Staf Ahli Klaim Tak Tahu Eks Mensos Juliari Minta Fee dari Vendor Bansos
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Staf Ahli Klaim Tak Tahu Eks Mensos Juliari Minta Fee dari Vendor Bansos

Kamis, 10 Juni 2021 | 09:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Kukuh Aribowo, staf ahli mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengeklaim tidak mengetahui ada permintaan dari atasannya itu kepada mantan pejabat pembuat komitmen Kementerian Sosial (PPK Kemsos) Matheus Joko Santoso dan juga Adi Wahyono.

Permintaan itu adalah untuk memungut fee dari vendor pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Hal ini disampaikan Kukuh saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap pengadaan bansos dengan terdakwa Juliari di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (9/6/2021).
"Tidak ada," kata Kukuh.

Kukuh pun membantah pernah menerima uang dari Matheus maupun Adi terkait komitmen fee pengadaan bansos. "Tidak pernah," kata Kukuh.

Meski demikian, Kukuh mengakui pernah menghadap Juliari bersama dengan Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono di ruang kerja menteri.

Dalam kesempatan itu, Kukuh tak membantah Juliari menanyakan soal progres penyaluran bansos. Namun, Kukuh menyebut dalam pertemuan tersebut tak ada target fee yang harus dikumpulkan Matheus Joko dari para vendor.

"Beliau menanyakan progres penyaluran sembako dan percepatannya. (Target pengumpulan fee) tidak ada," kata Kukuh.

Dalam persidangan itu, sejumlah vendor pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek mengaku pernah memberikan uang kepada Matheus Joko Santoso. Para vendor itu, yakni Direktur PT Andalan Pesik International, Rocky Josep Pesik; Direktur PT Global Tri Jaya, Raj Indra Singh; Direktur PT Total Abadi Solusindo Mochamad Iqbal; dan Direktur PT Era Nusantara Prestasi sekaligus pemilik CV Nurali Cemerlang, Go Erwin.

Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis mencecar para vendor terkait dugaan pemberian komitmen fee kepada Matheus Joko. Menjawab pertanyaan tersebut, Direktur PT Andalan Pesik International, Rocky Josep Pesik yang pernah memberikan uang senilai Rp 150 juta, yang diberikan secara bertahap. "Iya, 3 kali 50 juta," ujar Rocky.

Administrasi
Hal serupa juga diakui oleh Direktur PT Global Tri Jaya, Raj Indra Singh yang mengalami memberikan uang sebesar Rp 100 juta kepada Matheus Joko. Uang itu diminta Matheus Joko untuk membantu administrasi.

"Saat itu saya selesai paket (bansos) ketujuh saya terus diminta beliau (Joko) bantu anak-anak, untuk adminstrasi. Saya serahkan satu kali," kata Raj.

Selain itu, Direktur PT Total Abadi Solusindo, Mochamad Iqbal juga mengakui pernah memberikan uang kepada Matheus Joko dan Adi Wahyono sejumlah Rp 400 juta.

Diketahui, Matheus dan Adi juga merupakan terdakwa dalam perkara ini.

"Saya diminta kontribusi untuk kegiatan di Kemsos pak oleh Adi dan Joko, (mereka) tidak minta Rp 400 juta hanya diminta kontribusi, tidak disebutkan jumlahnya, itu hanya sisa dana pribadi saya yang mulia," kata Iqbal.

Dalam persidangan Senin (7/6/2021) kemarin, Matheus Joko Santoso mengaku diminta Juliari untuk mengumpulkan fee dari para pengusaha penggarap proyek bansos Covid-19 dengan target Rp 35 miliar.

Matheus Joko mengaku tidak mampu mencapai target yang diminta Juliari Batubara sebanyak Rp 35 miliar dari lima tahapan pengadaan bansos corona. Saat itu, Matheus Joko menyatakan baru bisa mengumpulkan Rp 11,2 miliar pada putaran pertama pengadaan bansos corona.

"Jadi target yang belum terpenuhi, itu masih belum tercapai sebanyak kurang lebih Rp 24 miliar lagi, diambil dilihat dari yang Rp 35 miliar," kata Matheus Joko.

Matheus Joko menjelaskan, awal mula munculnya target Rp 35 miliar dari Juliari. Dikatakan, tim teknis Juliari Batubara bernama Kukuh, sempat menyampaikan tabel nama vendor yang wajib menyetorkan fee terkait pengadaan bansos Covid-19 untuk putaran pertama.

"Pada waktu itu Pak Kukuh menyampaikan tabel kepada saya, di situ ada nama vendor, sekitar bulan Juni, yang berlangsung putaran pertama, tahap satu, tiga, lima, dan enam. Tahap enam sudah berlangsung dan mau berakhir," katanya.

Matheus Joko membeberkan dalam tabel yang diserahkan Kukuh, terdapat sebanyak 21 vendor yang wajib menyerahkan fee. Total dari lima tahapan pengadaan bansos pada putaran pertama, Matheus mengatakan diminta untuk dapat mengumpulkan sebanyak Rp 35 miliar.

"Tahap satu targetnya Rp 9,576 miliar. Tahap tiga targetnya Rp 6,4013 miliar. Tahap komunitas targetnya Rp 7,35 miliar. Tahap lima, Rp 6,37 miliar. Tahap enam, Rp 6,843 miliar. Sehingga total target fee-nya adalah sebesar Rp 36,554 miliar," beber Matheus Joko.

"Namun, setelah didiskusikan kita diminta hanya Rp 35 miliar," katanya.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa mantan Mensos Juliari P Batubara menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar dari para vendor atau pengusaha yang menggarap proyek pengadaan bansos untuk penanganan Covid-19.

Uang suap yang diterima Juliari Batubara melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19, seperti PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude dan PT Tigapilar Agro Utama serta sejumlah vendor lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

15 Wilayah Ini Akan Alami Curah Hujan Lebat

Suhu udara pada hari ini berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 10 Juni 2021

Satgas: Warga Tanjungpinang Meninggal Akibat Covid-19 Naik 300%

Jumlah warga yang meninggal dunia pada Rabu (9/6/2021) ada dua orang, sehingga total jumlahnya sejak pandemi Covid-19 hingga sekarang mencapai 92%.

NASIONAL | 10 Juni 2021

Wamenag: Masalah Haji Jangan Dijadikan Komoditas Politik

Wamenag memberikan apresiasi langkah Dubes Arab Saudi mengklarifikasi atas sejumlah informasi yang perlu diluruskan terkait penyelenggaraan haji 2021.

NASIONAL | 10 Juni 2021

Tokoh Adat Simalungun Minta Masyarakat Menolak Diprovokasi

Tuntutan pengakuan tanah adat sebaiknya dibicarakan dengan cara perdamaian antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan.

NASIONAL | 9 Juni 2021

Prancis Beri Bantuan Kredit Rp 1,5 Triliun untuk Riset Kelautan Indonesia

Kepala BRIN menyatakan nilai pinjaman luar negeri dari AFD kepada Indonesia Rp 1,5 triliun yang diperuntukkan bagi riset kelautan Indonesia.

NASIONAL | 10 Juni 2021

Kepala Sekolah Ditikam hingga Tewas, Bupati Nagekeo: Saya Minta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat

Bupati Nagekeo meminta maaf kepada keluarga Delfina Azi (59) Kepala SDI Ndora, korban dari penusukan oleh orangtua murid.

NASIONAL | 10 Juni 2021

Jaksa KPK: Edhy Prabowo Sawer Pedangdut Betty Elista Rp 66 Juta

JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pemberian Rp 66 juta untuk pedangdut Betty Elista dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 9 Juni 2021

Juni-Desember, Bali Gelar 20 Event Pariwisata

Saat ini, 70% orang Bali sudah divaksin.

NASIONAL | 9 Juni 2021

Pembayaran Cicilan Tak Manusiawi, Kuasa Hukum Nasabah Indosurya Akan Ajukan Gugatan

Gugatan dilakukan karena pembayaran cicilan yang dilakukan oleh pihak KSP Indosurya sangat tidak manusiawi.

NASIONAL | 9 Juni 2021

Angka Kesembuhan Covid-19 di Sulut Capai 94,91%

Akumulasi warga Sulut yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini telah mencapai 15.816 orang.

NASIONAL | 9 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS