Libatkan Sekolah Swasta dalam PPDB 2021, Pemerintah Dinilai Gagal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Libatkan Sekolah Swasta dalam PPDB 2021, Pemerintah Dinilai Gagal

Selasa, 8 Juni 2021 | 17:50 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim menilai, pemerintah gagal dalam pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2021. Sebab, pemerintah melibatkan sekolah swasta.

Ini berarti pemerintah gagal menyiapkan fasilitas sekolah negeri. Padahal menurutnya, persoalan daya tampung sudah mengemuka dalam PPDB tahun-tahun sebelumnya sehingga seharusnya dipersiapkan secara baik.

“Konteks pelibatan sekolah swasta dalam PPDB ini, kami melihatnya sebagai bentuk kegagalan pemerintah termasuk pemerintah daerah (pemda) dalam menyiapkan fasilitas sekolah negeri,” kata Satriwan saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (8/6/2021).

Dalam PPDB 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengambil solusi untuk menyertakan sekolah swasta karena minimnya daya tampung sekolah negeri. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Satriwan menjelaskan, Permendikbud tersebut mengatur bahwa dinas pendidikan di daerah bisa mengalihkan atau membantu anak yang tidak diterima di sekolah negeri ke sekolah swasta jika daya tampung sekolah negeri sudah penuh. Pengalihan ini dilakukan khususnya kepada sekolah swasta yang menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Sekolah negeri saat ini belum mampu menampung tingginya minat orang tua menyekolahkan anak mereka ke sekolah negeri, alih jenjang dari SD ke SMP, SMP ke SMA,” ujar Satriwan.

Menurutnya, pelibatan sekolah swasta hanyalah solusi jangka pendek. Pemerintah bisa memikirkan solusi lainnya seperti menambah unit sekolah baru (USB), menambah rombongan kelas, atau, dalam jangka panjang, melakukan akuisisi sekolah swasta.

“Bagi kami, menambah USB salah satu solusi di daerah yang secara geografi atau lahannya masih memungkinkan, termasuk dari sisi anggaran. Pontianak dan Bekasi berhasil melakukan itu,” kata Satriwan.

Di sisi lain, Satriwan mengingatkan pelibatan sekolah swasta tidak boleh bersifat paksaan karena sekolah-sekolah swasta tertentu sudah melakukan PPDB sejak jauh-jauh hari mulai 2020.

Satriwan mengakui kebijakan pelibatan swasta menguntungkan bagi sekolah-sekolah swasta menengah ke bawah yang memang sangat bergantung bantuan dana BOS dari pusat. Artinya, PPDB 2021 bisa membantu keberlangsungan hidup sekolah-sekolah swasta yang memang kekurangan murid.

“Ketika pemerintah melibatkan sekolah swasta menengah ke bawah, mereka justru sangat berterima kasih. Tapi kami melihat ada gelagat di beberapa dinas pendidikan daerah, mereka maunya sekolah swasta terakreditasi baik atau sekolah swasta kasta atas,” ujarnya.

Satriwan mengatakan sebagian sekolah swasta juga memiliki unit cost yang lebih besar dibandingkan sekolah negeri. Oleh karena itu, pemerintah harus mampu membiayai agar anak yang dialihkan ke sekolah swasta bisa tetap terpenuhi hak pendidikannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kemdikbudristek dan Danone Dukung Percepatan Vaksinasi PTK dan Peserta Didik

Percepatan program pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia harus segera terealisasikan untuk mengejar ketertinggalan dalam dunia pendidikan.

NASIONAL | 22 September 2021

Bertemu Gubernur Kalbar, AHY Bahas Penanganan Covid-19 dan Perbatasan

AHY bersilaturahmi dengan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji di Pontianak, Kalbar, Rabu (22/9/2021).

NASIONAL | 22 September 2021

EnglishScore Bantu Mahasiswa Buktikan Kemahiran Bahasa Inggrisnya

British Council meluncurkan aplikasi BritishScore untuk membantu mahasiswa dan pekerja untuk tetap dapat lulus, dan membuktikan kemahiran Bahasa Inggris mereka.

NASIONAL | 22 September 2021

Herman Herry: Kapolri Telah Membuat Perubahan di Korlantas

Herman Herry menilai Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah membuat perubahan reformatif atau ke arah lebih baik di jajaran Korlantas.

NASIONAL | 22 September 2021

Kepala BNPT Resmikan Warung NKRI di Cikarang Timur

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar meresmikan Warung NKRI di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

NASIONAL | 22 September 2021

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Tersangka Suap Proyek dari Dana Hibah BNPB

KPK menetapkan Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur, Anzarullah sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek dari dana hibah BNPB.

NASIONAL | 22 September 2021

Pemerintah Luncurkan Program “Ayo Kursus” untuk Masyarakat Usia Belajar

Program Ayo Kursus menyasar 24.000 orang yang tidak bersekolah dengan umur di bawah 25 tahun.

NASIONAL | 22 September 2021

Gempa Bumi 5,2 M Guncang Maluku Utara

Gempa bumi magnitudo (M) 5,2 melanda wilayah Provinsi Maluku Utara pada Rabu (22/9/2021) malam sekitar pukul 19:03:31 WIB.

NASIONAL | 22 September 2021

Korupsi Dana Hibah Masjid Sriwijaya, Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin kembali dijerat. Kali ini, Alex ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya.

NASIONAL | 22 September 2021

Alex Noerdin Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah

Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pemberian dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Mudahkan Warga, Gerai Vaksinasi Dibuka di Terminal Induk Kota Bekasi

Mudahkan Warga, Gerai Vaksinasi Dibuka di Terminal Induk Kota Bekasi

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings