Polri: Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polri: Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Selasa, 22 Juni 2021 | 18:09 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Jakarta, Beritasatu.com — Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI).

Dalam seminar tersebut, Kepal Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menjadi salah satu pembicara atau keynote speakers. Adapun seminar diikuti 100 mahasiswa dari berbagai macam universitas di DKI Jakarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pokok-pokok pemikiran mengenai Papua dan segala macam dinamikanya dipaparkan.

“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakterisnik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Disisi lain, kata Argo, sejak Papua kembali kepada pangkuan ibu pertiwi tahun 1963, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntnas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan.

Dalam seminar itu, kata Argo, Baintelkam Polri juga memaparkan bahwa terdapat empat aspek krusial sebagai akar dari berbagai permasalahan penegakan hukum di Papua, yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural dan aspek idiologis serta nasionalisme.

Kemudian, Argo menekankan bahwa salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara provinsi Papua dengan provinsi lainnya di Indonesia, adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya dibeberapa Kabupaten, antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ungkap Argo.

Untuk itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioner of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permalsahan di lingkungan sekitar juga pioneer of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioneer kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Makam Kristen Dirusak, Setara Institute Desak Kemdikbudristek Turun Tangan

Kemdikbudristek diminta untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan perusakan makam, agar tidak terulang kembali

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kasus Suap Penyidik KPK, Wali Kota Tanjungbalai Segera Dimejahijaukan

KPK telah merampungkan penyidikan kasus dugaan suap penanganan perkara dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai

NASIONAL | 22 Juni 2021

Tak Hanya Pegawai KPK, MAKI Juga Cabut Permohonan Terkait Polemik TWK di MK

Pencabutan permohonan uji materi terkait alih status pegawai KPK menjadi ASN juga dilakukan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI)

NASIONAL | 22 Juni 2021

Wali Kota Solo Akan Tutup Sekolah Pelaku Perusakan Makam, Setara Institute: Langkah Tepat

Gibran sebagai pemimpin daerah harus tegas dan tidak boleh kompromi terhadap tindakan intoleransi, meski hal itu dilakukan oleh anak-anak SD.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Setara Institute: Lembaga Pendidikan Pelaku Perusakan Makam di Solo Harus Diproses Hukum

Benny Susetyo menegaskan lembaga pendidikan tempat pelaku perusakan 12 makam Kristen di Solo, Jawa Tengah, harus diproses hukum.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Anggota Komisi IV DPR Puji Agriculture War Room Kemtan

Pasalnya, AWR memungkinkan monitoring pertanaman secara real time dan beresolusi tinggi.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kasus Korupsi Tanah di Munjul, KPK Telusuri Aset Eks Dirut Sarana Jaya

Penelusuran aset ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kurangi Jejak Karbon, Grab Luncurkan Fitur Carbon Offsett

Carbon offset adalah skema menukar emisi karbon yang kita keluarkan dengan mendukung upaya merestorasi lingkungan.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Pegawai KPK Cabut Permohonan Uji Materi di Mahkamah Konstitusi

Sebanyak sembilan pegawai KPK yang menjadi pemohon dalam pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi mencabut permohonannya.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Megawati: Walau Sudah 51 Tahun Wafat, Cita-cita dan Perjuangan Bung Karno Masih Hidup

Pemberian nama sejumlah tempat dan monumen itu sebagai wujud terima kasih segenap masyarakat Kabupaten Maluku Tengah kepada Presiden Soekarno.

NASIONAL | 22 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS