Pelaku Penipuan Berkedok Arisan Online Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelaku Penipuan Berkedok Arisan Online Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Senin, 14 Juni 2021 | 15:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang warga asal Bekasi bernama Skenly melaporkan Dewi Kurniawati alias Vina alias Jeje yang diduga melakukan penipuan berkedok arisan online ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/6/2021) malam. Dari aksi Jeje, kata Skenly, dirinya bersama teman-teman yang lain mengalami kerugian senilai Rp 745.130.00.

“Pada Sabtu malam, kita sudah melaporkan seseorang atas nama Dewi Kurniawati atau Jeje atas aksinya melakukan penipuan berkedok arisan online dengan nilai kerugian sebesar Rp 745.130.00,” kata Skenly di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Jumlah tersebut, kata Skenly berasal dari 27 orang yang juga menjadi korban penipuan berkedok arisan online dari Jeje. Menurut Skenly, Jeje melakukan aksinya dalam kurun waktu Desember 2020-Juni 2021.

Jumlah kerugian yang dialami masing-masing korban bervariasi mulai dari 3 juta hingga ratusan juta. “Kami apresiasi Polda Metro Jaya sudah menerima laporan kami para korban dan berharap pelaku cepat ditangkap. Semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi pada masyarakat Indonesia,” imbuh Skenly.

Skenly mengakui mengenal Jeje dari kawannya pada Januari 2021, lalu berkawan dan berjalan baik-baik saja pada awalnya. Kemudian, mulai Februari 2021, Skenly ditawarin Jeje ikut arisan per 10 hari, per minggu, per 2 minggu hingga per bulan dengan nominal arisan bervariasi dari Rp 1 juta sampai Rp 10 juta.

“Tetapi dia sering juga minta saya untuk beli arisan orang dan terkadang ada nomor lain juga yang WA saya untuk beli arisannya misal ‘Kak tolong beli arisan saya mau bawa anak saya berobat, jual Rp 3,5 juta dapat Rp 4 juta seminggu, Ka please banget, mohon banget’. Nah, dikarenakan dia memohon seperti itu, jadi saya memberikan duit saya dan saya konfirmasi ke Jeje dan saya mentransfer duit langsung ke Jeje, ke rekening atas nama Dela Susanti,” cerita Skenly.

Dalam perjalanan waktu, Skenly sering sekali mengikuti jual beli arisan yang ditawari Jeje karena adanya iming-iming uang lebih dari jual beli arisan tersebut, misalnya kita beli dengan harga Rp 6 juta maka kita akan dapat Rp 10 juta dalam waktu 2 minggu kemudian. Akhirnya, kata Skenly, pada Kamis, 10 Juni 2021, dirinya menghubungi Jeje melalui WA untuk segera transfer jatah arisan yang harus didapat Skenly sebesar Rp 12 juta.

“Saya tunggu sampai malam, dia belum transfer dan bilang kalau dia lagi kerja dan nunjukin foto di tempat karaoke. Terakhir saya kontak dia jam 21.30 WIB untuk minta ditransfer dan setelah jam 1 subuh saya tanya lagi ke dia kenapa belum ditransfer dan ternyata di situ sudah check-list 1 dan saya cek di instagram dia sudah deactive account (jeje.jess) dan saya juga ke tempat kostnya di Cikarang sudah tidak ada barang apa pun di sana,” terang dia.

Karena situasinya sudah seperti itu, Skenly bersama para korban lain pun akhirnya melaporkan Jeje ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/6/2021) malam dengan dugaan penipuan dengan kedok arisan online.

“Kerugian saya sendiri sebesar Rp 200.000.000, itu nilai uang tidak termasuk bunga dari uang yang dijanjikan sama dia sebelumnya,” tutur Skenly.

Laporan Skenly diterima Polda Metro Jaya dengan Nomor LP/B/3028/VI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 12 Juni 2021. Dalam laporan tersebut, diterangkan bahwa perkara yang dilaporkan adalah penipuan dan atau penggelapan dan atau penipuan melalui media elektronik dengan waktu kejadian Desember 2020 hingga Juni 2021 di Kabupaten Bekasi.

Skenly mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 200 juta yang sebagian dikirimkan secara bertahap ke rekening BCA pelaku atas nama Dela Susanti dan sebagian diberikan secara tunai.

Tindak pidana yang diduga dilakukan pelaku melanggar Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan atau Pasal 28 ayat (1) Jo Pasal 45A ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Skenly dan rekan-rekannya menyerahkan barang bukti berupa print out bukti transfer, identitas pelaku, foto-foto pelaku dan screen shoot chat group arisan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komisi III DPR Desak Kejagung Usut Dugaan Impor Emas Rp 47,1 Triliun

Komisi III DPR mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan impor emas senilai Rp 47,1 triliun.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Mendagri: Pandemi Menguji Leadership Kepala Daerah

Tito menegaskan, penanganan pandemi covid-19 secara serius mutlak diperlukan, selain agenda prioritas daerah dan nasional yang perlu dijalankan beriringan.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Serahkan LHP ke Pemprov Gorontalo, Ini Pesan Ketua BPK

LHP ini diserahkan oleh Ketua BPK Agung Firman Sampurna kepada Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris R.A. Jusuf dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Kemkeu: PPN Hanya Dikenakan pada Jasa Pendidikan Komersial

Kementerian Keuangan pastikan masyarakat yang bersekolah di SD negeri dan yang mengemban misi sosial, kemanusiaan tidak akan dikenakan PPN.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Mendagri Minta Kepala Daerah Ubah Pola Belanja APBD

Mendagri meminta APBD harus dibelanjakan sesegera mungkin untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

NASIONAL | 14 Juni 2021

BPK: Pembangunan KEK Teluk Tomini Harus Dinikmati Semua Lapisan Masyarakat

Sesuai dengan semangat SDGs, diharapkan hasil dari pembangunan KEK Teluk Tomini harus dinikmati semua lapisan masyarakat.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Mahfud MD: Tak Mungkin Mencapai Kesepakatan 270 Juta Penduduk Soal RKUHP

Keputusan RKUHP harus segera diambil lantaran proses diskusi sudah berjalan lebih dari 50 tahun.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Luncurkan PKK-PKW, Dirjen Vokasi Minta Lembaga Kursus Berinovasi

Pemerintah telah menggandeng lembaga kursus untuk mencetak wirausahawan dan SDM siap kerja.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Kemdikbudristek Salurkan Rp 90,6 Miliar ke Lembaga Kursus

Dana ini ditujukan untuk lembaga kursus penyelenggara PKK dan PKW.

NASIONAL | 14 Juni 2021

Pembahasan RKUHP Butuh Pelibatan Masyarakat Secara Terbuka dan Substansial

Aliansi Nasional Reformasi KUHP menyatakan, pembahasan RKUHP perlu melibatkan elemen masyarakat secara terbuka dan substansial.

NASIONAL | 14 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS