KPK Cecar Eks Dirut Sarana Jaya Soal Sumber Anggaran Pembelian Tanah di Munjul
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Cecar Eks Dirut Sarana Jaya Soal Sumber Anggaran Pembelian Tanah di Munjul

Selasa, 15 Juni 2021 | 19:27 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya (PSJ), Yoory Corneles Pinontoan mengenai sumber anggaran yang dipergunakan Sarana Jaya untuk membeli tanah di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim) Tahun 2019. Hal itu dilakukan tim penyidik saat memeriksa Yoory sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Munjul, Senin (14/6/2021).

Pemeriksaan terhadap Yoory juga dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas perkara dengan tersangka mantan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtuwene; Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian; dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudy Hartono Iskandar.

“Tersangka YRC (Yoory Corneles) diperiksa sebagai tersangka sekaligus sebagai saksi untuk tersangka AR (Anja dan kawan-kawan. Yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan sumber anggaran yang diperuntukkan bagi pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung,Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019,” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

KPK menyebut pengadaan tanah di Munjul ini berkaitan dengan bank tanah Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI. Kasus ini bermula pada 4 Maret 2019. Saat itu, Anja bersama-sama Tommy Adrian dan Rudy Hartono Iskandar menawarkan tanah di Munjul seluas lebih kurang 4,2 hektare kepada Perumda PSJ.

Padahal, saat itu, tanah tersebut sepenuhnya masih milik Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus. Sebagai tindak lanjutnya, diadakan pertemuan antara Anja dan Tommy dengan pihak Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus di Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut ada kesepakatan pembelian tanah oleh Anja, Tommy, dan Rudy yang berlokasi di daerah Munjul, dengan nilai Rp 2,5 juta per meter atau total Rp 104,8 miliar.

Pembelian tanah yang dilakukan oleh Anja bersama dengan Tommy dan atas sepengetahuan Rudy dengan pihak Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus dilaksanakan pada 25 Maret 2019, dan seketika langsung dilakukan perikatan jual beli sekaligus pembayaran uang muka oleh Anja dan Tommy dengan jumlah sekira Rp5 miliar melalui rekening bank atas nama Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus.

Pelaksanaan serah terima sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan tanah girik dari pihak Kogregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus dilakukan melalui notaris yang ditunjuk oleh Anja. Kemudian, Anja, Tommy dan Rudy menawarkan tanah tersebut kepada Perumda PSJ dengan harga per meternya Rp 7,5 juta atau total Rp 315 miliar.

Selanjutnya, diduga terjadi proses negosiasi fiktif dengan kesepakatan harga Rp 5,2 juta per meter dengan total Rp 217 miliar. Kemudian pada 8 April 2019, dilakukan penandatanganan pengikatan Akta Perjanjian Jual Beli di hadapan notaris yang berlangsung di Kantor Perumda PSJ antara pihak pembeli yaitu Yoory dengan pihak penjual yaitu Anja.

Masih pada waktu yang sama, juga dilakukan pembayaran sebesar 50% atau sekira sejumlah Rp 108,9 miliar ke rekening bank milik Anja pada Bank DKI. Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory dilakukan pembayaran oleh Sarana Jaya kepada Anja sekitar Rp 43,5 miliar.

Baca Juga: Sidang Perkara Suap Bansos, Anak Buah Juliari Ajukan Justice Collaborator

Terkait pelaksanaan pengadaan tanah di Munjul, KPK menduga Perumda Sarana Jaya melakukan empat perbuatan melawan hukum, yakni tidak adanya kajian kelayakan terhadap objek tanah; tidak dilakukannya kajian appraisal dan tanpa didukung kelengkapan persyaratan sesuai dengan peraturan terkait; beberapa proses dan tahapan pengadaan tanah juga diduga kuat dilakukan tidak sesuai SOP serta adanya dokumen yang disusun secara backdate; dan adanya kesepakatan harga awal antara pihak Anja dan Perumda PSJ sebelum proses negosiasi dilakukan.

Perbuatan pidana para tersangka telah merugikan keuangan negara setidak-tidaknya sebesar Rp 152,5 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

13 Teroris yang Ditangkap di Riau Pernah Latihan Menembak

Kelompok ini juga telah melakukan kegiatan penggunaan senjata, baik senjata tajam maupun senjata api.

NASIONAL | 15 Juni 2021

1.271 Pegawai KPK Akan Jalani Orientasi Sebagai ASN

Sebanyak 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menjalani orientasi dan pembekalan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 15 Juni 2021

275 Napi di Lapas Narkotika Yogyakarta Terpapar Covid-19

Untuk mencegah penularan lebih luas, 275 narapidana yang terkonfirmasi positif Covid-19 di blok yang terpisah dengan wsrga binaan lainnya.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Kodim 0911 Nunukan Wujudkan Harapan Akses Jalan Warga Desa Binusan Dalam

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah perbatasan ke 111 Tahun 2021 diselenggarakan Kodim 0911/Nunukan di Desa Binusan Dalam.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Di ASEAN, Indonesia Jadi Eksportir Perikanan Terbesar untuk Pasar Tiongkok

Indonesia telah menjadi eksportir perikanan terbesar untuk pasar Tiongkok di tingkat ASEAN.

NASIONAL | 15 Juni 2021

13 Terduga Teroris Riau Berperan Menyembunyikan Buronan

Para terduga teroris yang ditangkap di Riau disebut berperan membantu menyembunyikan buronan atau teroris yang masuk dalam DPO.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Tangkap Terduga Teroris di Bogor, Polisi Sita Bahan Kimia

Polisi menyita bahan-bahan kimia diduga merupakan bahan baku bom.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Densus Bekuk Terduga Teroris di Bogor

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, membekuk satu tersangka terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

NASIONAL | 15 Juni 2021

Jokowi Ajak Kolaborasi Ciptakan SDM Indonesia Unggul

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Gelar Rakornis, BPK Sinergikan Rencana Pemeriksaan Tematik

Rakornis ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi lintas satker pemeriksaan.

NASIONAL | 15 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS