Logo BeritaSatu

Periksa Plt Gubernur Sulsel, KPK Dalami Aliran dan Penggunaan Uang Suap Nurdin Abdullah

Kamis, 3 Juni 2021 | 15:45 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun 2020-2021 yang menjerat Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah, Rabu (2/6/2021). Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik mendalami aliran serta penggunaan uang suap yang diterima Nurdin Abdullah.

"Andi Sudirman Sulaiman (Plt Gubernur Sulsel), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran dan pemanfaatan sejumlah uang atas perintah tersangka NA (Nurdin Abdullah) untuk kebutuhan tertentu," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Selain Andi Sudirman Sulaiman, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga memeriksa Meikewati Bunadi selaku ibu rumah tangga dan Yusuf Tyos sebagai wiraswasta. Pemeriksaan terhadap kedua saksi itu dilakukan tim penyidik untuk mendalami dugaan adanya aliran sejumlah uang dari berbagai pihak yang diberikan kepada Nurdin Abdullah dan kawan-kawan.

Sementara itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap satu saksi lain yakni M Fathul Fauzy Nurdin yang merupakan anak Nurdin Abdullah. Tim penyidik mencecar Fathul Fauzy mengenai dugaan penerimaan sejumlah uang oleh sang ayah. Selain itu, penyidik juga menyita barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara ini.

"Dan juga sekaligus dilakukan penyitaan barang bukti yang terkait dengan perkara ini," kata Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin Abdullah bersama Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dari kontraktor lainnya senilai Rp 3,4 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini yang Akan Digali dalam Pemeriksaan Kasus KDRT Rizky Billar

Proses penyidikan kasus KDRT Rizky Billar terus berlanjut, polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dirinya pada Kamis, (6/10/2022).

NEWS | 5 Oktober 2022

Bharada E Dkk Kembali Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Bharada E dua tersangka lainnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir  Brigadir J kembali ditahan di rutan Bareskrim Polri.

NEWS | 5 Oktober 2022

Bus Masuk Jurang Angkut Tamu Pernikahan di India, 25 Tewas

Sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah bus masuk jurang dalam yang membawa tamu pernikahan di India.

NEWS | 5 Oktober 2022

Ada Eks DPR, KPK Periksa 16 Saksi di Kasus Garuda Indonesia

KPK total telah memeriksa 16 saksi dalam mengusut kasus dugaan suap pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia

NEWS | 5 Oktober 2022

Hillary Lasut Pastikan Tidak Akan Cabut Laporan terhadap Komika Mamat Alkatiri

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Nasdem Brigitta Hillary Lasut memastikan tidak akan mencabut laporan polisi terhadap komika Mamat Alkatiri.

NEWS | 5 Oktober 2022

40 Korban Binomo Akan Hadiri Sidang Tuntutan Indra Kenz

Terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz akan menjalani sidang tuntutan kasus Binomo hari ini, Rabu (5/10/2022), di Pengadilan Negeri Kota Tangerang

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi Pastikan Pemerintah Tanggung Seluruh Biaya Korban Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi memastikan pemerintah menanggung biaya perawatan korban luka tragedi Kanjuruhan pascakerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 5 Oktober 2022

Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Epidemiolog: Jangan Terlena

Epidemiolog Prof dr Asri C Adisasmita mengingatkan masyarakat agar jangan terlena dengan situasi di mana pandemi Covid-19 segera berakhir.  

NEWS | 5 Oktober 2022

Pelanggaran HAM Diduga Telah Terjadi di Tragedi Kanjuruhan

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) pos Malang menilai telah terjadi pelanggaran hukum dan hak asasi manusia (HAM) dalam tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Jelang Sidang Indra Kenz, Korban: Kami Menuntut Ganti Rugi

Menjelang sidang pembacaan tuntutan terhadap Indra Kenz di PN Kota Tangerang sore ini, perwakilan korban menuntut adanya ganti rugi  

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini yang Akan Digali dalam Pemeriksaan Kasus KDRT Rizky Billar

Ini yang Akan Digali dalam Pemeriksaan Kasus KDRT Rizky Billar

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings