Wali Kota Solo Akan Tutup Sekolah Pelaku Perusakan Makam, Setara Institute: Langkah Tepat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wali Kota Solo Akan Tutup Sekolah Pelaku Perusakan Makam, Setara Institute: Langkah Tepat

Selasa, 22 Juni 2021 | 16:23 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute, Antonius Benny Susetyo mengatakan, rencana Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang akan menutup lembaga pendidikan para pelaku perusakan makam Kristen di Solo, Jawa Tengah, sudah tepat.

“Menurut saya apa yang dilakukan Wali Kota Solo sudah tepat. Memang harus tegas dalam menyikapi masalah ini karena ini menyangkut konstitusi negara kita. Dan yang bertanggung jawab dalam masalah ini adalah sekolah dan pendidiknya,” kata Antonius Benny Susetyo kepada Beritasatu.com, Selasa (22/6/2021).

Pria yang akrab disapa Romo Benny ini menegaskan Gibran sebagai pemimpin daerah harus tegas dan tidak boleh kompromi terhadap tindakan intoleransi, meski hal itu dilakukan oleh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

“Jadi Gibran telah melakukan yang tepat. Itu menandakan ia tidak kompromi dan menunjukkan seorang pemimpin daerah harus tegas. Langkah yang dilakukan Gibran sudah tepat dan sesuai konstitusi,” terang Romo Benny.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini melihat Gibran telah menjalankan konstitusi negara dengan baik, benar, dan konsisten. Karena itu ia mengharapkan seluruh pemimpin daerah bisa mengikuti langkah-langkah yang dilakukan Gibran bila menghadapi persoalan intoleransi.

Tindakan intoleransi, lanjut Romo Benny, tidak sesuai dengan konstitusi bangsa dan negara Indonesia. Anak-anak bisa melakukan tindakan intoleransi, menggambarkan ada unsur kebencian terhadap agama tertentu yang diajarkan dalam sekolah mereka.

“Ini sangat berbahaya,” tegas Romo Benny.

Seperti diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merasa geram saat mengunjungi lokasi makam yang dirusak. Ia menegaskan tidak akan segan-segan menutup lembaga pendidikan anak-anak tersebut jika terbukti mengajarkan sikap-sikap intoleran.

“Segera kita proses, ini tidak bisa dibiarkan. Pendidikan anak-anak yang masih kecil ini harus diperbaiki. Semua harus diproses, anak-anak dibawah umur itu harus mendapat pembinaan. Aksi mereka sudah kurang ajar sekali. Ini bentuk intoleransi dan ngawur banget. Ya sekolahnya tutup saja, sudah nggak benar ngajarin anak-anak seperti ini,” tegas Gibran Rakabuming Raka.

Sebanyak 12 makan Kristen dirusak oleh sekelompok anak-anak SD. Mereka merusak nisan, salib dan simbol-simbol keagamaan lainnya di belasan makam tersebut. Nisan makam dirusak dengan cara dipukul hingga patah. Puing-puing bekas patahan nisan berserakan di sekitar makam.

Melihat tindakan tersebut sudah menjurus ke intoleransi, maka polisi turun tangan untuk menyelesaikannya. Hingga saat ini, polisi sudah menangkap sebagian dari pelaku. Penyelesaian kasus akan dilakukan secara kekeluargaan terlebih dahulu karena para pelaku masih dibawah umur.

Pihak sekolah dan orangtua para pelaku sudah menyanggupi melakukan perbaikan makam yang dirusak.

Sampai saat ini, polisi masih menelusuri dugaan motif doktrin yang salah pada anak-anak tersebut. Pihak kepolisian setempat sedang memeriksa orang tua dan pimpinan lembaga pendidikan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Setara Institute: Lembaga Pendidikan Pelaku Perusakan Makam di Solo Harus Diproses Hukum

Benny Susetyo menegaskan lembaga pendidikan tempat pelaku perusakan 12 makam Kristen di Solo, Jawa Tengah, harus diproses hukum.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Anggota Komisi IV DPR Puji Agriculture War Room Kemtan

Pasalnya, AWR memungkinkan monitoring pertanaman secara real time dan beresolusi tinggi.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kasus Korupsi Tanah di Munjul, KPK Telusuri Aset Eks Dirut Sarana Jaya

Penelusuran aset ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kurangi Jejak Karbon, Grab Luncurkan Fitur Carbon Offsett

Carbon offset adalah skema menukar emisi karbon yang kita keluarkan dengan mendukung upaya merestorasi lingkungan.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Pegawai KPK Cabut Permohonan Uji Materi di Mahkamah Konstitusi

Sebanyak sembilan pegawai KPK yang menjadi pemohon dalam pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi mencabut permohonannya.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Megawati: Walau Sudah 51 Tahun Wafat, Cita-cita dan Perjuangan Bung Karno Masih Hidup

Pemberian nama sejumlah tempat dan monumen itu sebagai wujud terima kasih segenap masyarakat Kabupaten Maluku Tengah kepada Presiden Soekarno.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Pemkot Malang Genjot Vaksinasi Massal Cegah Varian Baru Covid-19

Pemerintah Kota Malang terus menggenjot kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di sejumlah lokasi yang tersebar di Kota Malang.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Rian D'Masiv Buka Suara Atas Tuduhan Pelecehan Seksual terhadap Anak Denny Sakrie

Vokalis grup band DMasiv, Rian Ekky Pradipta atau yang akrab disapa Rian DMasiv tiba-tiba menggemparkan masyarakat.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Hari Ini, Komnas HAM Minta Keterangan Kepala BKN Soal TWK Pegawai KPK

Komnas HAM menjadwalkan meminta keterangan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana serta Wakilnya, Supranawa Yusuf pada Selasa (22/6/2021).

NASIONAL | 22 Juni 2021

Sejumlah Hakim Positif Covid-19, PN Jakpus Kembali Lockdown

PN Jakpus putuskan untuk lockdown sementara sejumlah agenda persidangan selama tiga hari terhitung sejak Selasa (22/6/2021) hingga Kamis (24/6/2021).

NASIONAL | 22 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS