BP2MI Perkirakan 5,3 juta PMI Ilegal Bekerja di Sejumlah Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BP2MI Perkirakan 5,3 juta PMI Ilegal Bekerja di Sejumlah Negara

Jumat, 14 Mei 2021 | 13:06 WIB
Oleh : JEM

Tanjungpinang, Beritasatu.com - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memperkirakan 5,3 juta dari sekitar 9 juta pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sejumlah negara penempatan bekerja secara ilegal dan tidak terdaftar.

"Sedangkan 3,7 juta PMI lainnya bekerja legal dan terdaftar secara resmi," kata Benny Rhamdani saat dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat (14/5/2021).

PMI berangkat secara legal atau resmi sudah terdata mulai dari nama, alamat, pekerjaan hingga perolehan gaji dari majikan atau perusahaan. Dengan demikian, negara lebih mudah memantau kondisi PMI di luar negeri termasuk persoalan yang mereka hadapi.

Sementara PMI yang bekerja secara ilegal atau tak resmi, negara akan kesulitan, bahkan tidak tahu keberadaan maupun pekerjaan yang dijalani. "Pekerja legal dilindungi negara. Pekerja ilegal tidak bisa dikontrol, kecuali kalau mereka melapor ke kedutaan ketika ada masalah," ujar Benny.

Ada perbedaan mendasar antara pekerja legal dan ilegal. Pekerja legal sebelum berangkat ke luar negeri dibekali dengan kemampuan bahasa agar bisa berkomunikasi dengan majikan maupun pimpinan perusahaan. Selain itu, juga dibekali keahlian dan keterampilan tertentu. Kalau sudah punya bekal, tentu akan lebih dihormati dan dihargai di luar negeri.

Mereka juga dibekali BPJS Ketenagakerjaan, dengan membayar Rp 13.000 per bulan, manfaat yang didapatkan sangat besar. Kalau meninggal dapat sekitar Rp85 juta, bahkan bagi yang punya anak dapat beasiswa dari SD hingga Perguruan Tinggi.

"Oleh karena itu, siapkan diri kalau memang mau bekerja di luar negeri. Jika berangkat secara resmi, negara sudah pasti menjamin keamanan dan keselamatan PMI," ujar dia.

Sementara PMI ilegal, lanjut Benny, sangat berisiko terkena berbagai tindakan tidak menyenangkan, seperti kekerasan fisik, seksual, belum lagi gaji tidak dibayar, kalaupun dibayar sesuai keinginan majikan. Selain itu, bekerja tidak resmi tidak diawali dengan perjanjian kerja antara majikan/perusahaan dan pekerja.

Dia mencontohkan, ada PMI bekerja sebagai pelaut di luar negeri mendapatkan perlakuan melebihi jam kerja. Tidak sedikit yang bekerja lebih dari 12 jam, bahkan sampai 22 jam.

"Kalau meninggal, jenazah mereka dibuang ke laut agar tak terjadi masalah hukum. Ada yang depresi, hingga hilang ingatan," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan negara penempatan PMI itu didominasi Malaysia, Hong Hong, Taiwan, hingga Timur Tengah.

Benny mengajak semua pemangku kepentingan terkait bersinergi meningkatkan kapasitas dan kemampuan calon PMI yang hendak bekerja ke luar negeri, sehingga menjadi pekerja terampil dan profesional.

BP2MI juga bertekad memberantas sindikat mafia penempatan PMI ilegal ke luar negeri yang dibekingi oleh oknum-oknum tertentu. "Negara tak boleh kalah dengan kelompok atau oknum tersebut.," ucapnya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Pertama Idulfitri, 5 Kabupaten di 4 Provinsi Terdampak Banjir dan Longsor

Waspada potensi banjir dan longsor di 16 provinsi.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Khofifah Sebut 8.188 Pekerja Migran Sudah Tiba di Jatim

Di periode waktu sama, tercatat 76 orang PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Catatan di Tiga Minggu Terakhir, Anies Baswedan Ketemu Erick Thohir hingga Zulhas

Anies Baswedan menjadi salah satu sosok yang kerap diperbincangkan sebagai bakal calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2024.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Tracing Pemudik

Menurut Puan, 4.123 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu harus dicari keberadaannya.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Kalsel Terendam Banjir di Hari Lebaran

BPBD Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sama-sama melaporkan adanya ratusan rumah warga yang terdampak.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Hari Kedua Lebaran, Jalur Puncak Masih Lenggang

Hari kedua Idulfitri 1442 hidriah, arus kendaraan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor masih terpantau lenggang.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Baznas Kota Tangerang Terima Rp 1,3 Miliar Zakat dari Masyarakat

Baznas Kota Tangerang, Banten telah menerima penyaluran zakat dari masyarakat sebesar Rp 1,3 miliar.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Hari Pertama Lebaran, 9.300 Kendaraan Melintas Bogor Diputar Balik

Hari pertama Lebaran atau Idulfitri 1442 Hijriah sebanyak 27.000 kendaraan terjaring di 9 pos penyekatan Kabupaten Bogor.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Berada di Zona Kuning, Candi Prambanan Dibuka untuk Wisatawan

Berada di Zona Kuning Candi Prambanan dan Ratu Boko dibuka untuk wisatawan pada libur Lebaran 2021.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di 22 Wilayah pada Lebaran Kedua

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat di 22 wilayah di Tanah Air pada Lebaran kedua.

NASIONAL | 14 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS