Kasus Suap Pajak, KPK Ingatkan Pegawai Jhonlin Baratama Kooperatif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Suap Pajak, KPK Ingatkan Pegawai Jhonlin Baratama Kooperatif

Kamis, 3 Juni 2021 | 15:36 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para saksi kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik.

Peringatan ini disampaikan setelah pegawai PT Jhonlin Baratama bernama Ozzy Reza Pahlevi, dua orang mantan pegawai PT Jhonlin Baratama bernama Fahrial dan Fahruzzaini serta seorang konsultan pajak Agus Susetyo mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik yang dijadwalkan pada Rabu (2/6/2021) kemarin.

"Seluruh saksi tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Atas ketidakhadiran keempat saksi tersebut, tim penyidik memastikan melayangkan kembali surat panggilan terhadap mereka.

"KPK mengingatkan agar para saksi kooperatif hadir pada pemanggilan selanjutnya," tegas Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Angin Prayitno Aji selaku Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019 serta Dadan Ramdani selaku Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Ditjen Pajak sebagai tersangka kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Direktorat Jenderal Pajak Kemkeu.

Tak hanya itu, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi selaku konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations; Veronika Lindawati selaku kuasa wajib pajak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin; dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak terkait pemeriksaan pajak PT Jhonlin Baratama.

Angin bersama-sama dengan Dadan Ramdani diduga memeriksa pajak terhadap tiga wajib pajak, yaitu PT Gunung Madu Plantations untuk tahun pajak 2016, PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin untuk tahun pajak 2016, dan PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017. Dalam menjalankan tugasnya itu, Angin dan Dadan diduga menyetujui, memerintahkan, dan mengakomodir jumlah kewajiban pembayaran pajak yang disesuaikan dengan keinginan dari wajib pajak atau pihak yang mewakili wajib pajak.

Tak hanya itu, pemeriksaan perpajakan yang dilakukan keduanya juga tidak berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku. Terkait hasil pemeriksaan pajak untuk tiga wajib pajak itu, Angin Prayitno Aji dan Dadan diduga menerima suap dari Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai perwakilan PT Gunung Madu Plantations sebesar Rp 15 miliar pada periode Januari hingga Februari 2018.

Angin dan Dadan juga diduga menerima suap sebesar Sin$ 500.000 yang diserahkan Veronika Lindawati selaku perwakilan PT Bank Panin Indonesia Tbk dari total komitmen sebesar Rp 25 miliar. Kemudian pada kurun waktu bulan Juli-September 2019, kedua penyelenggara negara itu diduga menerima suap sebesar total Sin$ 3 juta dari Agus Susetyo sebagai perwakilan PT Jhonlin Baratama.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KLHK Dorong Kontribusi Sektor Bisnis untuk Iklim dan Ekonomi Hijau

Peran multi stakeholder mendukung pencegahan perubahan iklim dan mendorong pembangunan ekonomi hijau menjadi salah satu kunci penurunan nol emisi karbon.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Kempupera Targetkan 100% Air Minum Layak Tercapai pada 2024

Kempupera memiliki pekerjaan besar untuk mencapai target 100% akses air minum layak dan 30% akses aman pada 2024.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Ini Strategi Mendes Pastikan Akurasi Pendataan SDGs Desa

Kemdes PDTT akan meminta setiap desa untuk menyiapkan minimal tiga staf untuk memastikan kelengkapan, keakuratan, serta keberlanjutan data SDGs Desa.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Dukung Pembatalan Haji, DPR Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi untuk Kesempatan Umrah

DPR tetap mengingatkan pemerintah untuk tetap melobi pemerintah Arab Saudi untuk kesempatan umrah.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Kemdikbudristek Memulai Tahap Seleksi Kompetisi Sains Nasional

Proses penjaringan siswa lewat KSN tingkat kabupaten/kota (KSN-K) jenjang SMA/MA diadakan secara daring pada 2-4 Juni 2021.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Dikukuhkan sebagai Profesor, Rektor Unhan Sampaikan Orasi Ilmiah tentang Masyarakat Maritim 5.0

Perkembangan teknologi digital oleh industri maritim nasional harus juga dibarengi dengan upaya perlindungan dan konservasi lingkungan laut.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Ini Pertimbangan Menag Batalkan Keberangkatan Haji Tahun Ini

Menag Yaqut Cholil Qoumas memutuskan pemberangkatan haji tahun 2021 resmi dibatalkan.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Pakar: Harusnya Ada Wakil Menteri Khusus Ristek di Kemdikbudristek

Ia mempertanyakan langkah pemerintah untuk membangun riset perguruan tinggi setelah pembentukan Kemdikbudristek.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Kasal Yudo Margono Dinilai Figur yang Mampu Membangun Sinergitas TNI-Polri

"Sinergitas, inilah kata yang sering disebutkan manakala berbicara tentang bagaimana hubungan TNI dan Polri seharusnya di jalankan," kata Karel.

NASIONAL | 3 Juni 2021

Menag: Tak Ada Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun Ini

Hal ini mempertimbangan situasi pandemi Covid-19 dan ketidakpastian dari pemerintahan Arab Saudi.

NASIONAL | 3 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS