Santri Tewas Dikeroyok karena Uang Rp 100.000, Ketua DPD: Miris Sekali
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Santri Tewas Dikeroyok karena Uang Rp 100.000, Ketua DPD: Miris Sekali

Sabtu, 26 Juni 2021 | 18:40 WIB
Oleh : CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti menyesalkan peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya seorang santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). La Nyalla menyebut kejadian tersebut seharusnya bisa dihindari.

“Saya sangat menyesalkan terjadinya pengeroyokan hingga menyebabkan seorang santri meninggal dunia. Miris sekali, karena hanya permasalahan uang Rp 100.000 nyawa seseorang jadi melayang,” ujar La Nyalla, Sabtu (26/6/2021).

Pengeroyokan terhadap santri berinisial M itu terjadi pada Selasa (22/6/2021). Kejadian berawal saat korban mengaku mencuri uang Rp 100.000 milik temannya. Permasalahan sendiri sebenarnya sudah selesai setelah pengurus ponpes memanggil para santri dan korban mengakuinya. Namun, empat pelaku melakukan pengeroyokan hingga korban terluka parah.

Akibatnya, korban mengalami luka di sekujur tubuh dan pendarahan hingga ke otak yang menyebabkannya meninggal dunia. Santri M sendiri baru sebulan berada di pondok. La Nyalla mengatakan pencurian memang tidak dapat dibenarkan. Namun, penyelesaian masalah dengan kekerasan bukanlah solusi, cara itu bahkan menyalahi banyak aturan.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi pengasuh ponpes. Pembinaan yang baik sangat penting untuk menghindari kejadian-kejadian seperti ini,” ucap La Nyalla.

Menurut La Nyalla, para pelaku mungkin tidak bermaksud membunuh. Namun, perbuatan pelaku tetap harus mendapat ganjaran sesuai hukum yang berlaku. Hanya saja, La Nyalla meminta polisi menerapkan peradilan anak bagi pelaku yang masih di bawah umur. Apalagi, tiga dari empat pelaku masih masuk dalam kategori anak.

“Selain itu penting juga dilakukan pendampingan psikologis bagi para pelaku. Karena saya yakin pelaku anak mengalami guncangan moral karena tidak menyangka perbuatannya mereka sampai menyebabkan sang teman meninggal dunia. Namun tetap perilaku mereka tidak bisa dibenarkan,” tegas Senator dari Jatim tersebut.

La Nyalla juga menyoroti maraknya kejadian kekerasan di lingkungan ponpes yang belakangan kerap terjadi. Menurutnya, ada sistem yang harus dibenahi sehingga permasalahan kekerasan di lingkungan ponpes dapat dihindari.

“Saya kira ponpes perlu difasilitasi dengan konseling atau psikolog. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dapat memfasilitasinya agar ada pendampingan lebih dari ponpes terhadap santri-santrinya. Karena dari peristiwa ini kita bisa lihat ada sesuatu yang salah mengenai psikologi santri dan perlu ditangani dengan serius,” kata La Nyalla.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Indonesia Butuh SDM Unggul

Filda mengatakan, bonus demografi harus dicermati secara bijak agar produktivitas dan daya saing penduduk usia produktif di Indonesia terus meningkat.

NASIONAL | 18 September 2021

Pencuri Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah dari ATM Bank Jateng

Pencuri menggasak uang ratusan juta rupiah dari sebuah mesin ATM Bank Jateng di salah satu toko modern di Kota Semarang.

NASIONAL | 18 September 2021

Pendidikan, Alat Ampuh Beradaptasi pada Era Perubahan

Pendidikan kini menjadi alat bantu paling tepat untuk beradaptasi pada era perubahan yang sangat cepat.

NASIONAL | 18 September 2021

U-Dictionary, Cara Amanda Manopo Belajar Bahasa Asing

Sosok Amanda Manopo menginspirasi banyak anak muda lainnya untuk tidak pernah berhenti belajar dimanapun dan kapanpun.

NASIONAL | 18 September 2021

UGM Luncurkan Program Beasiswa Dato' Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro Center

UGM Yogyakarta meluncurkan program beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro (PYC), pada Sabtu (18/9/2021).

NASIONAL | 18 September 2021

BNPB: Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Talaud, Tak Ada Korban Jiwa

Menurut BNPB, angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Kepulauan Talaud namun tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa ini.

NASIONAL | 18 September 2021

Thendri Supriatno: ISDA Upaya Mengedukasi Korporasi Terapkan SDG's

ISDA adalah salah satu upaya mengedukasi korporasi agar ada keseimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial serta kesadaran akan lingkungan.

NASIONAL | 18 September 2021

Intimidasi Kapal Perang Tiongkok, Pakar: Nelayan Indonesia Perlu Eksploitasi ZEE Natuna

nelayan Indonesia di Natuna menyampaikan kapal perang dan penjaga pantai Tiongkok lalu lalang dan mengintimidasi mereka saat menangkap ikan.

NASIONAL | 18 September 2021

Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Waspada

Puan meminta pemerintah melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON 2020 Papua dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberatan Wacana PPN Pendidikan, SPK Indonesia Surati Nadiem dan Sri Mulyani

SPK Indonesia menyurati Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani terkait wacana dikenakannya PPN pada sekolah internasional.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Pameran Virtual Tingkatkan Minat Pembelian Properti

Pameran Virtual Tingkatkan Minat Pembelian Properti

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings