Logo BeritaSatu

54.000 Sekolah Belum Dialiri Listrik, PPDB Sebaiknya Digelar Hybrid

Selasa, 8 Juni 2021 | 17:01 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta yang digelar secara daring (online) sempat bermasalah karena situs error kemarin, Senin (7/6/2021). Berkaca dari pengalaman itu, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, mengusulkan agar pelaksanaan PPDB dilakukan hybrid (daring dan luring) tergantung situasi di daerah masing-masing.

"Kendala persoalan PPDB online hampir terjadi di semua daerah di Indonesia. Apalagi, masih ada 54.000 sekolah yang belum memiliki jaringan listrik," kata Satriwan saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (8/6/2021).

Satriwan mengatakan hambatan PPDB daring di DKI Jakarta sudah pernah terjadi sebelumnya. Dia meminta pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta segera melakukan perbaikan.

“Tentu (PPDB daring) bisa terjadi persoalan, sehingga beberapa daerah seperti pedalaman Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, mereka ada juga yang luring ke sekolah dengan protokol kesehatan,” kata Satriwan.

Satriwan mengatakan, persoalan peserta yang membeludak biasa terjadi saat pendaftaran hari pertama. Khusus di DKI Jakarta, banyak orang tua juga masih bingung dengan proses pendaftaran karena sosialisasi tidak optimal.

Menurutnya, kendala PPDB daring tidak hanya masalah sinyal internet, tetapi juga kemampuan orang tua untuk memproses pendaftaran sehingga harus dibantu pihak keluarga lainnya.

“Di DKI Jakarta, misalnya, sekolah-sekolah di Kepulauan Seribu bisa saja langsung datang ke sekolah dengan protokol kesehatan,” ujar Satriwan.

Dia menambahkan pemerintah daerah harus selalu mengevaluasi hambatan PPDB di daerahnya masing-masing. Dalam pengalaman terdahulu, PPDB pada hari-hari awal selalu dibanjiri peserta karena kekhawatiran orang tua bahwa anaknya tidak bisa masuk sekolah unggulan.

“Masih ada sisa-sisa paradigma memilih sekolah favorit atau unggulan, padahal PPDB ini tujuannya menghapus kasta-kasta sekolah yang dianggap unggulan,” lanjut Satriwan.

Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, 2 permasalahan situs PPDB DKI Jakarta Tahun 2021 sudah beres dan tertangani dengan baik. Permasalah itu adalah pengajuan akun pendaftaran dan sinkronisasi data.

Anies minta masyarakat khususnya para orang tua dan calon peserta didik tetap tenang dan kembali melakukan pendaftaran.

“Alhamdulillah gangguan itu (pendaftaran PPDB) sudah beres, sudah selesai masalahnya, warga sekarang sudah bisa melakukan pendaftaran akun untuk PPDB,” ujar Anies di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, hari ini.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan 4 jalur untuk pendaftaran PPDB 2021 yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi. Aturan PPDB di daerah mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah lewat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Saat Prajurit Penjaga Perbatasan Tak Berani Jawab soal Tunjangan ke Jokowi

Jokowi berkesempatan menyapa prajurit TNI yang sedang bertugas menjaga di sejumlah kawasan perbatasan dengan negara-negara tetangga.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Aremania Gugat Tindakan Represif Aparat

Aremania, yang merupakan suporter Arema FC mengajukan gugatan kepada aparat atas tindakan represif aparat dalam tragedi Kanjuruhan di Malang.

NEWS | 5 Oktober 2022

Dinkes Rilis Daftar Nama-Nama Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Dinas Kabupaten (Dinkes) Kabupaten Malang merilis daftar nama-nama korban meninggal tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Brigadir J, Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk

Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima pelimpahan tahap kedua perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J Proses Dilimpahkan ke Kejagung

penyidik Bareskrim saat ini tengah mempersiapkan untuk melimpahkan tersangka dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J dan Obstruction of Justice ke JPU

NEWS | 5 Oktober 2022

Bima Arya Sebut KIB Akan Sikapi Langkap Nasdem Usung Anies Capres

Ketua DPP PAN Bima Arya mengatakan KIB bersama Golkar dan PPP akan menyikapi langkah Nasdem yang mengusung Anies Baswedan maju capres.

NEWS | 5 Oktober 2022

HUT Ke-77 TNI, PDIP Dorong Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Pada HUT ke-77 TNI, PDIP memberikan dukungan penuh kebijakan Presiden Jokowi untuk meningkatkan profesionalisme TNI dan kesejahteraan prajurit.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Aremania: Bukan Kerusuhan, Ini Kelalaian Semua

Salah satu Aremania menilai tragedi Kanjuruhan bukan kerusuhan melainkan sebuah insiden dan kelalaian semua pihak

NEWS | 5 Oktober 2022

Soal Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Sudah Kontak Presiden FIFA

Presiden Jokowi mengaku sudah berbicara Presiden FIFA, Gianni Infantino terkait tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur yang menewaskan 131 orang.

NEWS | 5 Oktober 2022

KPK Jadwalkan Periksa Anak dan Istri Lukas Enembe Hari Ini

Tim penyidik menjadwalkan memeriksa anak dan istri Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas diketahui menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. 

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ada Eks DPR, KPK Periksa 16 Saksi di Kasus Garuda Indonesia

Ada Eks DPR, KPK Periksa 16 Saksi di Kasus Garuda Indonesia

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings