Kebijakan Work from Bali Patut Diapresiasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kebijakan Work from Bali Patut Diapresiasi

Rabu, 16 Juni 2021 | 07:52 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Kebijakan Work from Bali (WFB) diambil demi membangkitkan sektor ekonomi dan pariwisata di Bali yang lumpuh sejak dihantam pandemi. Pemerintah akan mewajibkan 25% aparatur sipil negara (ASN) di tujuh kementerian/lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk bekerja dari Bali. Hal ini rencananya akan direalisasikan paling lambat pada kuartal III 2021.

Tujuh kementerian yang dimaksud adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Investasi.

Johanna Gani, CEO/Managing Partner Grant Thornton Indonesia mengapresiasi kebijakan work from Bali (WFB).

"Tentunya kita perlu mengapresiasi upaya pemerintah untuk menggeliatkan dan menghidupkan sektor pariwisata yang selanjutnya akan menggerakkan roda perekonomian Bali secara keseluruhan,” ujar Johanna Ganni dalam siaran pers, Selasa (15/6/2021).

“Selain dari perspektif pemulihan ekonomi, kebijakan work from Bali juga dapat dilihat dari bagaimana upaya lokasi pariwisata dapat tetap hidup dalam situasi Covid-19. Diharapkan kebijakan ini berjalan dengan baik dan dapat diadaptasi di berbagai lokasi pariwisata lainnya di Indonesia untuk kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan sebagai standar baru pelayanan pariwisata,” lanjut Johanna.

Kontribusi besar sektor pariwisata terhadap Bali berdampak tinggi akan jatuhnya ekonomi di saat keterbatasan mobilitas setahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Bali tercatat minus 9,3% dibandingkan tahun lalu, jauh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2020.

Kebijakan Work from Bali disambut baik oleh pelaku usaha perhotelan dan kalangan pengusaha di Bali yang yakin program ini akan efektif membangkitkan kembali kegiatan ekonomi. Mengutip pernyataan dari Direktur utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN), Iswandi Said, pelaku usaha perhotelan sangat mendukung jalannya program ini karena tentunya dapat membangkitkan perekonomian Bali dan meperlancar program work from hotel yang sebenarnya sudah digadang serikat pelaku usaha di Bali sebelumnya.

Hanny Prasetyo, Partner dan Head of Assurance Grant Thornton Indonesia menambahkan work from Bali jika dilakukan secara tepat juga mampu meningkatkan produktivitas ASN.

"Banyak hal-hal yang biasanya cukup membuat stres di Jakarta tidak ditemui di Bali, misalnya kemacetan dan polusi udara. Selain itu Bali menawarkan kemudahan akses ke tempat terbuka seperti pantai selepas bekerja. Namun tentu hal-hal positif ini harus disertai dengan disiplin diri dan pemahaman bahwa program ini bukanlah liburan namun kesempatan untuk bekerja dengan suasana berbeda dan menghasilkan produktivitas lebih baik sambil membantu perekonomian Bali yang kita cintai,” tuturnya.

Lokasi awal yang dipilih untuk program work from Bali adalah Nusa Dua. Lokasi ini dipilih karena berada di bawah Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau Bali Tourism Development Corporation. Selain itu, hampir seluruh hotel di Kawasan The Nusa Dua telah memperoleh Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia serta tengah menyelesaikan vaksinasi bagi hampir 10.000 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan The Nusa Dua serta masyarakat desa penyangga.

Tidak hanya menerapkan work from Bali. Upaya lain untuk pemulihan ekonomi Bali yakni dengan merencanakan Bali sebagai tempat penyelenggaraan 12 sidang internasional selama setahun ke depan.

Work from Bali juga diharapkan mendorong tumbuhnya keyakinan dan kepercayaan bagi warga dunia bahwa Bali sudah aman untuk dikunjungi. Secara psikologis, dengan pemerintah yang berani menempatkan ASN kementerian untuk bekerja dari Bali akan semakin memperlihatkan pariwisata di Pulau Dewata sudah terbiasa untuk selalu siap dan disiplin menjalankan protokol kesehatan saat melayani para wisatawan sehingga menguatkan citra positif Bali baik di mata wisatawan lokal maupun mancanegara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Guru Tidak Wajib Tuntaskan Kurikulum Selama Pembelajaran Tatap Muka

Kemdikbudristek menegaskan guru tidak wajib menuntaskan kurikulum selama menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Pengamat Kritisi Lelang Aset Kasus Jiwasraya dan Asabri

Pengamat mengkritisi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) melelang aset perkara dugaan korupsi PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Setahun 14 Ton Sabu Beredar di Indonesia, Peran Pemuda Dinilai Penting Perangi Narkoba

Narkotika jenis sabu yang beredar di Indonesia rata-rata berjumlah 14 ton per tahun. Peran pemuda sangat penting untuk memerangi narkoba.

NASIONAL | 15 Juni 2021

KPK Apresiasi Meningkatnya Indeks Perilaku Antikorupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi meningkatnya indeks perilaku antikorupsi (IPAK).

NASIONAL | 15 Juni 2021

Kasus Data BPJS Bocor, Polri Temukan Profil Pelaku

Penyidik telah memeriksa secara online cryptocurrency yang diduga itu milik pelaku.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Yulian Warman: Keterbatasan Bukan Halangan untuk Meraih Kehidupan yang Mandiri

Grup Astra telah membina lebih dari 861 penyandang disabilitas, dan telah memberikan kesempatan magang dan bekerja kepada 216 disabilitas di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Didukung, Langkah Kemhan Susun Penguatan Alpalhankam

Ekonom Piter Abdullah mendukung langkah Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang berencana memodernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).

NASIONAL | 15 Juni 2021

Bincang dengan Nadiem, Jokowi Soroti Progam Kampus Merdeka

Program Kampus Merdeka merupakan jawabannya bagi kebutuhan untuk mendorong pemberdayaan mahasiswa untuk dapat beradaptasi dengan situasi dan mengambil kendali.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Kemhan Rancang Pengadaan Alpalhankam, Theo Sambuaga: Sudah Tepat

Theo L Sambuaga menyatakan upaya Kementerian Pertahanan (Kemhan) merancang pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), sudah tepat.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Kemdikbudristek: Pembelajaran Tatap Muka Harus Pertimbangkan Lonjakan Kasus Covid-19

Harus ada koordinasi panita, dinas kesehatan, yang memberikan berbagai pertimbangan termasuk Satgas Covid-19.

NASIONAL | 15 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS