KPK Segera Panggil Kembali Azis Syamsuddin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Suap Penanganan Perkara

KPK Segera Panggil Kembali Azis Syamsuddin

Rabu, 2 Juni 2021 | 12:22 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melayangkan pemanggilan kembali terhadap Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju. Azis Syamsuddin diketahui mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Jumat (7/5/2021) lalu.

"Pemanggilan terhadap saksi Azis Syamsuddin juga akan segera dilakukan. Mengenai waktunya kami pastikan akan kami informasikan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (2/6/2021).

Dalam kasus ini, KPK menduga Stepanus bersama seorang pengacara Maskur Husain bersepakat dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai Syahrial terkait proses penanganan dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai agar tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang Rp 1,5 miliar. Kemudian, Syahrial menyetujui permintaan Stepanus dan Maskur tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia/swasta atau teman dari Stepanus serta secara tunai dengan total mencapai Rp 1,3 miliar. Dari uang yang telah diterima oleh Stepanus dari Syahrial, kemudian diberikan kepada Maskur sebesar Rp 325 juta dan Rp 200 juta.

Selain itu, Maskur juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta, sedangkan Stepanus dari Oktober 2020 sampai April 2021 diduga menerima uang dari pihak lain melalui transfer rekening bank milik Riefka sebesar Rp 438 juta.
Pemanggilan terhadap Azis dilakukan penyidik lantaran politikus Partai Golkar tersebut diduga memiliki peran atau setidaknya mengetahui sengkarut kasus ini. Azis diduga sebagai pihak yang memfasilitasi pertemuan antara Stepanus dan Syahrial di rumahnya pada Oktober 2020.

Selain di Tanjungbalai, Stepanus dan Azis diduga pernah berkongkalikong dalam penanganan perkara korupsi lainnya yang dilakukan KPK. Dalam pertimbangan putusan Majelis Etik Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang menangani pelanggaran etik Stepanus menyebutkan Azis pernah memberikan uang sebesar Rp 3,15 miliar kepada Stepanus. Uang itu terkait penanganan perkara di Lampung Tengah yang terkait dengan kader Partai Golkar, Aliza Gunado. Dari uang Rp 3,15 miliar yang diterimanya dari Azis, Stepanus memberikan Rp 2,55 miliar kepada Maskur Husain.

Ali memastikan, tim penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan mengembangkan lebih lanjut informasi dan fakta yang telah diperoleh dari hasil penyidikan. Termasuk informasi dan data dari hasil pemeriksaan Majelis Etik yang telah memutuskan memberhentikan secara tidak hormat atau memecat Stepanus sebagai pegawai KPK. Hal ini kata Ali, merupakan bentuk komitmen KPK atas prinsip zero tolerance terhadap insan KPK yang melakukan pelanggaran.

"Sebagai bentuk komitmen KPK atas prinsip zero tolerance terhadap insan KPK yang diduga melakukan pelanggaran etik maka di samping dilakukan sidang etik terhadap tersangka SRP (Stepanus Robin Pattuju), proses hukum dugaan pidananya tetap berlanjut diselesaikan oleh KPK. Saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan mengembangkan lebih lanjut informasi dan fakta yang telah diperoleh dari hasil penyidikan termasuk tentu juga informasi dan data dari hasil pemeriksaan Majelis Etik," kata Ali.

Untuk itu, Ali mengatakan, tim penyidik akan mendalami uang yang diduga diterima Stepanus. Tak hanya dari Syahrial, tetapi juga dari pihak lainnya.

"Terkait jumlah uang yang diduga diterima tersangka SRP (Stepanus Robin Pattuju) akan dikembangkan lebih lanjut pada proses penyidikan perkaranya yang saat ini masih terus dilakukan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Cuaca Ekstrem, Angin Puting Beliung Rusak Belasan Rumah Warga Mamuju

Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pemukiman rumah warga mengalami kerusakan.

NASIONAL | 17 September 2021

Peringatan 11 Tahun Pengelolaan Perbatasan, Menko Polhukam: Momentum Evaluasi

Menko Polhukam menilai peringatan 11 tahun pengelolaan perbatasan, momentum mengevaluasi capaian dan kendala selama ini.

NASIONAL | 17 September 2021

Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Menurut Tubagus, hasil sementara ada enam orang dapat dievakuasi dengan rincian empat selamat dan dua meninggal dunia.

NASIONAL | 17 September 2021

Perkumpulan Lions Indonesia Ajak 100 Anak Indonesia Peringati Global Dignity for Children Week 2021

Salah satu karya pengabdian Lions Clubs adalah membangun karakter kuat bagi orang muda khususnya sejak pra-remaja. Mereka diberi ruang untuk melatih jiwa kepemimpinan dan kreativitasnya sejak muda, termasuk diantaranya diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasinya

NASIONAL | 17 September 2021

KSP Peringatkan KKB Hentikan Aksi Teror di Papua

Kantor Staf Presiden (KSP) memberikan peringatan kepada KKB untuk segera menghentikan aksi brutal yang tidak berperikemanusiaan.

NASIONAL | 17 September 2021

KY Usulkan 11 Nama Calon Hakim Agung, Puan: Pemilihan Akan Transparan

Ketua DPR Puan Maharani telah menerima 11 nama calon hakim agung yang diusulkan oleh Komisi Yudisial atau KY.

NASIONAL | 17 September 2021


Rektor ITS Sebut Tenaga IT dan Desain Laris Manis di Tengah Pandemi

Imbas dari perubahan itu adalah banyaknya tenaga informasi dan teknologi (IT) dan desain yang diburu.

NASIONAL | 17 September 2021

Kolaborasi untuk Berbagi di Masa Pandemi

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, solidaritas harus diperkuat dalam penanganan Covid-19.

NASIONAL | 17 September 2021

Nakes Jadi Korban, Gubernur Papua Soroti Tragedi Penyerangan Distrik Kiwirok oleh KKB

Gubernur Papua Lukas Enembe menyoroti jatuhnya korban jiwa dari tenaga kesehatan (nakes) akibat serangan kelompok kriminal bersenjata di Distrik Kiwirok.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Diton King Gelar Festival Scene Graffiti Skala Nasional “King Royal Pride”

Diton King Gelar Festival Scene Graffiti Skala Nasional “King Royal Pride”

HIBURAN | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings