Butuh Kreativitas untuk Bangun Wawasan Kebangsaan Generasi Muda
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Butuh Kreativitas untuk Bangun Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Kamis, 17 Juni 2021 | 13:51 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, terutama anak-anak harus menjadi muara dari perhatian dan pemikiran strategis semua komponen bangsa. Namun, hal tersebut harus dilakukan dengan pendekatan kreatif dan persuasif. Sebab, generasi muda memiliki pola pikir dan cara pandang yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

Hal itu dikatakan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, RES Fobia kepada Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Dikatakan, pola pendekatan kreatif dan persuasif ini harus menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa, baik itu TNI-Polri, pemerintah, lembaga negara, lembaga pendidikan, partai politik, tokoh agama, maupun organisasi masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Korem 073/Makutarama, Salatiga yang mengadakan kegiatan komunikasi sosial dengan melibatkan generasi muda pada Rabu (16/6/2021).

Menurut RES Fobia, kegiatan semacam ini harus dilakukan terus menerus sehingga pemahaman tentang wawasan kebangsaan, bela negara, dan ketahanan nasional mendarah daging di dalam jiwa generasi muda.

Sebelumnya, Komandan Korem 073/Makutarama, Kol Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, dalam sambutannya menyebutkan, acara komunikasi sosial ini merupakan bagian dari peran TNI dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Lebih lanjut RES Fobia menjelaskan, hubungan antara wawasan kebangsaan, bela negara, dan ketahanan nasional ini bersifat fundamental, strategis, dan konstruktif. Maksudnya, ketiganya merupakan konsep sekaligus dasar dalam rangka keberadaan yang strategis, kokoh, dan dinamis dari bangunan kualitatif Indonesia.

“Fakta geografis bahwa Indonesia merupakan negara besar ditambah adanya bonus demografi, masih harus senantiasa disikapi dengan komitmen serius kita semua untuk merawat hal tersebut dalam bingkai persatuan dan kesatuan Indonesia,” tandasnya.

Alumnus Fakultas Hukum UNS dan Graduate School of Policy Studies Kwansei Gakuin University, Jepang ini menegaskan, wawasan kebangsaan mempersyaratkan adanya pandangan positif atas keindonesiaan kita yang beragam. Karena itu membutuhkan kebersamaan dan kesatuan.

“Persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia sangatlah bersifat urgen. Hal ini juga menjadi tanda hidup bersyukur atas anugerah Tuhan kepada kita untuk mengembangkan kehidupan bersama. Jadi, harus ada kerja bertanggung jawab yang berkeadilan dan membawa kebaikan bersama,” tegasnya.

Sedangkan, terkait bela negara, Mitra Kerja Indeks Demokrasi Indonesia tersebut menandaskan, bela negara lahir dari kesadaran atas pergumulan hidup bersama, sekaligus sikap responsif atas kebanggaan eksistensial Indonesia sebagai bangsa besar, berwibawa, dan terhormat. Karena itu, keindonesiaan kita harus terus diperjuangkan untuk semakin menampakkan kehidupan yang juga bermartabat.

Dikatakan, bela negara diperlukan demi stabilitas nasional, terutama adanya keterpaduan, kebersatuan dan kegerakan bersama yang dinamis dalam menghadapi berbagai masalah bangsa.

Sementara terkait ketahanan nasional, pengamat kebijakan publik tersebut mengatakan, ketahanan nasional merefleksikan mental, jiwa, dan kehidupan yang tangguh, teruji, dan kontributif dalam bentuk kemampuan untuk merajut saling pengertian, kasih kemanusiaan, dan kerja sama pada keberadaan lokal, kehidupan nasional, dan ekspresi internasionalitas Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan kehidupan ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Karena itu, dalam rangka membangun kesadaran atas ketahanan nasional maka penyegaran dan penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara tentu saja sangat memerlukan peran serta dan tanggung jawab nyata dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk sanggup mengartikulasi realitas multikulturalitas Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2 Petugas Posko Covid-19 Bandara Komodo Diberi Peringatan Keras

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Paulus Mami memberi peringatan keras kepada dua petugas posko Covid-19 Bandara Komodo yang tidak memakai masker.

NASIONAL | 17 Juni 2021

TSE Group Tambah Kuota Beasiswa untuk Anak Papua

Perluasan cakupan penerima beasiswa TSE Group diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas generasi muda Papua.

NASIONAL | 17 Juni 2021

KPK Dalami Aliran Dana Korupsi ke Eks Pejabat Jasindo

KPK dalami dugaan adanya aliran dana korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen penutupan asuransi oil dan gas pada BP Migas-KKKS tahun 2010-2012.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Suasana Pasien Covid-19 Membeludak di RSUP Dokter Kariadi Semarang

Antrean daftar tunggu rawat pasien Covid-19 mengular hingga di selasar instalasi gawat darurat (IGD) RSUP dokter Kariadi Semarang.

NASIONAL | 17 Juni 2021

UU Cipta Kerja Tidak Batasi dan Halangi Hak Konstitusional

Hak konstitusional dari pemohon uji materi UU Cipta Kerja tidak terhalangi karena berlakunya UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 17 Juni 2021

KPK Usut Aset Nurdin Abdullah yang Diduga Dibeli Menggunakan Uang Suap

KPK mengusut sejumlah aset Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

NASIONAL | 17 Juni 2021

KLHK Gelar Pameran Virtual Tekankan Pentingnya Aksi Adaptasi dan Mitigasi

Pameran virtual yang digelar KLHK ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat tapak melalui proi

NASIONAL | 17 Juni 2021

KPK Tegaskan Proses Alih Status Pegawai Keputusan Kolektif Kolegial Pimpinan

Dalam proses klarifikasi hari ini, KPK sudah menyiapkan informasi yang dibutuhkan Komnas HAM tersebut.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Pimpinan KPK Penuhi Panggilan Komnas HAM Terkait Polemik TWK

Kehadiran perwakilan KPK merupakan respons dari pemanggilan kedua yang dilayangkan Komnas HAM.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Media Massa Berperan Penting Bangun Kesadaran Publik Investasi di Bidang Pendidikan

Untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul tentu perlu didukung oleh investasi di bidang pendidikan.

NASIONAL | 17 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS