Logo BeritaSatu

Ini Syarat Mendaftar Kampus Mengajar Angkatan 2

Jumat, 11 Juni 2021 | 21:26 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Nizam mengatakan program Kampus Mengajar akan memberikan pengalaman dan manfaat luar biasa baik kepada mahasiswa. Mahasiswa yang ingin mendaftarkan diri harus memenuhi sejumlah syarat antara lain mahasiswa jenjang S1 yang duduk di semester 5 dan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3 dari skala 4.

“Adik-adik akan mendapatkan pengalaman dan pengayaan dari program ini. Selama mengikuti program tersebut akan mendapatkan insentif pemerintah sekaligus SKS atas seluruh karya dan kinerja selama 3 bulan,” kata Nizam saat peluncuran Kampus Mengajar Angkatan 2 yang digelar secara virtual, Jumat (11/6/2021).

Nizam menuturkan selama 1 semester mahasiswa akan mendapatkan konversi 20 SKS ditambah insentif berupa bantuan biaya hidup selama program dan uang kuliah tunggal (UKT). Nizam mengatakan program Kampus Mengajar Angkatan 1 diikuti oleh 14.621 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang dibimbing oleh 2.077 dosen untuk mendampingi kepala sekolah, guru, dan siswa di seluruh pelosok negeri yaitu 4.810 sekolah dasar (SD) di 458 kabupaten/kota.

Sementara Kampus Mengajar Angkatan 2 tahun ini dibuka untuk 17.000 mahasiswa yang akan ditempatkan di 3.400 SD dan 3.000 mahasiswa ditempatkan di 375 SMP.

“Pengalaman mereka luar biasa sekali dan manfaat yang dirasakan para guru dan siswa yang dibimbing oleh para mahasiswa menginspirasi, sungguh luar biasa,” kata Nizam.

Ketua Sub-Pokja Kampus Mengajar, Wagiran menjelaskan syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang ingin menjadi peserta program tersebut. Pertama, mahasiswa harus berada di jenjang S1 dan duduk di semester 5, nilai IPK minimal 3 dari skala 4, asal perguruan tinggi minimal akreditasi program studi B, dan diprioritaskan mahasiswa yang memiliki prestasi dan pengalaman mengajar dan berorganisasi.

“Program ini sangat dibutuhkan mahasiswa untuk saat ini dan di masa depan,” kata Wagiran.

Wagiran menjelaskan kontribusi mahasiswa dalam program Kampus Mengajar adalah membantu guru dalam pelaksanaan pembelajaran yang ditekankan pada literasi dan numerasi, membantu adaptasi teknologi dalam proses pembelajaran (daring dan luring), mendukung kepala sekolah dalam bidang administrasi dan manajerial sekolah.

Kemudian, sosialisasi produk pembelajaran Kemdikbudristek (kurikulum darurat, modul pembelajaran, aplikasi AKSI yaitu modul asesmen literasi dan numerasi, portal Rumah Belajar, dan lain-lain), sosialisasi dan improvisasi materi promosi profil pelajar Pancasila, dan menjadi duta edukasi perubahan perilaku di masa pandemi.

“Kampus Mengajar akan membekali mahasiswa menguasai berbagai keilmuan yang sangat diperlukan memasuki dunia kerja atau masa depan,” kata Wagiran.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

FISIP Universitas Moestopo Gelar Diskusi Bahas Anti-Asia di AS

Senat Mahasiswa FISIP Universitas Moestopo melangsungkan diskusi publik bertajuk, “Mengapa Rasisme Masih Ada di Amerika Serikat?”.

NEWS | 5 Oktober 2022

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Salah satu suporter Arema FC mengungkapkan, pihak rumah sakit sempat menarik biaya kepada para korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Putri Dipindah ke Rutan Salemba, Ini Respons Pengacara

Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Putri Candrawathi dipindah ke Rutan Salemba

NEWS | 5 Oktober 2022

Bogor Siapkan Rp 1,8 Miliar untuk Beli 7 Kendaraan Listrik

Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk membeli 7 unit kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai mobil operasional pada tahun ini.

NEWS | 5 Oktober 2022

BPBD: 3 RT di Jakarta Masih Tergenang

BPBD menyatakan, genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui masih melanda 3 RT di DKI Jakarta.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Sempat Ditolak Dibawa dengan Ambulans

Salah satu suporter Arema FC mengeklaim, ada aparat keamanan menghalangi suporter yang menjadi korban ketika tragedi kerusuhan Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Genangan Surut di Sejumlah Tempat, BPBD: Kerja Seluruh Petugas

Genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui telah surut sejak pukul 07.00 WIB.

NEWS | 5 Oktober 2022

Butuh Dana Lima Kali Lipat, Pakistan Kehabisan Uang untuk Pemulihan Banjir

Pakistan kehabisan uang untuk pemulihan banjir karena dana yang dibutuhkan negara itu meningkat lima kali lipat.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar, Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Lagi

Terkait kasus KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar kepada Lesti Kejora, aparat kepolisian bakal memeriksa dua saksi lagi.  

NEWS | 5 Oktober 2022

Tahun 2022, Digidata Sukses Raih 3 Prestasi Global

Sepanjang 2022, Digidata menyabet tiga prestasi global. Kali ini, teknologi perusahaan asal Indonesia berhasil lolos sertifikasi internasional dari NIST.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings