Kak Seto Apresiasi Sikap Tegas Gibran terhadap Perusak Makam di Solo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kak Seto Apresiasi Sikap Tegas Gibran terhadap Perusak Makam di Solo

Selasa, 22 Juni 2021 | 22:00 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Psikolog yang juga pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto, mengapresiasi sikap tegas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang berjanji akan menindak tegas para pelaku perusakan makam Kristen di Solo Jawa Tengah.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) ini mendukung langkah pemda setempat untuk menyelidiki dan memproses secara hukum para pelanggar hukum. Apalagi ada dugaan doktrin intoleransi kepada anak-anak dalam kasus ini.

"Saat ini kasus intoleransi dan doktrin hal tersebut memang marak. Pemerintah harus berani dengan tegas menyatakan bahwa itu tidak benar dan bersalah. Nantinya kalau benar terbukti ada koordinator yang menggerakkan atau pemimpin yang mengawalnya, maka ia harus mendapat sanksi pidana," tegas Kak Seto kepada Beritasatu.com, Selasa (22/6/2021).

Sementara untuk anak-anak, lanjut Kak Seto, sebaiknya dilihat lagi usianya. Ia menilai, apapun hukuman yang diberikan, sifatnya perlu ada pembinaan atau rehabilitasi pada anak-anak. Nantinya ini akan jadi pertimbangan apakah para pelaku akan dikembalikan ke orang tua masing-masing atau ada upaya "dirumahkan" di tempat yang aman dahulu.

Menurutnya, pelaku yang masih berusia SD sebaiknya dikembalikan kepada orangtua untuk dididik kembali secara ketat. Namun kalau pelaku berusia di atasnya, bisa tetap diproses hukum dengan mengacu pada UU Sistem Peradilan Pidana Anak yang intinya rehabilitasi.

"Untuk itu di sini lah dinas pendidikan yang membawahi sekolah negeri atau swasta maupun Kementerian Agama yang membawahi Madrasah melakukan pembinaan kepada sekolah-sekolah tersebut," saran Kak Seto.

Oleh karena itu, menurutnya, pengawasan secara ketat langkah-langkah preventif harus terus digencarkan lagi. Tentunya hal ini dengan melihat materi kurikulum yang diajarkan kepada anak-anak.

Kak Seto melihat, sebenarnya Kemdikbudristek sudah memiliki pengajaran nilai-nilai karakter profil pelajar Pancasila, seperti kerja sama, gotong royong, kebinekaan global dan saling menghargai satu sama lain. Kemudian, tidak boleh merasa hebat atau mayoritas.

"Jadi ketika ada yang melanggar, harus dikenakan sanksi karena semua sudah ada hukumnya. Perlu juga adanya pemantauan dan pembinaan ke sekolah negeri, swasta, dan madrasah. Materi pendidikan atau pengajarannya dikontrol, dinas terkait harus sering keliling, bahkan berdiskusi dengan kepala sekolahnya dan melihat apa yang diajarkan di sekolah tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah anak usia sekolah dasar (SD) merusak makam Nasrani di tempat pemakaman umum (TPU) Cemoro Kembar, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah.

Polisi masih menyelidiki dugaan doktrin intoleransi pada anak-anak yang melakukan perusakan. Sedangkan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pelaku perusakan tetap diproses hukum.

Perusakan makam yang dilakukan murid sebuah lembaga pendidikan -yang diduga tidak ada izinnya- akan tetap diproses dan tidak bisa dibiarkan, apalagi melibatkan murid yang masih kecil usia tiga hingga 12 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PP Muhammadiyah Minta Kasus Perusakan Makam di Solo Tidak Ditanggapi Berlebihan

Karena pelaku masih anak-anak, bisa jadi hal itu hanyalah tindakan spontan.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Aktivis Medsos: Kritik Merupakan Hal yang Sangat Penting

Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah sebagai usaha untuk menghambat penyebaran provokasi di dunia maya pada Mei 2020 lalu.

NASIONAL | 22 Juni 2021

BKN Tak Miliki Data Hasil TWK yang Diminta Pegawai KPK

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengaku pihaknya sudah tidak memiliki data hasil asesmen TWK para pegawai KPK

NASIONAL | 22 Juni 2021

Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu Berpihak kepada Musisi

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 terkait Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik berpihak kepada musisi sepenuhnya.

NASIONAL | 22 Juni 2021

BKN: Ide TWK Muncul dari Diskusi Bersama

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyatakan, TWK yang dijalani pegawai KPK merupakan hasil dari keputusan bersama

NASIONAL | 22 Juni 2021

Pengacara Senior M Assegaf Meninggal

Pengacara senior Muhammad Assegaf meninggal dunia

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kepala BKN Mengaku Sudah Jelaskan ke Komnas HAM Soal TWK Pegawai KPK

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengeklaim telah membeberkan peran BKN dalam proses pelaksanaan TWK pegawai KPK kepada Komnas HAM

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kodim 0911 Bantu Buka Akses Jalan untuk Desa Binusan Dalam

Kodim 0911 akan membuka badan jalan sepanjang 1.850 meter x 6 meter untuk Desa Binusan Dalam di Nunukan.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kemdes PDTT Terus Giatkan Reformasi Birokrasi

Kemdes PDTT terus menggiatkan reformasi birokrasi sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 22 Juni 2021

Kubu Juliari Nilai Eks Pejabat Kemsos Tak Layak Sandang Status Justice Collaborator

Matheus Joko Santoso mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) atas perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19

NASIONAL | 22 Juni 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020, Peringkat Indonesia Melejit

OLAHRAGA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS