2 Penyidik KPK Tegaskan Tak Pernah Intimidasi Saksi Bansos
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2 Penyidik KPK Tegaskan Tak Pernah Intimidasi Saksi Bansos

Jumat, 11 Juni 2021 | 21:11 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha dan Muhammad Nur Yoga menegaskan tidak pernah mengintimidasi Agustri Yogasmara, seorang saksi perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos). Hal ini disampaikan Praswad dan Yoga melalui kuasa pendampingnya, March Falentino. Praswad dan Yoga diketahui dilaporkan Yogas ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan saat ini sedang menjalani sidang etik.

“Bahwa penyidik KPK kan diisukan melakukan intimidasi terhadap saksi. Kami tegaskan bahwa tidak pernah terjadi intimidasi terhadap saksi apalagi kekerasan fisik,” tegas March di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Dikatakan, dalam melaksanakan tugasnya, seperti penggeledahan dan pemeriksaan saksi, setiap penyidik KPK selalu mendokumentasikan kegiatannya baik secara audio maupun video. Hal ini dilakukan sebagai fungsi kontrol bagi petugas penyidik maupun pihak yang digeledah. Selain itu, di dalam pemeriksaan di KPK, ruangan direkam dan bisa dipantau secara real time oleh struktrual, baik itu direktur penyidikan (dirdik), deputi penindakan maupun kelima pimpinan KPK.

“Jadi, apa yang dilakukan oleh penyidik itu bisa dikontrol, diawasi, dan selalu mengikuti SOP maupun peraturan perundangan yang berlaku,” ujar March.

March menyatakan tugas penyidik bukanlah untuk membuat senang saksi atau pihak terkait lainnya. Dikatakan, penyidik bertugas mencari fakta, menegakkan hukum dan mencari kebenaran terkait suatu perkara yang ditangani.

Untuk itu, jika setiap keluhan, perasaan ketidaksukaan yang dirasakan tersangka, saksi atau pihak terkait lainnya itu ditindaklanjuti dengan sidang etik akan menjadi preseden buruk KPK maupun penegakan hukum pada umumnya. Hal ini lantaran proses etik ini mempengaruhi jalannya penyidikan.

“Karena penyidik harus meluangkan waktu, tenaga maupun konsentrasi yang terbagi-bagi dalam melaksanakan penyidikan maupun proses etik ini,” ucapnya.

Sidang etik terhadap Praswad dan Yoga saat ini sedang berjalan dua kali. March menyatakan dalam sidang selanjutnya, pihaknya akan mengajukan saksi-saksi meringankan serta saksi ahli. March meyakini Dewas akan bersifat objektif dan memberikan putusan yang seadil-adilnya terhadap Praswad dan Yoga.

“Kami yakin bahwa Dewas dalam hal ini Majelis Etik dapat bersifat objektif dan dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya sesuai dengan peraturan kode etik yang berlaku di KPK dan fakta-fakta yang timbul pada sidang etik tersebut,” kata March.

Dalam kesempatan ini, March membeberkan, pelapor Praswad dan Yoga, yakni Agustri Yogasmara merupakan saksi penting dalam perkara dugaan suap bansos. Berdasarkan fakta persidangan, Yogas diduga mendapat jatah 400.000 paket bansos dari Kementerian Sosial (Kemsos). Selain itu, Yogas juga diduga menerima dua unit sepeda mewah dan uang dari vendor bansos.

Akan tetapi, Yogas kerap bersikap tidak kooperatif. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, bahkan mengultimatum Yogas karena dianggap memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tidak kooperatif. Sikap tidak kooperatif telah ditunjukkan Yogas sejak proses penyidikan. Salah satunya dengan pergi ke luar negeri saat akan diperiksa penyidik.

“Sehingga, dilakukan strategi dan metode tertentu untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata March.

Sidang dugaan pelanggaran kode etik Praswad dan Yoga berawal dari laporan saksi kasus dugaan korupsi bansos Covid-19, Yogas atas dugaan pelanggaran kode etik. Kedua penyidik dilaporkan atas dugaan melakukan intimidasi dan ancaman kepadanya sebanyak tiga kali.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Volume Kubah Lava di Tengah Kawah Merapi Capai 2,1 Juta meter Kubik

Volume kubah lava itu diukur berdasarkan hasil analisis foto udara pada puncak Gunung Merapi yang diambil dengan drone pada 8 Juni 2021.

NASIONAL | 11 Juni 2021

JICT Dukung Pemberantasan Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

JICT mendukung pemberantasan pungutan liar (pungli) di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Belum Tindak Premanisme, Kapolri Bakal Tegur Kapolda dan Kapolres

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan para kapolda harus bergerak cepat menindak tegas pelaku aksi premanisme dan kejahatan jalanan.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Masuk Tiga Besar Nasional, Pemkot Denpasar Boyong "Humas Entrepreneurial Award 2021"

Pemerintah Kota Denpasar berhasil meraih Penghargaan Humas Entrepreneurial Award 2021 pada acara Jakarta Marketing Week.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Antisipasi Masalah PPDB, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dirikan Posko

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang akan mendirikan posko untuk mengantisipasi permasalahan dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

NASIONAL | 11 Juni 2021

Setara Institute Laporkan Kapolres Kampar Riau ke Divisi Propam Polri

Aliansi Keadilan Agraria-Setara Institute melaporkan Kapolres Kampar Riau karena dinilai melakukan ancaman dan tekanan kepada petanis Kopska M.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Masih Zona Oranye, Pemkot Tangerang Kaji Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang masih mengkaji kemungkinan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sebab, Kota Tangerang masih berstatus zona oranye.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Pencegahan Covid-19, 13 Kantor Dinas di Pemkab Garut Sementara Ditutup

Sebanyak 13 kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi guna pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Land Rover Milik Terpidana Korupsi E-KTP Laku Terjual Rp 550 Juta

KPK berhasil melelang satu unit mobil Merk Landrover, Type Range Rover 5.0L 4 X 4, warna hitam seharga Rp 550 juta.

NASIONAL | 11 Juni 2021

Ahmadi Heri Purwono Dinilai Tepat Jabat Kasal

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono dianggap tepat untuk menjabat Kasal.

NASIONAL | 11 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS