Bos Borneo Lumbung Energi Didakwa Suap Eni Saragih Rp 5 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bos Borneo Lumbung Energi Didakwa Suap Eni Saragih Rp 5 Miliar

Senin, 21 Juni 2021 | 19:57 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa bos PT Borneo Lumbung Energi dan Metal tbk (PT BLEM), Samin Tan menyuap mantan Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar, Eni Maulani Saragih senilai Rp 5 miliar.

Jaksa menyebut suap ini diberikan Samin Tan kepada Eni terkait dengan permasalahan pemutusan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) Generasi 3 antara PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kalimantan Tengah.

"Telah melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut berupa memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberi uang sejumlah Rp 5 miliar kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yaitu kepada Eni Maulani Saragih," kata jaksa penuntut umum (JPU) Ronald Ferdinand Worotikan saat membacakan surat dakwaan Samin Tan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (21/6/2021).

Dalam dakwaan disebutkan, Samin Tan merupakan ultimate beneficiary owner (UBO) atas PT BLEM yang merupakan holding company, dengan anak perusahaan di antaranya PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) yang bergerak dibidang pertambangan batubara dengan tambang yang berlokasi di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Jaksa memaparkan, PT AKT mempunyai Coal Contract of Work (CCOW) atau PKP2B dengan Kementerian ESDM yang memberikan hak bagi PT AKT untuk melakukan kegiatan pertambangan batu bara di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, seluas sekitar 40.000 hektare. Namun, pada Oktober 2017, Kementerian ESDM menerbitkan Surat Keputusan Menteri ESDM No.3174K/30/MEM/2017 tanggal 19 Oktober 2017 mengenai pengakhiran (terminasi) PKP2B.

Akibatnya PT AKT tidak bisa lagi menambang dan menjual hasil tambang batu baranya. Terminasi PKP2B ini dilakukan Kementerian ESSM karena PT AKT dianggap telah melakukan pelanggaran lantaran menjaminkan PKP2B tersebut pada tahun 2012 kepada Bank Standard Chartered Cabang Singapura terkait pinjaman PT BLEM sejumlah US$ 1 miliar. PT AKT lantas mengajukan upaya hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Pada tingkat pertama, PT AKT memenangkan gugatan, namun kalah pada tingkat banding dan kasasi.

Pada 2018 atau saat proses persidangan di PTUN, Jaksa menyebut Samin Tan menemui politikus Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng di Menara Imperium Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan ini, Samin Tan meminta bantuan Melchias Mekeng.

"Pada kesempatan itu, terdakwa (Samin Tan) meminta bantuan Melchias Marcus Mekeng agar terminasi PKP2B PT AKT dapat ditinjau kembali oleh Kementerian ESDM, dan Mekeng menyampaikan akan mengenalkan terdakwa dengan anggota DPR RI yang membidangi masalah tersebut," ungkap Jaksa.

Kemudian, Mekeng memperkenalkan Eni kepada Samin Tan. Kepada Samin Tan, Eni berjanji memfasilitasi komunikasi antara Kementerian ESDM dengan pihak PT AKT. Lantas, Eni meminta Samin Tan untuk menyiapkan kronologi atas permasalahan PKP2B tersebut disertai dokumen-dokumen pendukung guna dipelajari. Menindaklanjuti pertemuan itu, Samin Tan memerintahkan Direktur PT BLEM, Nenie Afwani, untuk menyiapkan dan menyerahkan kronologi berikut dokumen-dokumen pendukung kepada Eni.

Samin Tan lantas kembali menemui Eni pada Februari 2018 di coffee shop Fairmont Hotel Jakarta. Saat itu, Eni mengatakan telah menjelaskan permasalahan terminasi PT AKT kepada Menteri ESDM saat itu, Ignasius Jonan. Menurut Eni, Jonan menyarankan agar proses gugatan PT AKT di PTUN tetap dilanjutkan dan berjanji jika gugatan PT AKT dikabulkan oleh PTUN Jakarta (tingkat pertama), maka Ignasius Jonan akan memberikan rekomendasi yang diperlukan dalam rangka perpanjangan izin ekspor yang sudah hampir mati dan izin pembelian bahan peledak untuk tambang.

"Sambil menunggu putusan akhir atas gugatan TUN PT AKT" kata Jaksa Ronald.

Akhirnya pada 5 April 2018, PTUN Jakarta mengabulkan gugatan PT AKT dan membatalkan SK Terminasi Menteri ESDM No.3174K/30/MEM/2017 tanggal 19 Oktober 2017. Berdasarkan hal ini, Samin Tan, Eni dan Mekeng menemui Jonan di Gedung Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Ignatius Jonan didampingi Dirjen Minerba Bambang Gatot, menyatakan tidak pernah berjanji sebagaimana penyampaian Eni kepada Terdakwa. Samin Tan lantas menanyakan terkait hal-hal apa lagi yang dibutuhkan oleh Jonan. Dalam surat dakwaan, Jonan meminta Samin menyerahkan surat pernyataan dari Bank Standard Chartered yang menyatakan bahwa PT AKT tidak menjaminkan PKP2B PT AKT, kepada Dirjen Minerba.

"Dengan surat pernyataan tersebut, permasalahan PKP2B PT AKT akan diselesaikan dan hak-hak PT AKT akan dikembalikan, serta izin-izin PT AKT yang hampir habis akan diberikan rekomendasi perpanjangan," papar Jaksa.

Singkat cerita, Samin Tan membawa surat asli pernyataan yang dikeluarkan oleh Bank Standard Chartered. Namun Kementerian ESDM tidak langsung memproses hak, izin serta rekomendasi untuk PT AKT dengan alasan menunggu instruksi Ignatius Jonan.

"Terkait hal tersebut, Eni Maulani Saragih lalu memberitahu Terdakwa bahwa dirinya telah membicarakan perihal tersebut dengan Ignatius Jonan dan Ignatius Jonan menginformasikan Kementerian ESDM akan meminta pendapat hukum (legal opinion) dari Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI," kata Jaksa.

Atas bantuan tersebut, Eni meminta sejumlah uang kepada Samin. Pemberian pertama senilai Rp 4 miliar, uang itu diserahkan melalui perantara tenaga ahli Eni yang bernama Tahta Maharaya.

"Eni mengirim pesan WhatsApp kepada terdakwa yang pada pokoknya mengatakan 'Pak Samin, kemarin saya terima dari Mba Neni Rp 4 miliar, terima kasih yang luar biasa ya,” beber Jaksa.

Tak hanya itu, Eni kemudian mengirim pesan WA kepada Nenie untuk meminta tambahan uang kepada Samin Tan. Eni beralasan uang tersebut untuk kepentingan suami Eni, Al Khadziq yang berlaga di Pilkada Kabupaten Temanggung.

Samin Tan menyanggupi permintaan Eni dan mengutus anak buahnya menyerahkan uang senilai Rp 1 miliar pada Eni melalui Tahta Maharaya.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Samin Tan didakwa melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Narapidana Terorisme Lapas Cibinong Ikrar Setia NKRI

SJ menyatakan bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

NASIONAL | 21 Juni 2021

Kapolri Soroti 4 Wilayah yang Alami Lonjakan Covid-19

Di wilayah Kudus terjadi peningkatan jumlah klaster Covid-19, dari enam desa menjadi 45 desa, dan terakhir 60 desa.

NASIONAL | 21 Juni 2021

KPAI: Hentikan Uji Coba PTM dan Tunda Pembukaan Sekolah

Jika anaknya masih sehat dan hidup, maka ketertinggalan materi pembelajaran masih bisa dikejar.

NASIONAL | 21 Juni 2021

Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Periksa Akuntan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa seorang akuntan bernama Tri Haryati, Senin (21/6/2021).

NASIONAL | 21 Juni 2021

Imigrasi Benarkan Adelin Lis Gunakan Paspor Atas Nama Hendro Leonardi

Saat ini, Ditjen Imigrasi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil untuk melakukan pendalaman terkait keabsahan data diri atas nama Hendro Leonardi.

NASIONAL | 21 Juni 2021

Survei Cyrus Network, Opini Publik terhadap Polri Cenderung Positif

Opini publik terhadap institusi Polri cenderung positif

NASIONAL | 21 Juni 2021

Polri Selidiki Pemalsuan Paspor Adelin Lis

Polri akan menyelidiki kasus pemalsuan paspor terpidana pembalakan liar Adelin Lis, yang digunakannya pada saat pelarian ketika menjadi buronan

NASIONAL | 21 Juni 2021

Kubu Denny Indrayana Resmi Gugat Hasil PSU Pilgub Kalsel ke MK

Pasangan cagub dan cawagub Kalsel H2D kembali mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan Gub dan Wagub ke MK.

NASIONAL | 21 Juni 2021

Pastikan RUU Cerminkan Pancasila, DPR Teken MoU dengan BPIP

Ketua DPR Puan Maharani melakukan penandatanganan MoU antara DPR RI dengan BPIP RI, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (21/6/2021).

NASIONAL | 21 Juni 2021

PLN UIP JBB Selesaikan Pembangunan Gardu Induk 150 kV MNA dalam 8 Bulan

PLN UIP JBB berhasil menyelesaikan pembangunan GI 150 kV Multi Nabati Asahan dalam 8 bulan serta melakukan pemberian tegangan pada Senin (21/6/2021).

NASIONAL | 21 Juni 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Bursa Eropa Ditutup Menguat Dipicu Sentimen Positif Global

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS