BMKG: Kecepatan Informasi Jadi Nomor 1, Bukan Akurasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BMKG: Kecepatan Informasi Jadi Nomor 1, Bukan Akurasi

Jumat, 14 Mei 2021 | 20:09 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, kecepatan informasi gempa bumi menjadi nomor satu, bila dibandingkan dengan tingkat akurasinya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menegaskan, pihaknya bertugas memberikan informasi sedini mungkin, agar dapat segera dilakukan penyelamatan. Jadi baik Jepang, Indonesia, Australia, kebijakannya adalah kecepatan itu nomor satu, bukan akurasi.

Awal mula BMKG melaporkan gempa bumi tektonik Nias Barat pada pukul 13.33.09 WIB (14/5/2021) berkekuatan M 7,2. Tetapi angka tersebut dimutakhirkan atau diralat berdasarkan analisis BMKG menjadi M 6,7.

"Ini bukanlah yang pertama BMKG meralat informasi data-data gempa. Pemutakhiran kekuatan gempa dilakukan sesuai kondisi Indonesia. Perlu dipahami sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang ada di Indonesia ini, kurang lebihnya kita berkaca kepada seperti di Jepang yaitu Japan Meteorological Agency, lalu di Australia, dan juga di India,” kata Dwikorita saat konferensi pers virtual pada Jumat (14/5/2021).

Menurutnya berbeda dengan negara yang tidak mempunyai lautan atau tanggung jawab memberikan informasi yang cepat. Misalnya, United States Geological Survey (USGS), itu mengeluarkan informasi menit ke-15. Kemudian Jerman juga mengeluarkan informasi pada menit ke-20.

“Jadi untuk menitnya biasanya untuk pembanding itu adalah di USGS dan Jerman. Mereka berbeda dengan Indonesia dan Jepang tidak dituntut informasi pada menit ke-3,” jelas dia.

Dikatakan Indonesia dan Jepang memberikan informasi dituntut cepat. Negara Jepang pada menit ke-3, di Indonesia pada menit ke-3, maksimum ke-4. Jadi ada perbedaan persoalan kecepatan.

Dampaknya, kata Dwikorita, kebijakan yang berbeda itu adalah pada masuknya data-data jadi pada menit ke-3 yang masuk itu jumlahnya baru sebagian data. Jadi jumlahnya baru sebagian data, karena pada umumnya seluruh data itu bisa masuk dan dihitung secara stabil itu pada menit ke-15, seperti yang dilakukan oleh USGS ataupun oleh Jerman pada menit yang lebih dari 15.

"Di Jepang pada menit ke-3 harus sudah mengeluarkan informasi, demikian juga di Indonesia. Pada menit ke-3 dibandingkan dengan menit ke-15 yang masuk itu jumlahnya sangat berbeda, sehingga belum cukup stabil,” urai dia.

Namun untuk kepentingan keselamatan harus dikeluarkan lebih dahulu, sehingga kebijakan yang penting adalah skenario terburuk. Jadi pihak BMKG mengeluarkan lebih dahulu pada menit ke-3.

"Stabilnya itu setelah menit ke-15 baru di-update. Jadi bukan diralat yang di-update karena katakan pada menit ke-3 sudah terkumpul data dari beberapa sensor 20 sensor pada menit ke-3. Tetapi kalau menunggu menit 15, ratusan-ratusan sensor sudah masuk.”

“Nah, kenapa kita harus mengambil menit ketiga karena kecepatan itu lebih penting. Kalau kita menunggu menit ke-15, korbannya sudah terlalu banyak. Apalagi kan ini untuk deteksi tsunami. Di USGS tidak memberikan peringatan dini tsunami, Jerman juga tidak memberikan peringatan dini tsunami,” ungkap Dwikorita.

Tetapi, kata Dwikorita, di Jepang, Indonesia, Australia, dan India mereka harus memberikan magnitudo (M) dihitung stabil pada menit ke-15. “Tsunami bisa datang pada menit ke-2. Jadi tidak ada gunanya istilah peringatan dini kalau menunggu stabil pada menit ke-15,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Tenggelam di Perairan Nusakambangan, Kapal Kemkumham Angkut 2 Truk Proyek

Kapal Pengayoman IV milik Kemkumham yang tenggelam di perairan Nusakambangan mengangkut dua truk proyek untuk membangun proyek jalan Kempupera

NASIONAL | 17 September 2021

Presiden Jokowi Diminta Tidak Intervensi Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Aliansi Masyarakat Pecinta KPK meminta kepada Presiden Jokowi agar tidak melakukan intervensi terhadap segelintir pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

NASIONAL | 17 September 2021

Kemtan Dukung Perluasan Akses Pasar Internasional Ekspor Buah

Indonesia sejak lama dikenal sebagai pemasok buah segar ke pasar mancanegara.

NASIONAL | 17 September 2021

MSIG‌ ‌Indonesia‌ ‌Dukung‌ ‌Pendidikan‌ ‌Anak‌ ‌SD di‌ ‌Paliyan ‌Yogyakarta‌

MSIG memberikan donasi 6.000 buku edukasi‌ ‌protokol‌ ‌kesehatan‌ ‌Covid-19‌ ‌pada‌ ‌anak‌ ‌kepada‌ ‌12‌ ‌sekolah‌ ‌di‌ ‌Paliyan,‌ ‌Yogyakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

Oktober, UGM Akan Gelar PTM Terbatas

UGM berencana menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada pertengahan Oktober 2021.

NASIONAL | 17 September 2021

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara tersebut oleh masyarakat Indonesia ini tentunya melalui banyak cara.

NASIONAL | 17 September 2021

Terlilit Utang, 2 Pria Bobol Mesin ATM di Malang

Keduanya telah menjalankan aksi kejahatan membobol mesin ATM berkali-kali dan rerakhir dilakukan di Jalan Sudanco Supriyadi, 26 Agustus lalu.

NASIONAL | 17 September 2021

PT PAL Segera Produksi Fregat Terbaru Lisensi Inggris

PT PAL akan memproduksi dua fregat untuk TNI Angkatan Laut, dengan rancangan baru bernama Arrowhead 140.

NASIONAL | 17 September 2021

Rimbun Air Klaim Pesawat Jatuh di Papua Layak Terbang

Rimbun Air sebut kondisi pesawat kargo seri Twin Other 300 PK-OTW yang jatuh di Gunung Wabu, Papua dalam kondisi layak terbang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Humas Indonesia

Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital tahun 2021.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Tenggelam di Perairan Nusakambangan, Kapal Kemkumham Angkut 2 Truk Proyek

Tenggelam di Perairan Nusakambangan, Kapal Kemkumham Angkut 2 Truk Proyek

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings