Data Pribadi Bocor, Ini Risiko yang Mengintai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Data Pribadi Bocor, Ini Risiko yang Mengintai

Senin, 24 Mei 2021 | 16:23 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Kasus kebocoran data penduduk dalam skala besar kembali terjadi. Kali ini bersumber dari sistem yang ada di BPJS Kesehatan. Lantas, apa dampak dari kebocoran data ini bagi pemilik data?

Pakar keamanan siber yang juga Chairman lembaga riset siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) Pratama Persadha menyampaikan, saat ini penduduk yang datanya bocor tengah dalam ancaman bahaya. Data dari file yang bocor dapat digunakan oleh pelaku kejahatan dengan melakukan phishing yang ditargetkan atau jenis serangan rekayasa sosial (social engineering).

Walaupun di dalam file yang bocor tidak ditemukan data yang sangat sensitif seperti detail kartu kredit namun dengan beberapa data pribadi yang ada, maka bagi pelaku penjahat dunia maya sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan dan ancaman nyata.

Dijelaskan Pratama, pelaku kejahatan dapat menggabungkan informasi yang ditemukan dalam file CSV yang bocor dengan pelanggaran data lain untuk membuat profil terperinci dari calon korban mereka seperti data dari kebocoran Tokopedia, Bhinneka, Bukalapak, dan lainnya. Dengan informasi seperti itu, pelaku kejahatan dapat melakukan serangan phising dan social engineering yang jauh lebih meyakinkan bagi para korbannya.

“Ancaman paling nyata adalah praktek phising. Bisa menyasar email, Whatsapp, Telegram, dan SMS. Risikonya bertambah besar selain karena diketahui nomor seluler adalah adanya nama lengkap. Para pelaku bisa membuat pesan yang lebih meyakinkan, bahkan mereka bisa saja mengaku sebagai pihak dari perbankan atau institusi pemerintah. Dan juga kemungkinan pengambilalihan akun sangat tinggi. Tidak hanya akun media sosial, namun juga akun email dan platform yang dipunya lainnya,” kata Pratama kepada Beritasatu.com, Senin (24/5/2021).

Pratama menambahkan, kejadian semacam ini harusnya tidak terjadi pada data yang dihimpun oleh negara. Sebaiknya mulai saat ini seluruh instansi pemerintah wajib bekerja sama dengan BSSN untuk melakukan audit digital forensic dan mengetahui lubang-lubang keamanan mana saja yang ada. Langkah ini sangat perlu dilakukan untuk menghindari pencurian data di masa yang akan datang.

“Pemerintah juga wajib melakukan pengujian sistem atau penetration test (pentest) secara berkala kepada seluruh sistem lembaga pemerintahan. Ini sebagai langkah preventif sehingga dari awal dapat ditemukan kelemahan yang harus diperbaiki segera,” jelasnya.

Selain itu, penguatan sistem dan SDM harus ditingkatkan. Adopsi teknologi utamanya untuk pengamanan data juga perlu dilakukan. Indonesia sendiri masih dianggap rawan peretasan karena memang kesadaran keamanan siber masih rendah. Yang terpenting dibutuhkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang isinya tegas dan ketat seperti di Eropa.

“Prinsipnya, memang data pribadi ini menjadi incaran banyak orang. Karena datanya valid dan bisa digunakan sebagai bahan baku kejahatan digital, terutama kejahatan perbankan. Dari data ini bisa digunakan pelaku kejahatan untuk membuat KTP palsu dan kemudian menjebol rekening korban,” ujar Pratama.

Untuk meminimalisasi dampak yang bisa saja timbul jika data pribadi sudah terlanjur bocor, Pratama menyarankan untuk segera mengamankan berbagai akun dengan mengganti password atau kata sandi secara rutin. Selain itu, aktifkan verifikasi dua langkah atau two-factor authentication dan jangan menggunakan WiFi publik atau gratisan.

Pratama juga menyarankan untuk memasang AntiVirus yang terkini untuk berjaga-jaga jika terdapat malware. Selain itu, gunakan password yang berbeda untuk setiap akun online kita, termasuk e-commerce dan media sosial.

“Yang juga penting, jangan mengklik link asing secara sembarangan karena ditakutkan adanya phising. Kemudian, jangan share kode OTP yang kita dapatkan kepada siapapun,” pesan Pratama.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM Dalami Dugaan Bupati Langkat Siksa dan Kerangkeng 40 Pekerja Sawit

Komnas HAM mendalami dugaan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menyiksa 40 pekerja sawit dengan memenjarakan mereka di kerangkeng miliknya.

NASIONAL | 25 Januari 2022

TB Hasanuddin: Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad karena Rekam Jejak

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad karena rekam jejaknya dan bukan karena faktor Luhut Binsar Pandjaitan.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Yessy Melania Desak Edy Mulyadi Cabut Pernyataan

Yessy Melania mendesak Edy Mulyadi dan kawan-kawannya untuk mencabut pernyataan.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Siemens Indonesia Serahkan Hibah Teknologi ke ITPLN

Hibah peralatan switchgear tegangan menengah dan sistem distribusi dari Siemens bakal dipergunakan di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Polri Rekrut Santri dan Orang Asli Papua, Sahroni: Mengayomi dan Merangkul

Polri merekrut berbagai kelompok masyarakat, seperti santri maupun orang asli Papua sebagai anggota.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Kapolri Ungkap 370 Tersangka Terorisme Berhasil Ditangkap Sebelum Beraksi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap 370 tersangka terorisme berhasil ditangkap sebelum beraksi.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Polisi Berencana Pasang Cip Pelat Nomor pada 2023

Polisi menyebutkan wacana pemasangan cip pada pelat nomor kendaraan bermotor oleh Korlantas Polri dimulai pada 2023.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Perangi Narkoba, Polri Berhasil Amankan Barang Bukti Rp 88 T

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri berhasil mengamankan barang bukti dari kasus narkoba senilai Rp 88,423 triliun.

NASIONAL | 24 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Piala Afrika: Kamerun Susah Payah Rebut Tiket Perempat Final

Piala Afrika: Kamerun Susah Payah Rebut Tiket Perempat Final

BOLA | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings