Mayoritas Rakyat Tak Ingin Pancasila dan UUD 1945 Diubah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mayoritas Rakyat Tak Ingin Pancasila dan UUD 1945 Diubah

Minggu, 20 Juni 2021 | 17:44 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengatakan, berdasarkan hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas warga menganggap rumusan Pancasila dan UUD 1945 tidak boleh diubah atas alasan apapun.

Sekitar 68,2% warga setuju dengan pendapat Pancasila dan UUD 1945 adalah rumusan terbaik dan tidak boleh diubah atas alasan apapun bagi Indonesia yang lebih baik. Sementara, hanya 7% warga menganggap rumusan Pancasila dan UUD 1945 perlu diubah agar Indonesia menjadi lebih baik.

Peneliti sekaligus Direktur Komunikasi SMRC Ade Armando menyatakan, temuan ini menunjukkan rakyat Indonesia merasa tidak perlu lagi ada upaya mengamendemen UUD 1945 seperti yang dilakukan MPR di masa-masa awal reformasi.

“Mayoritas rakyat menganggap rumusan Pancasila dan UUD 1945 saat ini sudah yang terbaik,” kata Ade Armando dalam webinar peluncuran hasil survei nasional SMRC bertajuk “Sikap Publik Nasional terhadap Amandemen Presidensialisme dan DPD”, yang dilakukan secara daring, Minggu (20/6/2021).

Dengan begitu, Ade menilai, adanya narasi untuk mengamendemen kembali UUD 1945 pada dasarnya tidak sejalan dengan pendapat rakyat.

“Misalnya belakangan ini terdengar adanya wacana agar dilakukan perubahan isi UUD 1945 tentang pemilihan presiden, masa jabatan presiden, ataupun peran DPD. Wacana tentang perubahan ketetapan-ketetapan dalam UUD 1945 tersebut tidak sejalan dengan mayoritas pendapat masyarakat bahwa UUD 1945 seharusnya dianggap sudah final saat ini,” terang Ade Armando.

Dijelaskan Ade lagi, survei ini menunjukkan tingginya komitmen sikap rakyat untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 1945. Karena selain 68,2% warga yang menganggap Pancasila dan UUD 1945 adalah rumusan terbaik dan tidak boleh diubah, terdapat pula 15,2% warga yang berpendapat walaupun Pancasila dan UUD 1945 buatan manusia dan karena itu mungkin ada kekurangan, sejauh ini keduanya paling pas bagi kehidupan Indonesia yang lebih baik.

Karena itu, menurut Ade, sangat jelas sikap rakyat tentang tidak perlunya ada amendemen kembali UUD 1945. “Hanya 7% warga yang menyatakan bahwa ada isi Pancasila dan UUD 1945 yang perlu diubah untuk membuat Indonesia lebih baik. Itu angka yang kecil,” tegas Ade Armando.

Menurut Ade, pandangan mayoritas warga ini nampaknya terkait dengan penilaian tentang perjalanan bangsa. Survei SMRC menunjukkan 80% warga menilai bahwa bangsa ini sedang berjalan ke arah yang benar.

“Penilaian ini tidak berbeda signifikan sejak 5 tahun lalu. Bahkan perbandingan dalam jangka yang lebih panjang, 21 tahun, penilaian positif ini semakin tinggi,” ungkap Ade Armando.

Mengingat sentimen publik yang positif ini, menurut Ade, bisa dipahami kalau warga menganggap rumusan Pancasila dan UUD 1945 saat ini sudah tidak perlu diutak-atik lagi.

Seperti diketahui, survei nasional SMRC tersebut dilakukan pada 21-28 Mei 2021. Penelitian melalui wawancara tatap muka ini melibatkan 1.072 responden yang dipilih melalui metode penarikan sampel random bertingkat (multistage random sampling). Margin of error penelitian sekitar 3,05%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libatkan CSO Atasi Konflik Agraria, Solusi Moeldoko Diapresiasi

Cara Moeldoko menggandeng empat organisasi masyarakat sipil guna menyelesaikan konflik agraria mendapatkan apresiasi dari IBSW.

NASIONAL | 20 Juni 2021

LPSK Komitmen Lindungi Saksi Kasus Pembunuhan Jurnalis

LPSK berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi para saksi yang mengetahui pembunuhan jurnalis di Sumatera Utara

NASIONAL | 20 Juni 2021

Survei: Rakyat Tetap Ingin Presiden Dipilih Langsung, Bukan MPR

Survei nasional SMRC tersebut dilakukan pada 21-28 Mei 2021.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Kepala BKN: "Pilih Pancasila atau Al-Qur'an" Paling Sering Digunakan dalam Perekrutan Teroris

Pertanyaan itu dilontarkan oleh para asesor untuk melihat respons dari peserta tes.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Klaster Pernikahan di Bintan, Pengantin Ikut Terjangkit Covid-19

Seluruh warga yang tertular Covid-19 sudah melakukan isolasi mandiri. Rata-rata mereka tanpa gejala.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Berbagai Pemda Jalankan Instruksi PPKM Mikro dari Mendagri

Pemerintah Daerah mulai melakukan koordinasi, menjabarkan dan menegakkan Instruksi Menteri Dalam Negeri terkait PPKM mikro.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Buronan Adelin Lis Jalani Karantina dan Ditahan di Salemba

Di pesawat Adelin Lis duduk di bangku nomor 57T, dikawal petugas dari Kejagung yang duduk di bangku 57G dan 57S.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Gajah Sumatera Lahir di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Gajah tersebut lahir dari induk bernama Sabana pada Jumat (18/6/2021) dalam kondisi sehat serta bagian tubuh lengkap.

NASIONAL | 20 Juni 2021

Jabar Tambah 2.400 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Covid-19

Kang Emil juga akan memanfaatkan gedung baru RSUD Otto Iskandardinata yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung untuk dijadikan tempat perawatan pasien Covid-19

NASIONAL | 20 Juni 2021

Soal Pilih Pancasila atau Al-Qur'an, Ini Penjelasan Kepala BKN

Peserta TWK yang mendapat pertanyaan tersebut dikarenakan hasil indeks moderasi bernegara (IMB-68) dan profiling-nya jeblok.

NASIONAL | 20 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS