Jabar Tambah 2.400 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jabar Tambah 2.400 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Covid-19

Minggu, 20 Juni 2021 | 12:19 WIB
Oleh : BW

Bandung, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Provinsi Jawa Barat menambah 2.400 tempat tidur di rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19 sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pasien positif.

“Sekarang di 382 rumah sakit di Jabar sedang mengalami lonjakan jumlah pasien, bahkan tempat tidur untuk Covid-19 sudah mendekati 100 persen, namun bukan dari seluruh tempat tidur di RS tersebut. Misalnya, dari 500 tempat tidur, untuk Covid-nya 20 persen atau 100 tempat tidur. Kalau 100 ini terpakai semua, baru 100 persen. Jadi, bukan 100 persen dari 500,” kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil dalam siaran pers yang diterima di Bandung, Minggu (20/6/2021).

Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, terkait rencana penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 tersebut, pihaknya telah mengunjungi RSUD Al-Ihsan dan RSUD Otto Iskandardinata di Kabupaten Bandung.

Gubernur bersama Satgas Covid-19 Jabar mengantisipasi dengan menambah tiap rumah sakit yang mengalami peningkatan keterisian tempat tidur. Dari 382 rumah sakit rujukan, tingkat keterisian terus meningkat.

“Sehingga, pada tahap sekarang sesuai prosedur kedaruratan Covid-19, Pemprov Jabar menambah dari rata-rata 20 persen menjadi 30 persen. Nah bahasa singkatnya, sedang dipersiapkan 2.400 tempat tidur baru,” kata kang Emil.

Kang Emil mengapresiasi penanganan yang dilakukan RSUD Al-Ihsan yang memanfaatkan gedung perawatan anak untuk tempat pasien Covid-19.

“Al-Ihsan yang hari ini jatah tempat tidur Covid-nya sudah penuh 100 persen ditambah 50 tempat tidur lagi, sehingga masih ada yang dapat digunakan, apabila masih kurang lagi nanti kita pikirkan lagi,” katanya.

Jika tiap rumah sakit mengalami peningkatan keterisian tempat tidur, walaupun sudah dinaikkan menjadi 40 persen, Jabar akan siapkan rumah sakit darurat guna mengantisipasi lonjakan tersebut.

“Jadi urutannya dari 20 persen yang dialokasikan sekarang kebijakannya dinaikkan menjadi 30 persen. Kalau masih kurang dinaikkan lagi ke 40 persen. Sampai betul-betul tidak memungkinkan barulah masuk ke tahap berikutnya, yaitu membuat rumah sakit darurat,” ujarnya.

Gedung Baru
Tak hanya itu, Kang Emil juga akan memanfaatkan gedung baru RSUD Otto Iskandardinata yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung untuk dijadikan tempat perawatan pasien Covid-19.

“Rencananya yang Covid-19 di rumah sakit lama di Soreang, rumah sakit umum Soreang pindah ke sini (RSUD Otista). Mengingat urgensi waktu tinggal dua pekan menurut statistik kedaruratan, saya menyarankan ke bupati agar ini untuk pasien Covid-19. Mudah-mudahan dengan strategi penambahan ini bisa mengurangi tekanan terhadap rumah sakit,” ujarnya.

Fasilitas yang tersedia di RS baru tersebut, menurut Kang Emil, sangat memadai. Sudah ada kasur untuk tempat tidur pasien, ruangannya pun masih bersih.

“Karena rumah sakit baru, alat kesehatan masih belum lengkap, namun untuk fasilitas tempat tidur cukup memadai. Covid-19 ini rata-rata tidak terlalu membutuhkan alat khusus, kecuali kelompok yang masuk ICU. Nanti ada tambahan dari Pemprov,” katanya.

Pemprov Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk mengisi kekurangan tenaga kesehatan di RS rujukan pasien Covid-19 dan RS baru di Soreang.

“Kita sempat memberhentikan 500 relawan nakes karena pas salat Idulfitri keterisian rumah sakit se-Jabar hanya 29 persen, sehingga para relawan kami pulangkan dulu. Nah sekarang kita panggil lagi, karena kondisinya seperti ini,” katanya.

Kang Emil mengingatkan konversi tempat tidur ke pasien Covid-19 tetap berdampak pada risiko penurunan layanan bagi pasien non-Covid-19, seperti kecepatan layanan dan ketersediaan nakes di saat bersamaan.

“Risikonya tinggi bagi pasien non-Covid-19, apalagi memasuki musim pancaroba yang trennya juga naik,” ujarnya.

Gubernur mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan 5M. Dengan makin sedikit pasien Covid-19 masuk rumah sakit, makin leluasa ketersediaan kamar untuk semua pasien.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Pilih Pancasila atau Al-Qur'an, Ini Penjelasan Kepala BKN

Peserta TWK yang mendapat pertanyaan tersebut dikarenakan hasil indeks moderasi bernegara (IMB-68) dan profiling-nya jeblok.

NASIONAL | 20 Juni 2021

DPRD Yogyakarta Usulkan Santunan untuk Warga Meninggal karena Covid-19

Tambahan alokasi untuk santunan kematian tersebut memungkinkan dilakukan karena Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki sisa lebih penggunaan anggaran.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Satgas Yogyakarta: Wacana Lockdown Peringatan Keras Sultan kepada Warganya

Wacana "lockdown" oleh Sri Sultan HB X merupakan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih serius menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 20 Juni 2021

ICK Kecam Penembakan Jurnalis di Sumut

Ironisnya, peristiwa itu terjadi di tengah Polri fokus memberantas premanisme.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Polda Sumut Bentuk Tim Gabungan Ungkap Penembakan Jurnalis di Simalungun

Korban diduga tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat dia berada di dalam mobilnya.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Pembentukan Daerah Otonom Baru Provinsi Papua Selatan Diusulkan Dipercepat

Dance Flassy mengakui, secara kelembagaan memastikan pihaknya ikut mendorong pembentukan DOB provinsi Papua Selatan

NASIONAL | 20 Juni 2021

Panglima TNI Minta Petugas PPKM Mikro Bekerja Optimal

Optimalisasi kinerja petugas PPKM Mikro dikatakan Panglima TNI Hadi Tjahjanto penting untuk menekan penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Wali Kota Medan Optimistis Sungai Jadi Halaman Depan Rumah

Apalagi menyelesaikan permasalahan banjir akibat meluapnya sungai yang menjadi salah satu program prioritas Pemkot Medan.

NASIONAL | 20 Juni 2021

RSUD Kendari Khawatir Tenaga Kesehatan yang Tangani Pasien Covid-19 Mogok Kerja

Ia berharap apa yang menjadi hak tenaga kesehatan bisa segera dibayarkan, mengingat saat ini pasien Covid-19 mengalami tren kenaikan dalam dua pekan terakhir.

NASIONAL | 19 Juni 2021

Sosiolog: Kaum Marhaen Berbeda dengan Proletar

Sosiolog, Retor AW Kaligis menyebut ada perbedaan antara Kaum Marhaen yang istilahnya dimunculkan oleh Proklamator Soekarno dengan kaum proletar.

NASIONAL | 19 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS