Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Perlu Dukungan Pemerintah Pusat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Perlu Dukungan Pemerintah Pusat

Jumat, 25 Juni 2021 | 18:07 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menyebut pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) memerlukan dukungan seluruh pihak. Hal ini mengingat ada dua potensi yang diperoleh dari PLTSa.

“PLTSa ini sepertinya membutuhkan dukungan semua pihak, mengingat ada 2 potensi yang didapatkan yaitu pengelolaan sampah menjadi lebih baik. Di sisi lain, listrik bisa dihasilkan dari sampah tersebut,” kata Mamit dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com, Jumat (25/6/2021).

“Tanpa ada dukungan dari pusat, Pemda sepertinya berhati-hati dalam menjalankan pembangunan PLTSa tersebut mengingat investasinya sangat besar tetapi listrik yang dihasilkan kurang signifikan,” imbuh Mamit.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Mamit menekankan perlunya dibuat aturan turunan dari Perpres 35/2018, sehingga bisa mengatur juga dari sisi lebih teknis dan pembiayaan agar bisa berjalan optimal.

Harga pembelian listrik oleh PLN dari PLTSa untuk kapasitas sampai dengan 20 megawatt (MW) ditetapkan sebesar US$ 13,35 sen per kWh, sedangkan kapasitas di atas atas 20 MW ditetapkan US$ 11,8 sen AS per kWh. Menurut Mamit, harga jual listrik yang dihasilkan dari PLTSA terlalu mahal, sehingga bisa merugikan PLN sebagai pembeli.

Mamit mengusulkan adanya regulasi baru agar upaya pengurangan sampah perkotaan tidak membebani PLN. Apabila dikonversikan ke mata uang rupiah, dengan kurs US$ 1=Rp14.400, maka harga beli listrik dari PLTSa senilai Rp1.922,4 per kWh. Harga tersebut dinilai Mamit, di atas rata-rata biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik PLN. Pada APBN 2021, BPP ditetapkan Rp 355,58 triliun atau rata-rata sebesar Rp1.334,4 per kWh.

Mamit mencontohkan pembangkit PLTSa Benowo di Surabaya membutuhkan investasi sebesar US$ 50 juta dengan kapasitas 10 MW, PLTSa Jakarta investasinya mencapai US$ 345,8 juta dengan kapasitas pembangkit 38 MW. Nilai investasi yang besar tersebut membuat PLN harus membeli listrik sebesar US$ 13.35 sen per kwh.

“Dengan tarif per kWh yang begitu mahal maka akan memberatkan PLN, apalagi sebenarnya PLN masih memiliki pilihan energi primer lain yang tarifnya lebih rendah dibandingkan PLTSa,” kata Mamit.

Mamit menyatakan perlu adanya insentif tersendiri bagi PLN dalam membeli listrik yang dihasilkan oleh PLTSa. Dengan begitu, tidak memberatkan PLN, mengingat saat ini produksi listrik masih cukup berlimpah.

“Bentuk insentif yang bisa diberikan bisa berupa dana kompensasi atau subsidi kepada PLN terkait pembelian harga PLTSa tersebut,” ucapnya.

Mamit juga menyoroti soal biaya pembangunan PLTSa yang dibebankan ke daerah. Pasalnya hal itu akan cukup memberatkan bagi setiap pemerintah daerah (pemda). Menurut Mamit, pemda harus menggandeng pihak swasta dalam rangka membangun PLTSa tersebut.

“Pertanyaan selanjutnya, apakah sudah mencapai nilai keekonomian dari biaya untuk pembangunan dengan nilai beli oleh PLN? Apalagi jika pemda menggandeng pihak swasta maka perhitungan mereka akan lebih hati-hati lagi, kecuali memang pemda membentuk BUMD yang mengelola PLTSa sendiri,” ujar Mamit.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wakasad: Taruna dan Taruni Akmil Harus Profesional

Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari menegaskan taruna dan taruni Akmil harus profesional, kompeten, dan berkarakter.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Sidak ke Rawasari, Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan PPKM Mikro Berjalan

Ia meminta seluruh kepala daerah memastikan PPKM mikro dapat berjalan.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Kasus Dugaan Data Bocor, Kantor BPJS Kesehatan Digeledah Polisi

Polri melakukan penggeledahan di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Jakarta Pusat, terkait kasus dugaan kebocoran data nasabah.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Jejak Soekarno dalam Pembangunan Masjid

Proklamator sekaligus Presiden Pertama Soekarno ternyata memiliki banyak rekam jejak pada pembangunan masjid.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Stafsus Wapres Dorong Milenial Belajar Budi Daya Udang Modern

Staf Khusus (stafsus) Wapres Lukmanul Hakim mengatakan pihaknya mendorong program Tambak Milenial Budi Daya Udang Vaname.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Sekolah Tatap Muka Terbatas Tetap Dijalankan

Sekolah memiliki opsi untuk memutuskan PTM Terbatas maupun PJJ.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Buronan Hendra Subrata Ditangkap Berkat Kejelian Petugas Imigrasi KBRI Singapura

Paspor atas nama Endang Rifai alias Hendra Subrata telah ditarik dan diterbitkan SPLP untuk pemulangan yang bersangkutan ke Indonesia.

NASIONAL | 25 Juni 2021

Gubernur Papua Direncanakan Kembali dari Berobat Juli

"Gubernur Papua Lukas Enembe meminta agar semua menghormati adat yang berlaku hingga 40 hari kedukaan (alm) Klemen Tinal terlewati," ujarnya lagi.

NASIONAL | 25 Juni 2021

ICK Apresiasi Kinerja Polda Sumut Tangkap Penembak Jurnalis

ICK mengapresiasi kerja keras Kapolda Sumut dan jajarannya yang membuahkan hasil menangkap pelaku dan mengungkap kasus pembunuhan wartawan dengan senjata api

NASIONAL | 25 Juni 2021

President University Lolos Seleksi PKKM Kemdikbudristek

President University (PresUniv) lolos seleksi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek.

NASIONAL | 25 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS