Perusakan Makam di Solo, KPAI: Usut Orang Dewasa yang Provokasi Anak-anak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perusakan Makam di Solo, KPAI: Usut Orang Dewasa yang Provokasi Anak-anak

Rabu, 23 Juni 2021 | 19:11 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan keprihatinan atas kejadian perusakan makam yang dilakukan oleh sekelompok anak berusia 12 tahun ke bawah. KPAI meminta polisi mengusut orang dewasa yang menggerakan anak-anak untuk melakukan perusakan makam atau batu nisan Nasrani.

“Tidak mungkin anak memiliki ide sendiri untuk melakukan hal tersebut, kuat dugaan anak mungkin saja terprovokasi orang dewasa,” kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti, saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (23/6/2021).

Retno menambahkan, perusakan apapun jelas merupakan pelanggaran hukum pidana (KUHP) sehingga wajib diproses lewat jalur hukum. “Untuk kasus ini perlu didalami keterlibatan orang dewasa yang diduga kuat mempengaruhi perilaku anak-anak tersebut,” tandasnya.

Retno mengatakan, kesalahan anak tidak pernah berdiri sendiri, sebaliknya terjadi karena pengaruh dari lingkungan dan orang dewasa di sekitar anak atau pihak yang melakukan pengasuhan terhadap anak. Dia menegaskan, anak hanya meniru apa yang diajarkan dan dilakukan oleh orang dewasa sekitarnya, baik itu orang tua maupun gurunya.

“Seharusnya orang dewasa mengajarkan anak-anak melakukan kebaikan dan menghargai perbedaan. Kalau anak-anak tentu saja harus diproses dengan menggunakan diversi, yaitu penyelesaian di luar pengadilan,” ujar Retno.

Retno juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Surakarta untuk bertindak tegas kepada lembaga pendidikan yang melakukan indoktrinasi kepada anak-anak di bawah umur tersebut. Dinas pendidikan juga harus melakukan pengawasan dan pembinaan secara rutin ke berbagai sekolah sebagai upaya pencegahan agar paham radikal tidak berkembang.

“Paham radikal atau membenci mereka yang berbeda dengan kita tidak boleh ada di dunia pendidikan kita,” tandas Retno.

Menurut Retno, sikap menerima dan menghargai perbedaan adalah keniscayaan di Republik Indonesia. “Jadi sudah seharusnya lembaga pendidikan wajib menanamkan cinta tanah air dan menghargai hak asasi manusia,” lanjutnya.

Sebelumnya, sejumlah anak usia 3-12 tahun dilaporkan melakukan perusakan makam Nasrani di tempat pemakaman umum (TPU) Cemoro Kembar, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah. Polisi masih menyelidiki dugaan doktrin intoleransi pada anak-anak yang melakukan perusakan.

Anak-anak dari sebuah lembaga pendidikan yang tidak berizin itu merusak 12 makan Kristiani. Mereka merusak nisan, salib dan simbol-simbol keagamaan lainnya di belasan makam.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merasa geram saat mengunjungi lokasi makam yang dirusak. Dia menegaskan, tidak akan segan-segan menutup lembaga pendidikan anak-anak tersebut jika terbukti mengajarkan sikap-sikap intoleransi.

“Segera kita proses, ini tidak bisa dibiarkan. Pendidikan anak-anak yang masih kecil ini harus diperbaiki. Semua harus diproses, anak-anak di bawah umur itu harus mendapat pembinaan. Aksi mereka sudah kurang ajar sekali. Ini bentuk intoleransi dan ngawur banget. Ya sekolahnya tutup saja, sudah enggak benar ngajarin anak-anak seperti ini,” tegas Gibran Rakabuming Raka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolri Diminta Atensinya atas Penanganan Kasus di Polres Bantul

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta untuk memberikan atensi terhadap penanganan kasus yang sedang ditangani Polres Bantul

NASIONAL | 28 Oktober 2021

ISODEL Kembali Digelar, Kemendikbudristek Targetkan 1.000 Partisipan

Pusdatin Kemendikbudristek akan menyelenggarakan kembali ISODEL dengan target 1.000 partisipan

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Putra Nababan Ungkap Alasan Citra DPR Tak Bisa Dibandingkan dengan Lembaga Lain

Anggota DPR RI, Putra Nababan menilai citra DPR tidak bisa serta merta dibandingkan dengan lembaga lain.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Kapolri Beri Penghargaan kepada 2.850 Personel Polri

Penghargaan diberikan atas pengabdian dan dedikasi anggota selama bertugas.

NASIONAL | 28 Oktober 2021


Perguruan Tinggi NU Harus Kembangkan Kapasitas Rohani Mahasiswa

PT NU jangan sampai melupakan pengembangan sisi rohani bagi para mahasiswanya.

NASIONAL | 28 Oktober 2021



Kemkominfo dan Papua Muda Inspiratif Gelar Papua Techfest 2021

Papua Techfest 2021 merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama gerakan Papua Muda Inspiratif.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Ahmad Sahroni Apresiasi Ketegasan Kapolri Respons Oknum Polisi Indispliner

Ahmad Sahroni mengapresiasi ketegasan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam merespons oknum polisi indispliner.

NASIONAL | 28 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
Tim Gubernur Anies Baswedan Dikalahkan DPRD DKI 3-0

Tim Gubernur Anies Baswedan Dikalahkan DPRD DKI 3-0

MEGAPOLITAN | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings