Kejagung Terus Proses Pemulangan Adelin Lis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kejagung Terus Proses Pemulangan Adelin Lis

Kamis, 17 Juni 2021 | 21:15 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih memproses pemulangan buronan kasus pembalakan liar Adelin Lis dari Singapura ke Indonesia. Sebelum ada kepastian penjemputan, KBRI Singapura diminta tidak menyerahkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) agar Adelin Lis tidak terbang kemana pun dengan pesawat lain.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, Kejagung telah mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar Singapura, yang pada pokoknya menyampaikan Adelin Lis merupakan buronan yang berisiko tinggi. Diketahui, Adelin Lis sudah lebih dari 12 tahun menghindari dari eksekusi pidana penjara, pembayaran denda dan uang pengganti.

"Karena itu, bapak Jaksa Agung meminta Dubes RI di Singapura, agar terpidana Adelin Lis dipulangkan ke Jakarta melalui sarana transportasi yang aman yaitu, menggunakan pesawat carter atau pesawat Garuda Indonesia," ujar Leonard, Kamis (17/6/2021) malam.

Dikatakan Leonard, Kejagung juga meminta kepada KBRI Singapura, tidak menyerahkan SPLP sebelum ada kepastian penjemputan.

"Bapak Jaksa Agung meminta KBRI Singapura, agar Surat Perjalanan Laksana Paspor itu tidak diserahkan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan atau kepada otoritas imigrasi di Singapura, sebelum dapat kepastian mengenai penjemputan dan jaminan keamanan yang memenuhi kelayakan pemulangan. Itu upaya sampai saat ini dan terus kita lakukan," ungkapnya.

Leonard menyampaikan, Kejagung telah menyiapkan skenario pemulangan Adelin Lis dari Singapura ke Indonesia.

"Pertama kita lakukan penjemputan dengan melakukan penyewaan pesawat carter, dan skenario kedua adalah pengembalian melalui pesawat komersial, pesawat Garuda Indonesia," katanya.

Menurut Leonard, waktu penjemputan diperkirakan dari tanggal 14 sampai 20 Juni 2021. Namun, hingga saat ini upaya pengembalian masih belum mengeluarkan hasil.

"Pada tanggal 16 kemarin pun, pihak dari terpidana Adelin Lis yaitu, putranya melalui kantor pengacara yang ada di Medan memohon Adelin Lis diizinkan pulang sendiri ke Medan," jelasnya.

Leonard menegaskan, Kejagung terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar Adelin Lis dapat dipulangkan dengan pesawat carter atau Garuda Indonesia.

"Kita tetap koordinasi supaya pesawat carter kita bisa diizinkan mendarat ke Singapura. KBRI juga sudah menahan SPLP-nya, kita harapkan Adelin tidak terbang kemana pun dengan pesawat lain, kecuali dengan pesawat Garuda Indonesia," katanya.

Menyoal kenapa proses pemulangannya cukup lama, Leonard menuturkan, saat ini masih proses. "Ini masih proses keimigrasian, dan ketentuan pemerintah di Singapura," tandasnya.

Adelin Lis merupakan buronan sejak 2008, dan bahkan masuk dalam daftar red notice Interpol. Jaksa Agung berniat untuk menjemput langsung Adelin Lis oleh aparat penegak hukum Indonesia dari Singapura.

Pengalaman 2006 ketika Adelin Lis hendak ditangkap di KBRI Beijing, ia bersama pengawalnya melakukan perlawanan dan memukuli Staf KBRI Beijing, kemudian melarikan diri.

KBRI Singapura sudah melakukan koordinasi dengan Jaksa Agung Singapura. Data tentang kejahatan yang dilakukan Adelin Lis sudah disampaikan ke Kejaksaan Agung Singapura.

Jaksa Agung Singapura sangat memahami kasus ini, tetapi wewenang untuk repatriasi ada di ICA (Imigrasi Singapura), Kementerian Dalam Negeri (Ministry of Home Affairs) Singapura.

Leonard menyebutkan, KBRI secara resmi sudah menyampaikan keinginan penegak hukum Indonesia terkait penjemputan khusus kepada buronan kelas kakap ini.

Namun, pihak Kementerian Luar Negeri Singapura pada 16 Juni 2021 tidak memberikan izin untuk penjemputan secara langsung. Sesuai dengan aturan hukum Singapura, Adelin Lis hanya akan dideportasi dengan menggunakan pesawat komersial.

Bahkan, putra Adelin Lis menyurati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar ayahnya diizinkan untuk pulang sendiri ke Medan dan akan datang ke Kejaksaan Negeri Medan.

Adelin Lis disebut sudah memesan tiket ke Medan untuk penerbangan 18 Juni 2021, padahal saat dijatuhi denda oleh Pengadilan Singapura meminta untuk dibayar dua kali, karena mengaku mengalami kesulitan keuangan. Bahkan selanjutnya meminta agar bisa ditahan di Lapas Tanjung Gusta.

Adeline Lis diketahui pernah melarikan diri ke RRC dan ditangkap KBRI tahun 2006, namun besoknya berhasil melarikan diri, setelah puluhan orang tidak dikenal mengeroyok empat petugas KBRI yang mengawalnya. Namun setelah itu, bisa ditangkap lagi dibantu kepolisian Beijing.

Tahun 2008, Adelin kembali melarikan diri sampai tertangkap lagi Maret tahun 2021 di Singapura.

Adelin Lis ditangkap Imigrasi Singapura karena pemalsuan paspor. Kini tinggal menunggu hasil negosiasi antara Kejagung bersama KBRI dengan otoritas Singapura, agar bisa memulangkan Adelin Lis ke Indonesia.

Diketahui, Adelin Lis dipidana 10 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp 199 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Longsor di Banyuwangi, 1 Tewas dan 5 Luka-luka

Lima orang korban selamat yang juga tertimbun longsor sudah dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapat penanganan medis.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Komnas HAM Sebut Ada Perbedaan Keterangan Antara Pimpinan KPK dan BKN

Komnas HAM menyebut terdapat perbedaan keterangan antara Pimpinan KPK dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait proses asesmen TWK

NASIONAL | 17 Juni 2021

KPK Tahan 4 Eks Legislator Jambi Tersangka Kasus Suap Pengesahan RAPBD

Keempatnya bakal mendekam di rumah tahanan (Rutan) yang berbeda-beda untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Ditjen Hubdat Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Tugas TSDP

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut terbitnya Permenhub 122/2018 dan deklarasi kesiapan pelaksanaan pada tanggal 1 Juni 2021.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Sejumlah Wartawan di Sukabumi Beserta Keluarga Positif Covid-19

Sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di Sukabumi, Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Anggota IV BPK Pimpin Sertijab Kepala Perwakilan BPK Papua

Adapun Kalan BPK Perwakilan Provinsi Papua saat ini dijabat oleh Arjuna Syakir, menggantikan Paula Simatupang.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Komnas HAM Sebut Nurul Ghufron Tak Bisa Jawab Sejumlah Pertanyaan

omnas HAM menyebut terdapat sejumlah pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron

NASIONAL | 17 Juni 2021

Polisi Tersangkakan Teroris Jaringan JI dan JAD

Polri telah menetapkan 13 orang yang ditangkap di Riau dan satu di Bogor, sebagai tersangka teroris.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Kemkeu Catat Rata-rata Kerugian Akibat Bencana Capai Rp 22,85 Triliun Per Tahun

Kementerian Keuangan mencatat setidaknya ketiga bencana alam besar (gempa bumi, kebakaran dan banjir) menjadi penyumang terbesar atau sekitar 76,7%.

NASIONAL | 17 Juni 2021

Terduga Teroris KDW Belajar Meracik Bom Lewat Buku

KDW belajar meracik bom dari buku dan membagi pengetahuan kepada jaringannya melalui media sosial, termasuk menyuplai bahan bakunya

NASIONAL | 17 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS