Logo BeritaSatu

Ustaz Yusuf Mansur Harap Pemerintah Tinjau Kembali PPN Pendidikan

Senin, 14 Juni 2021 | 18:36 WIB
Oleh : Chairul Fikri / IDS

Tangerang, Beritasatu.com - Wacana pemerintah memungut pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan atau sekolah menuai polemik. Setelah berbagai pihak termasuk organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menolak tegas, kini giliran Ustaz Yusuf Mansur.

Yusuf berharap pemerintah meninjau ulang pemberlakuan PPN bagi dunia pendidikan. Hal itu disuarakannya melalui akun Instagramnya, @yusufmansurnew .

"NU dan Muhammadiyah udah nolak. Lah kalau 2 lembaga yang lebih gede dari gaban ini udah nolak, masa iya pemerintah dan kementerian terkait jalan terus? Rada ga mungkin. Agaknya, dua lembaga ini harus digedein lebih lagi," tulis Yusuf Mansur.

Pemilik Pesantren Daarul Quran itu itu juga berharap agar kedua organisasi tersebut bisa bersatu untuk menyuarakan hal yang baik terutama untuk bidang pendidikan. Sebab, keduanya juga memiliki lembaga-lembaga pendidikan yang bisa berguna bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Apalagi saat ini selain dunia pendidikan, pemerintah juga berencana memberlakukan PPN pada beberapa sektor lain seperti sembako dan juga dunia kesehatan.

"Ayo, anak-anak Indonesia, masuk ke lembaga pendidikannya NU dan Muhammadiyah. Gedein bener dah. Dan kemudian, berekonomi juga benerbener di kedua lingkungan ini, dengan sebenar-benarnya bersatu. Sekalian gedein betul segede-gedenya. Kita bantu. Misal sakit, ayo ke rumah-rumah sakit NU dan Muhammadiyah juga. Ntar NU dan Muhammadiyah bikin terus ekosistem perjuangan sosial, seni, budaya, dan ekonomi, lebih masif dan lebih menggurita lagi. Sehingga punya daya, power, dan alat tawar yang ciamik banget. Abis itu, jangan ragu masuk ekosistem politik sekalian. Percuma juga jadi kawanan dan sekawanan. Bila ga megang rules. Ga megang kendali," lanjutnya.

Yusuf Mansur juga berharap bangsa Indonesia bisa menggunakan pola pengelolaan dengan berdasarkan ajaran Islam. Dengan pola pengelolaan Islam, Indonesia dipercaya bisa menjadi kekuatan yang besar di dunia.

Apalagi, Indonesia punya dua organisasi NU dan Muhammadiyah yang juga masuk ke semua lini dari mulai ekonomi hingga pendidikan.

"Di industri keuangan, pasar modal, pasar saham, pasar uang, bursa efek, perbankan, pasar digital, kudu ada yg diambil dan diakuisisi bareng nih sama NU dan Muhammadiyah. Ambil 1 yang paling gede, dari masing-masing entiti, masing-masing jenis, jadi owner-nya. Lalu diorkestrasi dan mengorkestrasi dirinya sendiri. Nge-lead bangsa dan negeri ini, asli serem nih. Serem seneng. Serem bahagia.

Sebab warnanya pasti masih tetap sangat nusantara. Masih sangat meng-Indonesia. Teduh, adem, kalem, tenang, damai. Dan kolaboratif dengan stakeholders lain di negeri ini. Sekalian ngawal pemerintahan agar berjalan semakin sesuai dengan napas Proklamasi, Pancasila, dan UUD 1945. Ah, kangen bicara-bicara dengan narasi kebangsaan dan kenegaraan. Nyata sekali, kekuasaan dan kekuatan, ada kaitannya banget dengan seluruh sendi di negeri ini. Saya percaya kekuatan niat baik semua pihak. Insyaallah negeri ini malah bersatu padu semuanya. Tanpa kecuali," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Jalan Lubang Buaya, Jakarta Timur

NEWS | 1 Oktober 2022

Gempa Berkekuatan M6,0 Guncang Wilayah Tapanuli Utara

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,0 guncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu, (1/10/2022).

NEWS | 1 Oktober 2022

Tingkatkan Minat Baca, Pemprov DKI Gelar Baca Jakarta 2022

Guna meningkatkan minat baca terlebih di kalangan generasi muda, Pemprov DKI Jakarta gelar Baca Jakarta 2022.

NEWS | 1 Oktober 2022

Iran Tangkap 9 Warga Eropa Terkait Aksi Protes Tewasnya Mahsa Amini

Iran menahan sembilan orang warga Eropa di balik gelombang aksi protes yang tengah mengguncang negara itu setelah tewasnya Mahsa Amini.

NEWS | 1 Oktober 2022

Penyerangan TPNPB di Papua Barat, 4 Tewas 2 Dibakar Bersama Mobil BBM

Penyerangan TPNPB terhadap terhadap 12 pekerja di Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022) malam, menewaskan 4 korban.

NEWS | 1 Oktober 2022

Badai Ian Bergerak ke Carolina, 21 Dilaporkan Tewas di Florida

Badai Ian kini bergerak menuju wilayah Carolina Selatan pada Jumat, sehari setelah membawa kehancuran di semenanjung Florida, dengan menewaskan 21 orang

NEWS | 1 Oktober 2022

Putusan MK Thailand Buka Jalan untuk PM Prayut Kembali Menjabat

Mahkamah Konstitusi (MK) Thailand pada hari Jumat (30/9/2022) memutuskan, PM Prayut Chan-o-cha tidak melebihi maksimum delapan tahun.

NEWS | 1 Oktober 2022

Prakiraan Cuaca BMKG: Akhir Pekan, Seluruh Jakarta Hujan Siang hingga Malam

Prakiraan cuaca BMKG, Jakarta pada akhir pekan ini akan diwarnai hujan yang turun ringan hingga lebat.

NEWS | 1 Oktober 2022

Peristiwa Cilegon, MUI: Tak Boleh Halangi Pendirian Rumah Ibadah

MUI menegaskan bahwa, agama Islam tak mengajarkan penganutnya untuk mempersulit pendirian rumah ibadah agama lain.

NEWS | 1 Oktober 2022

TGUPP: Anies Baswedan Atasi Persoalan Banjir di Jakarta

“Banyak program kerja yang sudah dilakukan Pemerintahan Anies Baswedan dalam mengatasi masalah banjir,” ujar Anggota TGUPP, Muslim Muin.

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings