 Menteri itu diterbitkan 3 Februari 2021 dan diumumkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

SKB tersebut diterbitkan setelah kasus intoleransi mencuat dari SMKN 2 Padang yang mewajibkan siswi non-Muslim untuk memakai jilbab. Peraturan sekolah itu disebut mengadopsi instruksi wali kota padang yang telah berjalan selama 15 tahun.

Dalam keterangan yang diselenggarakan secara daring pada 3 Februari lalu, Nadiem menguraikan tiga hal yang menjadi pertimbangan penerbitan SKB Tiga Menteri ini.

Pertama, bahwa sekolah memiliki peran penting dan tanggung jawab dalam menjaga eksistensi ideologi dan konsensus dasar bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kedua, sekolah dalam fungsinya untuk membangun wawasan, sikap, dan karakter para peserta didik, harus memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, serta membina dan memperkuat antarumat beragama.

Ketiga, pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan sekolah yang diselenggarakan pemerintah daerah (pemda) adalah salah satu bentuk perwujudan moderasi beragama dan toleransi atas keragaman agama.

SKB 3 Menteri itu mencakup 6 ketentuan utama yaitu, pertama, keputusan 3 Menteri hanya mengatur sekolah negeri di Indonesia yang diselenggarakan oleh pemda. Kedua, peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan berhak memilih antara (a) seragam dan atribut tanpa kekhususan agama, atau (b) seragam dan atribut dengan kekhususan agama. Terkait hal ini, Mendikbud menegaskan hak untuk memakai atribut keagamaan berada pada individu yaitu guru, murid, dan orangtua, bukan keputusan sekolah.

Ketiga, Pemda dan sekolah tidak mewajibkan atau melarang seragam dan atribut dengan kekhususan agama. Keempat, Pemda dan kepala sekolah wajib mencabu aturan yang mewajibkan atau melarang seragam dan atribut dengan kekhususan agama paling lama 30 hari kerja sejak keputusan bersama ditetapkan.

Kelima, jika terjadi pelanggaran terhadap keputusan bersama, maka terdapat sanksi yang diberikan kepada pihak pelanggar. Pemda memberikan sanksi kepada kepala sekolah, pendidik, dan/atau tenaga kependidikan, gubernur memberikan sanksi kepada bupati/wali kota, Kemenerian Dalam Negeri memberikan sanksi kepada gubernur, sedangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan sanksi kepada sekolah terkait penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan pemerintah lainnya.

Keenam, peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari ketentuan keputusan bersama ini sesuai kekhususan Aceh berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pemerintahan Aceh.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Sesama, Masyarakat Tionghoa dan Kodim Santuni 200 Anak Yatim Kota Bogor

Masyarakat Tionghoa dalam Bogor Street Festival memberikan santunan kepada 200 anak yatim di Kota Bogor.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Selesai Misi Perdamaian, KRI Sultan Hasanuddin-366 Singgah di Kolombo

KRI Sultan Hasanuddin-366 singgah di Kolombo, Sri Lanka, untuk keperluan pembekalan setelah menyelesaikan misi perdamaian dunia di Lebanon.

NASIONAL | 10 Mei 2021

PT Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk 803 Ribu Ton Selama Lebaran

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk 803.000 ton selama masa lebaran dan menghadapi musim tanam.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Gandeng MUI, Le Minerale Dorong Gerakan Sedekah Sampah Indonesia Berbasis Masjid

Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup & Sumber Daya Alam MUI bersama Le Minerale terus berupaya mendorong Gerakan Sedekah Sampah Indonesia Berbasis Masjid.

NASIONAL | 10 Mei 2021

4.545 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri

WNI yang terinfeksi Covid-19 di luar negeri sampai Senin (10/5/2021) sebanyak 4.545 orang dengan perincian 3.588 sembuh, 190 meninggal, dan 767 dalam perawatan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Zulkieflimansyah: Entram, Alat Tes Antigen Covid-19 dari NTB untuk Indonesia

Zulkieflimansyah menyatakan Entram merupakan alat tes antigen Covid-19 yang dibuat Laboratorium Hepatika NTB.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Menteri Trenggono Ingin Masyarakat Berlebaran dengan Menu Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menginginkan masyarakat di berbagai daerah semakin meramaikan Lebaran 2021 dengan menggunakan menu ikan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Almarhum Ustaz Tengku Zulkarnain di Pekanbaru dalam Rangka Safari Dakwah Ramadan

Saat ini sejumlah kawan dan pengikut Tengku Zulkarnain sudah datang ke RS Tabrani Pekanbaru.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Bobol BNI Rp 1,2 Triliun, Maria Lumowa Dituntut 20 Tahun Penjara

Pembobol kas BNI cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Maria Pauline Lumowa dituntut 20 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 10 Mei 2021

Proses Seleksi Pegawai KPK Jadi ASN Sudah Sesuai Prosedur

Pelaksanaan seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN dianggap sudah melalui proses yang benar.

NASIONAL | 10 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS