Penguatan Wawasan Kebangsaan Harus Terus Dilakukan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penguatan Wawasan Kebangsaan Harus Terus Dilakukan

Rabu, 16 Juni 2021 | 15:33 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Suhardi Alius, mengatakan, penguatan nasionalisme dan wawasan kebangsaan harus terus dilakukan. Tujuannya, mengikis maraknya adu domba dan hoax demi terciptanya kehidupan kebangsaan yang harmonis serta demokrasi yang santun di Indonesia.

Menurut dia, bila nasionalisme dan wawasan kebangsaan bangsa Indonesia kembali seperti dulu, otomatis radikalisme berkonotasi negatif serta terorisme akan terkikis.

"Ini yang terjadi sekarang. Radikalisme dalam perspektif negatif yang sudah sering saya sampaikan saat menjabat sebagai kepala BNPT. Ada empat indikatornya, yaitu intoleransi, anti-Pancasila, anti-NKRI dan penyebaran paham takfiri (mengkafirkan orang)," kata dia dalam keterangan diperoleh di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

"Kalau masuk klasifikasi ini harus kita kikis, kita reduksi dan hilangkan. Mari kita sosialisasikan pada anak anak kita, pada generasi kita khususnya generasi muda agar tidak mudah terpapar paham itu, bagaimana kita harus kuatkan nasionalisme dan wawasan kebangsaan,” kata dia.

Ia mencontohkan implementasi penguatan nasionalisme dan wawasan kebangsaan itu dengan kembali mengadakan upacara bendara tiap Senin, dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan naskah Pancasila.

"Inilah salah satu yang membuat karakter bangsa dengan baik, kalau tidak dilakukan itu akan hilang. Sekarang generasi muda kita banyak yang tidak hafal Pancasila, lagu Indonesia Raya, itu tidak bisa disalahkan karena kurikulumnya sudah seperti itu. Nah sekarang kita ubah kembali, dimulai dari sekarang sehingga kita bisa melihat hasilnya nanti 5-10 tahun mendatang," kata dia.

Sasaran Empuk
Ia mengungkapkan, saat ini generasi muda menjadi sasaran empuk penyebaran paham-paham tersebut, selain masyarakat umum lainnya. Faktanya, media sosial sekarang dipenuhi dengan berbagai macam hoax dan adu domba.

Ironisnya, kondisi ini dimanfaatkan kelompok-kelompok radikal intoleran untuk memecah belah masyarakat.

Ia menilai, saat ini budaya saring sebelum sharing generasi muda dan masyarakat sangat rendah karena mereka menelan begitu saja berbagai informasi yang masuk karena tidak punya kemampuan memverifikasi dan memfilter pesan-pesan yang masuk. Hal ini dipengaruhi salah satunya adalah tingkat pendidikan masyarakat.

“Kalau yang sudah berpendidikan cukup intelektual kan akan berpikir saat menerima informasi benar atau tidak, tetapi untuk yang golongan menengah ke bawah termasuk yang tidak punya pemahaman itu, hal itu akan dianggap menjadi suatu kebenaran. Ini yang berbahaya, mereka bisa menyebarkan kembali informasi yang diterima yang padahal belum tentu kebenarannya, bisa saja itu berisikan hal terkait radikal terorisme. Ini yang harus kita jaga,” kata dia.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penanganan Lingkungan Mumpuni, Pemkab Banyuwangi Sejajar dengan Kota Besar Lainnya di Dunia

Banyuwangi akan sejajar dengan kota-kota besar seperti Berlin (Jerman), Copenhagen (Denmark), Stockholm (Swedia), dan 85 kota lainnya di dunia.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Bodypack dan Arkiv Rilis Tas Hasil Kolaborasi “Childhood Memories”

Bodypack berkolaborasi dengan Arkiv Vilmansa untuk meluncurkan beberapa tas edisi khusus.

NASIONAL | 16 Juni 2021

KPK Dalami Mencuatnya Nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah di Sidang Suap Benur

KPK akan dalami mencuatnya nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah dalam sidang perkara dugaan suap izin ekspor benih lobster.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Gara-gara Covid-19, 4 Sekolah di Jakarta Tunda PTM

Empat sekolah yang ditunda, yakni SMAN Unggulan MH Thamrin, SD Kenari 08, SMP Jakarta Islamic School, dan Madrasah Ibtidaiyah Rumah Pendidikan Islam

NASIONAL | 16 Juni 2021

Masalah Navigasi, Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan

Helikopter BNPB melakukan pendaratan darurat di Lapangan Bola Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (16/6/2021).

NASIONAL | 16 Juni 2021

Ironis, Petugas di Posko Covid-19 di Labuan Bajo Tidak Kenakan Masker

Labuhan Bajo merupakan daerah tujuan wisata superprioritas yang ditetapkan pemerintah.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah

Sesuai tradisi yang dibangun Presiden Jokowi, prosesi upacara pelantikan dimulai dari ruang Kredensial, Istana Merdeka.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Video Bupati Solok Mengamuk kepada Staf Puskesmas Tanjung Bingkung

Bupati Solok Epyardi Asda mengamuk dan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak puskesmas.

NASIONAL | 16 Juni 2021

Pendekatan Yurisdiksi Janjikan Pembangunan Berkelanjutan Efisien dan Seimbang

Pendekatan yurisdiksi menjadi kunci untuk membuka peluang investasi hijau masuk ke daerah dengan komitmen berkelanjutan.

NASIONAL | 12 Juni 2021

Kapolri Terbitkan Telegram Cegah Aksi Premanisme dan Pungli di Pelabuhan

Aksi itu menimbulkan keresahan dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lemahnya daya saing nasional.

NASIONAL | 16 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS