Ini Kajian Tim Independen Soal Klaim Tanah Adat di Kabupaten Toba
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Kajian Tim Independen Soal Klaim Tanah Adat di Kabupaten Toba

Minggu, 6 Juni 2021 | 13:13 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Medan, Beritasatu.com – Bentrok fisik terkait klaim Tanah Adat yang melibatkan masyarakat Desa Natumingka, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, Sumatra Utara dengan karyawan PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) pada 18 Mei 2021, mendorong gubernur Sumatra Utara untuk membentuk tim independen guna melakukan kajian atas peristiwa tersebut.

Disampaikan dalam siaran pers, Sabtu (5/6), tim independen yang melakukan kajian atas kejadian bentrok fisik itu diwakili oleh Ir.Hasudungan Butar-Butar, M.Si (sebagai sekretaris tim independen) dan Ir. B. Rickson Simarmata, MSEE, IPM. Dari hasil kajian, ada sejumlah poin kesimpulan terkait dengan kejadian tersebut:

1. Mengenai lokasi bentrok fisik

Lokasi bentrok berada didalam lokasi HTI TPL, dan bukan di wilayah Desa Natumingka. Perlu ditambahkan bahwa jarak terdekat antara batas desa dengan lokasi konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) TPL hanya 600 meter.

Kejadian bermula ketika masyarakat khususnya keluarga keturunan Op. Puduraham Simanjuntak yang mengklaim lokasi HTI itu adalah tanah adat mereka melakukan penghadangan saat karyawan TPL berangkat melakukan penanaman di lokasi konsesi TPL. Karyawan sendiri merasa bahwa lokasi itu adalah lokasi HTI TPL yang sah dan buktinya sudah mereka tanami Eucalyptus selama 5 periode tanam dan tidak pernah ada masalah. Hal ini memicu terjadinya bentrok dan aksi dorong-mendorong.

Puncaknya terjadi pelemparan kayu dan batu mengakibatkan adanya korban luka di kedua kelompok. Dari kelompok masarakat keturunan Op.Duraham Simanjuntak ada 2 orang korban luka yaitu Jusman Simanjuntak dan Agus Simanjuntak. Sementara korban luka dari pihak TPL ada 5 orang, yakni Sulaiman Simanjuntak (karyawan penanaman), Prinawati (karyawan penanaman), Teddy Panjaitan (security), Basrin Nababan (security), Setia Simatupang (security). Sementara korban dari pihak personil Polres Toba ada 1 orang yakni Aipda Mahendra Keliat.

2. Mengenai informasi pembongkaran makam yang dilakukan oleh TPL

Dari hasil wawancara langsung dengan 3 orang anggota masyarakat perwakilan keturunan Op.Duraman Simanjuntak (Hotdi Simanjuntak, Resman Simanjuntak dan Kastro Simanjuntak), diperoleh informasi bahwa pembongkaran makam dilakukan pada tanggal 21 April 2021 untuk dipindahkan ke tempat yang dianggap lebih baik dan lebih aman setelah terlebih dahulu tulang belulang yang ada dimasukkan dalam satu wadah peti kayu.

Dari pengakuan perwakilan masyarakat diketahui bahwa pembongkaran makam dilakukan atas inisiatif keturunan Op.Duraman Simanjuntak sendiri dan tanpa diketahui pihak TPL. Artinya TPL tidak pernah mencampuri urusan pembongkaran makam tersebut, apalagi melakukan pembongkaran.

3. Mengenai Legalitas TPL sebagai pengelola Hutan Tanaman Industri

Legalitas PT Toba Pulp Lestari,Tbk sebagai perusahaan pengelola hutan tanaman industri dengan penanaman Eucalyptus didasarkan pada SK Menhut No.236/Kpts-IV/1984 dan SK No.493/Kpts-II/1992 jo. SK No.307/MENLHK/SETJEN/HPL.0/7/2020 tanggal 28 Juli 2020 dengan status Hutan Produksi.

Dari hasil penelusuran Tim Independen dipadukan dengan hasil klarifikasi dengan Kepala UPT KP-IV diketahui bahwa dalam lampiran peta register yang diklaim sebagai wilayah adat Pomparan Op.Punduraham Simanjuntak berada dalam Kawasan Hutan Lindung Toba Habinsaran [Register 79].

Selanjutnya hasil klarifikasi dengan KP-IV dan Pimpinan TPL bahwa selama RKT 1990/1991 (periode tanam-1); RKT 2003/2004 (periode tanam-2); RKT 2009 (periode tanam-3); RKT 2014 (periode tanam-4) dan RKT 2018 [periode tanam-5] sama sekali tidak pernah ada klaim masyarakat Desa Natumingka atas lokasi areal HTI TPL dimaksud.

Namun sejak RKT 2021 (periode tanam-6) baru muncul klaim Tanah Adat oleh Pomparan Op.Punduraham Simanjuntak. Munculnya klaim dari masyarakat baru terjadi sesudah pihak TPL memulai pengerjaan periode tanam Eucalyptus ke-6.

Dari wawancara mendalam tim independen kepada beberapa anggota masyarakat, diketahui bahwa masyarakat di daerah tersebut membutuhkan perluasan lahan pertanian. Seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.21/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 tentang Hutan Adat dan Hutan Hak harapan masyarakat mengenai Tanah Adat semakin besar. Dorongan semakin besar setelah ada pihak ketiga yang bisa saja punya agenda kepentingan lain dalam masalah ini.

Anggota komunitas masyarakat Desa Natumingka tidak menyadari bahwa untuk dapat diberi Hak Pengelolaan Hutan Adat harus mengikuti beberapa tahapan proses sesuai dengan peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Meskipun pemahaman masyarakat mengenai prosedur hukum terkait dengan klaim Hutan Adat belum cukup memadai, tetapi mereka tetap berjuang bersama pihak-pihak yang mendukung mereka.

4. Mengenai hubungan TPL dengan Masyarakat Natumingka

Akibat adanya pihak-pihak yang mendukung tersebut mengakibatkan hubungan sosial antara karyawan PT.TPL dengan masyarakat Desa Natumingka semakin renggang dan memburuk pada akhir-akhir ini dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga akses ekonomi masyarakat Desa Natumingka sebagai buruh harian lepas maupun melalui program kemitraan dengan TPL hampir tidak ada.

Dengan semakin berkembangnya rasa curiga di antara anggota masyarakat membuat penyaluran bantuan yang berasal dari program CSR dari TPL sangat sulit terlaksana karena penerima bantuan khawatir menjadi bahan pembicaraan dan penghakiman dari komunitas masyarakat desa walaupun dari aspek kebutuhan ekonomi keluarga mungkin sangat membutuhkannya.

Saran

Memaksimalkan pendekatan kepada masyarakat serta melakukan sosialisasi terus menerus kepada penyaluran dana CSR guna menghilangkan kesenjangan komunikasi antara masyarakat dengan perusahaan. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan akses untuk memperbaiki kesejahteraan ekonomi mereka dengan bermitra dengan perusahaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Melalui Sekolah Lapang, Kementan Sebarkan Pengetahuan Baru untuk Petani

Kementerian Pertanian memberikan pengetahuan baru kepada petani dalam Sekolah Lapang (SL) Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).

NASIONAL | 20 September 2021

Waspada, 23 Wilayah di Indonesia Akan Alami Cuaca Ekstrem

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 20 September 2021

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Pelabuhanratu

Tim SAR gabungan bersiaga dan melanjutkan pencarian korban tenggelam kecelakaan laut di Pantai Kebonkalapa Citepus, Pelabuhanratu, Sukabumi.

NASIONAL | 20 September 2021

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

DUNIA | 13 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings