Tak Dilantik Jadi ASN, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Tetap Ngantor
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Dilantik Jadi ASN, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Tetap Ngantor

Kamis, 3 Juni 2021 | 16:37 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakatta, Beritasatu.com - Sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN) lantaran dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) tetap berangkat bekerja ke Gedung Merah Putih KPK.

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo menegaskan, tidak ada perbedaan antara 75 pegawai yang tidak lulus TWK dengan 1.271 pegawai yang lulus TWK telah dilantik menjadi ASN pada Selasa (1/6/2021) yang juga bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

"Tetap masuk kantor seperti biasa. Nggak ada perbedaan, kawan-kawan tetap memberi dukungan kepada kami," kata Yudi yang juga termasuk ke dalam 75 pegawai, Kamis (3/6/2021).

Yudi menyatakan, 75 pegawai yang sebagiannya merupakan penyelidik dan penyidik tetap melakukan koordinasi secara informal terkait penanganan perkara korupsi. Hanya saja, mereka tidak bisa lagi menangani perkara sebagaimana mestinya lantaran diminta untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawab mereka kepada atasan masing-masing.

"Tapi kalau tindakan pro justisia misal geledah, memeriksa saksi atau tersangka atau menyita barang sudah tidak bisa lagi. Kan diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan," ungkap Yudi.

Diketahui, KPK telah melantik 1.271 pegawai menjadi ASN pada Selasa (1/6/2021) kemarin. Tetapi masih terdapat 75 pegawai lembaga antikorupsi yang tidak mengikuti pelantikan, dengan dalih tidak memenuhi syarat TWK. Sejumlah pegawai yang tak dilantik menjadi ASN itu diketahui sedang menangani perkara perkara besar dan kerap kali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyebut, tidak dilantiknya 75 pegawai KPK menjadi ASN tak melemahkan kinerja pemberantasan korupsi. Hal ini lantaran lembaga antikorupsi bekerja berdasarkan sistem bukan orang per orang.

"Saya pikir bahwa tidak karena seseorang KPK itu lemah atau berhenti bekerja. Tapi tetap dengan tugas dan kewenangan yang ada, dengan personel yang ada tentu KPK akan bekerja sesuai sistem dan struktur," kata Lili, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Lili mengeklaim, pihaknya sampai saat ini masih membahas terkait 75 pegawai KPK yang belum dilantik menjadi ASN. Berdasarkan rapat bersama antara Pimpinan KPK dengan BKN pada Selasa (25/5/2021) lalu, dari 75 orang yang tak lolos TWK, sebanyak 51 orang TWK akan diberhentikan dengan alasan tidak bisa lagi dibina, sementara itu, 24 pegawai lainnya akan dibina.

"Nanti kami sampaikan pada pimpinan (nasib 51 pegawai)," kata Lili.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto mengatakan, sistem kerja di KPK telah terbangun melalui satgas. Di Direktorat Penyidikan, misalnya, terdapat sejumlah satgas yang menangani perkara berbeda. Pelaksanaan kerja dari setiap satgas diawasi oleh direktorat dan kedeputian hingga ke tingkat pimpinan.

"Proses penanganan perkara tetap berjalan dengan sebaik-baiknya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres Minta Kepala Daerah Pastikan Keluarga Miskin Ekstrem Terima Bantuan

Wapres Maruf Amin meminta para kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima seluruh program bantuan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pemuda Pegiat Mangrove Minta Beasiswa kepada Jokowi

Seorang pemuda pegiat mangrove di Bengkalis, Riau bernama Kasbul Asror meminta mendapat beasiswa saat bertemu Presiden Jokowi. Asror meminta beasiswa kursus.

NASIONAL | 28 September 2021

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden, Fadjroel Rachman membenarkan informasi yang menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

NASIONAL | 28 September 2021

Megawati Minta Para Kepala Daerah PDIP Siapkan Peta Jalan Tanggap Bencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kepada daerah dari PDIP untuk mempersiapkan peta jalan tanggap bencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Rencana Buka Prodi Kedokteran, PresUniv Kerja Sama dengan Unpad

Rencana PresUniv membangun Prodi Kedokteran maju selangkah dengan menggandeng Unpad dalam deklarasi pembinaan/pendampingan.

NASIONAL | 28 September 2021

Sekolah Tatap Muka, Sekolah dan Orang Tua Wajib Jaga Prokes Anak

Untuk menghindari klaster baru, sekolah dan orang tua wajib menjaga protokol kesehatan (prokes) pada anak.

NASIONAL | 28 September 2021

Menhub Minta Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Kapolri Jenderal Listyo Sigit berkirim surat ke Presiden Jokowi dan meminta untuk merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK, termasuk Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pabrik Danone di Banyuwangi Raih Sertifikat Emas dari GBC

Sertifikasi emas untuk pabrik Danone Aqua di Banyuwangi menunjukkan perkembangan green building yang luar biasa di Indonesia.

NASIONAL | 28 September 2021

Nyemplung Tanam Mangrove, Jokowi: Yang Lain Tidak Usah Ikut, Biar Saya Saja

Presiden Jokowi pun memutuskan untuk nyemplung dan tetap melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat dan komunitas pegiat lingkungan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

NASIONAL | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings