Konpers Virtual ICW dan Mantan Pimpinan KPK Diretas dengan Gambar Porno
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Konpers Virtual ICW dan Mantan Pimpinan KPK Diretas dengan Gambar Porno

Senin, 17 Mei 2021 | 23:17 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM



Jakarta, Beritasatu.com - Konferensi pers (konpers) secara virtual yang diselenggarakan Indonesian Corruption Watch (ICW) dengan mengundang para mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diretas atau diganggu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Konpers itu diretas saat acara sedang berlangsung.

Konpers untuk menyikapi pembebastugasan 75 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tersebut, diganggu atau diretas dengan cara memunculkan gambar dan video porno, hingga percobaan pembajakan akun WhatsApp. Peneliti ICW, Wana Alamsyah mengidentifikasi ada sembilan upaya peretasan dalam konpers tersebut.

"Sepanjang jalannya konferensi pers, setidaknya ada sembilan pola peretasan atau gangguan yang dialami," kata Wana dalam keterangannya, Senin (17/5/2021).

Upaya peretasan atau gangguan pertama, beber Wana, adanya orang yang menggunakan nama para pembicara untuk masuk ke media zoom. Tak hanya itu, nama para staf ICW juga digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk bisa masuk dan mengikuti konpers lewat media zoom.

"Ketiga, menunjukkan foto dan video porno di dalam ruangan zoom. Keempat, mematikan mic dan video para pembicara. Kelima, membajak akun ojek online Nisa Rizkiah puluhan kali guna menganggu konsentrasinya sebagai moderator acara," imbuhnya

Keenam, sambung dia, ada pihak yang coba mengambil alih akun WhatsApp sekira delapan orang staf ICW. Di mana, kata Wana, sebagian nomor staf ICW ada yang di-take over, dan ada pula hang sudah berhasil dipulihkan. Sedangkan beberapa orang lainnya, mengalami percobaan.

"Ketujuh, beberapa orang yang nomor WhatsAppnya diretas sempat mendapatkan telepon masuk menggunakan nomor luar negeri (Amerika Serikat) dan juga puluhan kali dari nomor asal provider Telkomsel," ungkapnya.

Sementara percobaan peretasan kedepalan yakni dengan mengambil alih akun telegram dan e-mail beberapa staf ICW. Namun, kata Wana, upaya pengambialihan tersebut gagal. Sembilan, tautan yang diberikan kepada pembicara mantan pimpinan KPK, Abraham Samad tidak dapat diakses tanpa alasan yang jelas.

"Penting untuk diingat, bahwa upaya pembajakan ini bukan kali pertama terjadi pada aktivis masyarakat sipil. Sebelumnya, pada kontroversi proses pemilihan Pimpinan KPK, revisi UU KPK Tahun 2019, UU Minerba, serta UU Cipta Kerja praktik ini pernah terjadi," bebernya.

Berdasarkan data yang dihimpun Wana, peretasan tersebut bukan hanya dialami oleh ICW saja. Kata dia, anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan Lokataru juga pernah mengalami hal serupa.

"ICW menduga ini dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak sepakat dengan advokasi masyarakat sipil terkait penguatan pemberantasan korupsi. Pembungkaman suara kritis warga melalui serangan digital merupakan cara baru yang antidemokrasi," ungkap Wana.

"Maka dari itu, kami mengecam segala tindakan-tindakan itu dan mendesak agar penegak hukum menelusuri serta menindak pihak yang ingin berusaha untuk membatasi suara kritis warga negara," katanya.

Sekadar informasi, ICW menyelenggarakan konpers secara virtual dengan tema "Menelisik Pelemahan KPK Melalui Pemberhentian 75 Pegawai". Dalam konpers tersebut, turut hadir sejumlah pembicara yang merupakan mantan pimpinan KPK. Mereka yakni, Busyro Muqoddas; Adnan Pandu Praja; Saut Situmorang; Moch Jasin; Bambang Widjojanto; serta Agus Rahardjo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG: Suhu Panas Bukan dari Heat Wave

BMKG menegaskan bahwa suhu panas yang terasa di sejumlah wilayah Indonesia bukan diakibatkan dari heat wave atau gelombang panas.

NASIONAL | 17 Mei 2021

Selama Sepekan, Gunung Merapi Luncurkan 49 kali Guguran Lava

Gunung Merapi meluncurkan guguran lava 49 kali ke arah barat daya selama sepekan, mulai 7-13 Mei 2021.

NASIONAL | 17 Mei 2021

Wali Kota Makassar Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan pihaknya bersiap mengantisipasi gelombang kedua Covid-19.

NASIONAL | 17 Mei 2021

Distribusi Vaksin Dikuasai Negara Tertentu, Puan: Saatnya Kedepankan Solidaritas Global

Puan berharap parlemen dunia mendesak negara produsen vaksin untuk meningkatkan produksinya secara optimal. Solidaritas global sepatutnya dikedepankan.

NASIONAL | 17 Mei 2021

Dewas KPK Korek Keterangan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Dewas KPK meminta keterangan Azis Syamsuddin, Senin (17/5/2021), terkait terkait dugaan pelanggaran etik penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

NASIONAL | 17 Mei 2021

KPK Sepakat dengan Jokowi Jadikan Hasil Tes sebagai Masukan

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik hasil asesmen TWK

NASIONAL | 17 Mei 2021

Kepala BRIN: Masalah Keantariksaan Tidak Bisa Dilepas ke Swasta

Sesuai amanat UU Keantariksaan, harus ada lembaga pemerintah yang melaksanakan urusan penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan penyelenggara keantariksaan

NASIONAL | 17 Mei 2021

Lapan Akan Diintegrasikan ke BRIN Secara Bertahap

Selain Lapan, tiga lembaga lainnya yaitu LIPI, BPPT, dan Batan juga akan diintegrasikan ke dalam BRIN.

NASIONAL | 17 Mei 2021

75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Ini Kata Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya turun tangan terkait permasalahan terkait tidak lulusnya 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

NASIONAL | 17 Mei 2021

Restorative Justice, 1.864 Kasus Diselesaikan di Luar Pengadilan

Mabes Polri menyatakan ada 1.864 kasus yang diselesaikan dengan menggunakan pendekatan di luar pengadilan melalui mekanisme restorative justice.

NASIONAL | 17 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS