Menaker: Pemerintah Berkomitmen Hapus Pekerja Anak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menaker: Pemerintah Berkomitmen Hapus Pekerja Anak

Minggu, 13 Juni 2021 | 15:34 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritastu.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan, pemerintah telah berkomitmen untuk menghapus pekerja anak di berbagai sektor pekerjaan.

Menaker mengungkapkan, pemerintah telah melakukan penarikan pekerja anak dari berbagai jenis pekerjaan terburuk sejak 2008. Selama periode 2008 hingga 2020 terdapat 143.456 pekerja anak yang telah ditarik dari sekitar 1,5 juta pekerja anak, yang berumur 10-17 tahun berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2019.

Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, Minggu (13/6/2021), sebagai wujud komitmen besar untuk menghapus pekerja anak, pemerintah juga meratifikasi Konvensi ILO Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1999. Selain itu, pemerintah juga memasukkan substansi teknis yang ada dalam Konvensi ILO tersebut dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Kami di Kementerian Ketenagakerjaan serius dan tegas dalam melakukan berbagai upaya konkret guna mengurangi pekerja anak di Indonesia,” kata Menaker saat menyampaikan pidato kunci pada “End Child labour virtual race 2021” yang diselenggarakan Organisasi Buruh Internasional (ILO) dalam rangka Peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak (World Day Against Labour 2021, secara virtual dari Jakarta.

Menaker memaparkan sejumlah upaya konkret yang akan dilakukan pemerintah pada tahun 2021 adalah, pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan pada kelompok rentan, agar peduli pada pemenuhan hak anak dan tidak melibatkan anak dalam pekerjaan berbahaya. "Kebijakan ini dilakukan di antaranya melalui supervisi ke perkebunan kelapa sawit dan perkebunan tembakau," jelasnya.

Kedua, langkah-langkah koordinasi dan asistensi untuk mengembalikan anak-anak ke pendidikan, dengan menggunakan berbagai pendekatan.

Ketiga, memberikan pelatihan pada pekerja anak dari kelompok rentan (putus sekolah dan keluarga miskin) dalam program pelatihan berbasis komunitas dan pemagangan pada lapangan pekerjaan.

Keempat, memfasilitasi intervensi bantuan sosial atau pelindungan sosial pada kelompok buruh dan keluarga miskin yang terdampak Covid-19 yang memiliki kerentanan terhadap anggota keluarga untuk menjadi pekerja anak.

Kelima, melakukan supervisi/pemeriksaan ke perusahaan yang diduga mempekerjakan anak. Keenam, melakukan sosialisasi/penyebarluasan informasi norma kerja anak kepada stakeholder.

Ketujuh, pencanangan zona/kawasan bebas pekerja anak di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

Menaker mengakui, saat ini masih terdapat anak di Indonesia yang belum memperoleh hak mereka secara penuh, terutama bagi anak yang terlahir dari keluarga prasejahtera.

“Ketidakberdayaan ekonomi orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga memaksa anak-anak terlibat dalam pekerjaan yang membahayakan atau bahkan terjerumus dalam bentuk-betuk pekerjaan terburuk untuk anak yang sangat merugikan keselamatan, kesehatan, dan tumbuh kembang anak,” ujarnya.





Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kadin Sulut Deklarasikan Dukungan untuk Arsjad Rasjid

Kadin Sulawesi Utara (Sulut) mendeklarasikan secara terbuka dukungan untuk Arsjad Rasjid di Manado, Sabtu (12/6/2021) malam.

NASIONAL | 13 Juni 2021

Sumut-Aceh Diguncang 407 Gempa Selama Mei 2021

BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat tidak perlu panik yang berlebihan dengan adanya kejadian itu.

NASIONAL | 13 Juni 2021

Ini Alasan Pemerintah Arab Saudi Batasi Ibadah Haji

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu memberikan perhatian pada keselamatan, kesehatan, dan keamanan para jemaah haji sebagai prioritas utama.

NASIONAL | 13 Juni 2021

Indonesia Tuan Rumah International Day pada Pertemuan Peraih Nobel Lindau

Acara akan dihadiri sekitar 600 ilmuwan muda dari 100 negara yang diseleksi ketat LNLM dan beberapa penerima hadiah nobel yang diundang secara khusus.

NASIONAL | 13 Juni 2021

Waspadai 19 Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

BMKG mencatat suhu udara pada hari ini berkisar mulai dari 19 derajat hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 - 100 %.

NASIONAL | 13 Juni 2021

Yasonna Laoly: Istri Telah Berjuang, Saya Ikhlas dengan Kepergiannya

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku ikhlas atas meninggalnya sang istri, Elisye W Ketaren pada Kamis (10/6/2021)

NASIONAL | 12 Juni 2021

Misbakhun Sarankan Menkeu Tarik RUU KUP Pemicu Polemik

Misbakhun menilai RUU KUP itu telah mencoreng citra pemerintahan Presiden Jokowi yang sangat peduli rakyat kecil.

NASIONAL | 12 Juni 2021

Antisipasi Terorisme, BNPT Beri Masukan ke Freeport

BNPT memberikan sejumlah masukan kepada manajemen PT Freeport Indonesia untuk meningkatkan standar keamanan dari ancaman terorisme.

NASIONAL | 12 Juni 2021

Seratusan Orang Diduga Preman Diamankan Polisi di Makassar

Seratusan orang diduga preman diamankan polisi dalam Operasi Pekat sebagai tindak lanjut arahan Kapolri untuk memberantas premanisme dan pungutan liar.

NASIONAL | 12 Juni 2021

Kasus Dugaan Narkoba Empat Kades di Jatim Dilimpahkan ke Polres Jember

Polda Jatim melimpahkan kasus empat kepala desa di Kabupaten Jember yang diduga terlibat penggunaan narkoba ke Kepolisian Resor Jember.

NASIONAL | 12 Juni 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Semen Grobogan Resmi Jadi Pelanggan Listrik Tegangan Tinggi PLN

NASIONAL | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS