Tingkat Serapan Lulusan PT Rendah, Kemdikbudristek Giatkan MBKM
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tingkat Serapan Lulusan PT Rendah, Kemdikbudristek Giatkan MBKM

Rabu, 2 Juni 2021 | 18:56 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tingkat serapan lulusan perguruan tinggi (PT) Indonesia ke dunia kerja masih sangat rendah yaitu hanya sebesar 10,18%. Itu sebabnya, pemerintah lewat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) berusaha memperkuat kemampuan lulusan perguruan tinggi lewat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan selain serapan yang rendah, lulusan perguruan tinggi juga menghadapi sejumlah tantangan nyata seperti disrupsi teknologi, otomatisasi dunia kerja, dan kemunculan berbagai jenis pekerjaan baru.

“Ibu bapak mungkin punya kekhawatiran sama terkait kesiapan lulusan perguruan tinggi untuk dapat langsung bekerja. Kita harus mengakui tingkat serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja memang masih rendah. Sampai Februari 2021, komposisi tenaga kerja hasil lulusan perguruan tinggi hanya 10,18%,” kata Nadiem dalam webinar yang digelar Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) bertema “Pendidikan Indonesia untuk Masa Depan Bangsa dan Kemanusiaan”, Rabu (2/6/2021).

Nadiem menjelaskan program MBKM membekali mahasiswa dengan kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Misalnya, peserta didik diberikan kemerdekaan untuk mengaktualisasi minatnya secara maksimal. Mahasiswa diberi kesempatan belajar di luar program studinya (prodi) selama 3 semester dan belajar di luar kampus selama 2 semester.

Selain itu, mahasiswa juga bisa menjalani magang di perusahaan atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) kelas dunia, berkesempatan mengajar di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta melakukan pengabdian masyarakat lewat penelitian berbasis proyek.

“Opsinya banyak sekali dan didukung pendanaan pemerintah,” kata Nadiem.

Menurut Nadiem, selama belajar di luar program prodi dan kampus, mahasiswa otomatis bisa mengalami langsung sistem dunia kerja sebagai bekal setelah lulus. Dia mengatakan program MBKM adalah transformasi dunia pendidikan dengan penekanan pendidikan karakter yaitu melahirkan generasi pelajar Pancasila.

“Pelajar Pancasila adalah para pembelajar sepanjang hayat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif,” kata Nadiem.

Mendikbudristek menambahkan program Merdeka Belajar yang diluncurkan tahun 2020 menjadi payung kebijakan Kemdikbudristek saat ini. Pendekatan Merdeka Belajar dipakai mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai perguruan tinggi. Visi Merdeka Belajar sejalan dengan visi pendiri bangsa Indonesia, Soekarno, yang pernah menyebut bahwa, “Bangsa yang tidak percaya pada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka”.

“Dalam perjalanannya saya cukup sering mendengar keluhan dan keraguan, keputusasaan, ternyata banyak di antara kita yang ragu untuk berubah, enggan meninggalkan kebiasaan lama dan pesimistis dalam memperjuangkan Indonesia maju,” kata Nadiem.

Sebaliknya, ujarnya, para pendahulu bangsa justru membuktikan keyakinan mereka bahwa kemampuan bangsa untuk berjuang pada akhirnya bisa membuahkan kemerdekaan Indonesia.

“Saat ini kita perlu menanamkan kepercayaan dan keyakinan bahwa Merdeka Belajar dan kemajuan bangsa ini bisa kita raih bersama,” kata Nadiem.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah nakes Puskesmas Kiwirok, Gabriella Maelani (22) akan diterbangkan ke Jayapura pada Sabtu (18/9/2021) bergantung cuaca dan keamanan.

NASIONAL | 18 September 2021

Di antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Jenazah nakes Gabriela Meilani (22) berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) oleh anggota TNI-Polri, di antara tembakan KKB.

NASIONAL | 18 September 2021

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021

Sidang Perdana Perkara Suap 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Tunggu Jadwal Pengadilan

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani menunggu jadwal sidang perdana perkara suap pemeriksaan pajak.

NASIONAL | 17 September 2021

Jawa Barat Ekspor Ubi Jalar ke Pasar Singapura

Ekspor perdana ubi jalar asal Jabar tersebut dilakukan oleh PT Bona Vista Hikmah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pakar: Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Bukan Solusi Perbaiki Lingkungan

Vonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara di Ibu Kota Jakarta, bukan suatu solusi untuk memperbaiki lingkungan agar menjadi lebih baik lagi

NASIONAL | 17 September 2021

Keberagaman di Indonesia Anugerah dari Tuhan

Indonesia merupakan negara dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi dan perbedaan ini harus dimaknai sebagai anugerah Tuhan yang patut dijaga

NASIONAL | 17 September 2021

BNN Hadiri Pertemuan Internasional Asod

Delegasi yang mewakili pemerintah Indonesia pada pertemuan tersebut, antara lain dari BNN RI yaitu Deputi idang Hukum dan Kerja Sama beserta Direktur Kerja Sama

NASIONAL | 17 September 2021

Nadiem Ajak BEM Berkolaborasi Sukseskan Merdeka Belajar

Menteri Nadiem mengajak BEM untuk berkolaborasi mensukseskan program Merdeka Belajar.

NASIONAL | 17 September 2021

Tenggelam di Perairan Nusakambangan, Kapal Kemkumham Angkut 2 Truk Proyek

Kapal Pengayoman IV milik Kemkumham yang tenggelam di perairan Nusakambangan mengangkut dua truk proyek untuk membangun proyek jalan Kempupera

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings