Hakim Tak Percaya Alasan Sespri Juliari Terima Transferan Miliaran Rupiah dari OB Kemsos
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hakim Tak Percaya Alasan Sespri Juliari Terima Transferan Miliaran Rupiah dari OB Kemsos

Rabu, 19 Mei 2021 | 21:02 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor dibuat kesal dengan Selvy Nurbaity, sekretaris pribadi (sespri) mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (suap bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Juliari di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Dalam persidangan ini terungkap Selvy melalui rekening pribadinya menerima uang dari empat office boy (OB) Kemsos dengan nilai total mencapai Rp 1,3 miliar. Saat dikonfirmasi Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selvy mengklaim uang tersebut merupakan dana operasional menteri (DOM) dan sebagian merupakan uang perjalanan dinas Juliari. Selvy mengklaim meminta office boy menyetorkan uang tersebut agar mudah bertransaksi.

Ketua Majelis Hakim, Muhammad Damis mengaku tak percaya dengan alasan Selvy. Damis pun meminta Selvy menjelaskan alasannya menyuruh office boy menyetorkan uang tersebut.

"Tidak masuk akal keterangan saudara itu. Lalu tidak logis, apa pertimbangannya sehingga uang honorarium Menteri itu saudara minta disetorkan, haknya Menteri itu saudara setorkan melalui OB. Coba jelaskan dulu. Saya mau lihat saudara jujur apa tidak, kenapa? Apa alasannya itu?" cecar Ketua Majelis Damis kepada Selvy.

Kepada Majelis Hakim, Selvy mengaku menitipkan uang untuk disetorkan lewat OB demi efektivitas belaka. "Karena saya tidak sempat ke bank, jadi saya titipkan ke OB untuk disetorkan," jawab Selvy.

Tak puas dengan jawaban Selvy, Majelis Hakim kembali menanyakan alasan Selvy kepada OB untuk menyetorkan uang yang jumlahnya tidak sedikit.

"Karena dalam urusan ini ada saksi satu yang pernah kita dengar, ngurusi duit banyak sekali lima koper, dia seorang driver (sopir). Ini kok tiba-tiba ada OB yang saudara suruh setor dalam jumlah besar. Setelah kita coba akumulasikan itu untuk satu rekening saudara saja di BNI nilainya itu sudah Rp 1,3 miliar lebih. Bagaimana ceritanya?," kata Ketua Majelis Hakim Damis.

Selvy kukuh pada keterangannya dan menyebut memang seperti itu faktanya. "Kenyataannya seperti itu Pak," jawab Selvy.

Majelis Hakim pun memastikan bakal mengonfirmasi keterangan Selvy dengan OB yang disebut kerap diminta melakukan setoran ke bank. Hakim mengancam tak segan meminta jaksa memproses hukum Selvy jika keterangannya berbeda dengan fakta sebenarnya.

"Saya akan lakukan cross check nanti. Setelah itu nasib saudara akan kita tentukan. Saya akan minta pada penuntut umum untuk memproses saudara kalau memang ada keterangan OB-OB itu buka dari saudara. Coba saudara renungkan dulu, jangan sampai saudara tidak bisa pulang lagi," ancam Hakim.

Namun, Selvy tetap pada keterangannya. Selvy mengklaim aturan di Kemsos anggaran operasional menteri diberikan secara tunai dan Selvy yang ditugasi untuk mengatur sebagai sekretaris pribadi Mensos Juliari.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum mengungkapkan Selvy memiliki tiga rekening bank. Dalam catatan masuk uang di rekening bank itu, tercatat, Selvy menerima uang dari seorang OB bernama Pitra Yusuf Safrizal ini mengirim uang beberapa bulan sekali bahkan tiap minggu dengan jumlah yang berbeda mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta.

"BB 393, ini ada Pitra Yusuf (kirim) Rp 100 juta, terus ada lagi tanggal 13 Rp 50 juta, ada lagi tanggal 21 Rp 45 juta," ungkap jaksa.

Berdasarkan barang bukti yang dikantongi Jaksa KPK, ternyata Fitra Yusuf bukan satu-satunya OB Kemsos yang mengirim uang ke Selvy. Terdapat tiga OB lagi yang mengirim uang ke Selvy yakni Agus Gunawan, M Arifin, dan Risnawati. Mereka mengirim uang pada sekitar Tahun 2020.

"Ini Agus Gunawan juga (transfer) jumlah Rp 95 juta, Arifin ini ada Rp 60 juta, Fitra Yusuf Safrizal Rp 80 juta, Muhammad Arifin Rp 120 juta, Agus Gunawan Rp 67 juta, Fitra Yusuf Rp 30 juta. Risnawati ini ada Rp 30 juta, Rp 50 juta, Fitra Yusuf Safrizal Oktober Rp 50 juta, 11 November Rp 40 juta, Arifin 17 November Rp 40 juta, Fitra Yusuf ada lagi 25 November Rp 30 juta, dan 1 Desember Rp 96 juta," beber jaksa.

Diketahui, jaksa KPK mendakwa Juliari Batubara menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar dari para vendor atau pengusaha yang menggarap proyek pengadaan bansos untuk penanganan Covid-19.

Uang suap yang diterima Juliari Batubara melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19, seperti PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude, dan PT Tigapilar Agro Utama serta sejumlah vendor lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021

Sidang Perdana Perkara Suap 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Tunggu Jadwal Pengadilan

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani menunggu jadwal sidang perdana perkara suap pemeriksaan pajak.

NASIONAL | 17 September 2021

Jawa Barat Ekspor Ubi Jalar ke Pasar Singapura

Ekspor perdana ubi jalar asal Jabar tersebut dilakukan oleh PT Bona Vista Hikmah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pakar: Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Bukan Solusi Perbaiki Lingkungan

Vonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara di Ibu Kota Jakarta, bukan suatu solusi untuk memperbaiki lingkungan agar menjadi lebih baik lagi

NASIONAL | 17 September 2021

Keberagaman di Indonesia Anugerah dari Tuhan

Indonesia merupakan negara dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi dan perbedaan ini harus dimaknai sebagai anugerah Tuhan yang patut dijaga

NASIONAL | 17 September 2021

BNN Hadiri Pertemuan Internasional Asod

Delegasi yang mewakili pemerintah Indonesia pada pertemuan tersebut, antara lain dari BNN RI yaitu Deputi idang Hukum dan Kerja Sama beserta Direktur Kerja Sama

NASIONAL | 17 September 2021

Nadiem Ajak BEM Berkolaborasi Sukseskan Merdeka Belajar

Menteri Nadiem mengajak BEM untuk berkolaborasi mensukseskan program Merdeka Belajar.

NASIONAL | 17 September 2021

Tenggelam di Perairan Nusakambangan, Kapal Kemkumham Angkut 2 Truk Proyek

Kapal Pengayoman IV milik Kemkumham yang tenggelam di perairan Nusakambangan mengangkut dua truk proyek untuk membangun proyek jalan Kempupera

NASIONAL | 17 September 2021

Presiden Jokowi Diminta Tidak Intervensi Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Aliansi Masyarakat Pecinta KPK meminta kepada Presiden Jokowi agar tidak melakukan intervensi terhadap segelintir pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

NASIONAL | 17 September 2021

Kemtan Dukung Perluasan Akses Pasar Internasional Ekspor Buah

Indonesia sejak lama dikenal sebagai pemasok buah segar ke pasar mancanegara.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings