56.000 Guru Madrasah Belum S-1, Kemag Hadirkan Cyber Islamic University
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

56.000 Guru Madrasah Belum S-1, Kemag Hadirkan Cyber Islamic University

Jumat, 4 Juni 2021 | 08:53 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Sebanyak 56.000 guru madrasah se-Indonesia belum memenuhi kriteria sarjana S-1 atau sarjana lengkap. Padahal pemerintah telah mewajibkan guru harus berijazah setidaknya S-1. Peraturan itu telah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemag), Muhammad Zain mengungkapkan, para guru yang belum S-1 tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Sebagai solusi, Kemang menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk menjalankan Cyber Islamic University.

"Ini memang menjadi salah satu prioritas kerja kita untuk mengentaskan mereka," katanya saat penandatanganan kerja sama Ditjen Pendidikan Islam Kemag dengan Perguruan Tinggi di Bandar Lampung, Kamis (3/6/2021).

Berdasarkan keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (4/6/2021), dalam kesempatan tersebut Kemag mengikat kerja sama dengan 58 kampus Islam dan kampus umum dalam hal penyediaan kuliah daring bagi 56.000 guru madrasah yang belum S-1.

Menurut Zain, seharusnya para guru yang belum S-1 dilarang mengajar berdasarkan regulasi tahun 2005 tersebut. Namun saat ini para guru itu masih diberi waktu menyesuaikan diri karena pemerintah memberikan kelonggaran waktu berdasarkan kesulitan-kesulitan yang ada.

“Kelonggaran ini dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru,” ucapnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemag, Muhammad Ali Ramdhani, meminta para rektor kampus Islam ikut melek terhadap kenyataan ini. Para guru yang belum S-1 itu berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Para guru yang belum S-1 itu kebanyakan menjadi figur sentral bagi unit pendidikan di lingkungannya. Dengan demikian mereka tidak dimungkinkan mengambil jeda libur yang lama hanya untuk kuliah tatap muka. Kalau mereka kuliah ke kota sekolah mereka bisa bubar," ujar Ramdhani.

Untuk itu ia meminta negara hadir dalam menyajikan pendidikan bagi para pejuang pendidikan ini. Guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini menambahkan, awalnya terdapat ide pembentukan semacam universitas Islam terbuka. Akan tetapi, ide tersebut berkembang menjadi Cyber Islamic University.

Dikatakan dia, ide perkuliahan siber ini diwujudkan dengan sepenuhnya menggunakan sistem daring, mulai dari pendaftaran, proses pembelajaran sampai kelulusannya. Saat ini grand design, modul, dan model pembelajaran jarak jauhnya sudah ada, sehingga dalam waktu dekat sudah siap diaplikasikan.

“Ini merupakan pekerjaan berat, karena saat ini yang akan terlibat sebanyak 58 kampus. Bila dihitung kapasitas, untuk mengentaskan 58.000 guru menjadi sarjana lengkap memerlukan waktu lebih dari 10 tahun,” ucapnya.

Ramdhani menyebutkan, model cyber university ini nantinya juga akan dibutuhkan oleh warga negara Indonesia yang berada di luar teritori, seperti para TKI.

“Di waktu senggang usai bekerja, mereka dapat kuliah melalui platform ini,”pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pilkades Serentak di Kabupaten Indramayu Sukses Terapkan Prokes

Pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu tersebut diikuti 61 calon kepala desa

NASIONAL | 4 Juni 2021

Kampus Agama Islam Diminta Hasilkan Riset Aplikatif

Rektor perguruan tinggi keislaman diminta untuk melakukan penelitian kontributif bagi bangsa dan diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

NASIONAL | 4 Juni 2021

Risma: Realisasi Anggaran Kemsos Capai 47,26%

Pos tertinggi dalam penyerapan anggaran adalah pos belanja bantuan sosial (bansos) sebesar 49,32%.

NASIONAL | 4 Juni 2021

Kemdikbudristek Minta Bappenas dan Menkeu Tambah Anggaran Pendidikan Rp 20 Triliun

Nadiem akan memperjuangkan penambahan anggaran lewat pengajuan ke Bappenas dan Kemkeu.

NASIONAL | 4 Juni 2021

Usulan Penetapan Hari Berkebaya Nasional Mulai Diproses

Kebaya tidak hanya sekadar busana. Ada aspek ekonominya karena akan mendorong industri fashion di tanah air.

NASIONAL | 4 Juni 2021

Wapres: Pemerintah Dorong Peran Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan pemerintah mendorong zakat sebagai bagian dari program pengembangan dana sosial syariah

NASIONAL | 3 Juni 2021

TPDI: Sidang Dewas KPK Ungkap Peran Aziz Syamsuddin

Sejumlah fakta memcengangkan terungkap dalam sidang etik terperiksa Robin, salah satunya soal pemberian suap yang dilakukan oleh Azis Syamsuddin

NASIONAL | 3 Juni 2021

Akselerasi Inovasi dan Peningkatan Kapasitas Aparatur di Kawasan Timur Indonesia, LAN Teken MoU dengan 4 Pemda

Upaya untuk mendorong berjalannya perubahan menuju birokrasi berkelas dunia terus diupayakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN).

NASIONAL | 3 Juni 2021

Jhoni Allen Kukuh Nilai AHY Seharusnya Hadiri Mediasi di PN Jakpus

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) seharusnya hadir dalam proses mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

NASIONAL | 3 Juni 2021

DPR Dukung Tambahan Rp 20 Triliun Anggaran Pendidikan 2022

Komisi X DPR memberikan dukungan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) terkait usulan tambahan anggaran pendidikan.

NASIONAL | 3 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS