Yayasan Harapan Kita Serahkan Pengelolaan Taman Mini kepada Negara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Yayasan Harapan Kita Serahkan Pengelolaan Taman Mini kepada Negara

Kamis, 1 Juli 2021 | 21:11 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) resmi mengambilalih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pihak Yayasan Harapan Kita (YHK) sudah menyerahkan aset kepada Kemsetneg kemarin, Rabu (30/6/2021).

Dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, YHK disebut sudah mendatangi Setneg sebagai iktikad baik dan bukti tidak ada upaya menghalang-halangi proses alih kelola TMII kepada negara. Langkah YHK ini menyesuaikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang pengelolaan TMII yang diteken Presiden Joko Widodo.

“Tibalah sekarang kami pada saat-saat yang menjadi puncak kegembiraan kami, kegembiraan Yayasan Harapan Kita. Melalui Bapak Presiden, kami serahkan pemilikan Taman Mini kepada Pemerintah Republik Indonesia. Semoga Pemerintah sudi menerimanya. Dengan demikian, terasa terpenuhilah harapan kami, mempersembahkan kembali hasil kegotongroyongan masyarakat ini kepada rakyat, bangsa dan negara Indonesia yang tercinta. Suatu persembahan, yang mungkin hanya merupakan sekeping wujud kebudayaan dari bangunan kebudayaan Indonesia yang besar dan indah, kepada generasi Indonesia di masa kini dan masa nanti. Semoga bangsa dan negara bergembira menerimanya,” begitu siaran pers YHK, Kamis (1/7/2021).

Selama ini, YHK mengelola TMII sebagai bentuk kontribusi kepada negara pula. YHK melakukan tugas mengelola TMII dimana saat ini, TMII memiliki sumber daya manusia yang kemampuannya berbasis pada kompetensi manajerial dan kompetensi teknis terhadap keterampilan, atribut perseorangan, dan ilmu pengetahuan yang tercermin dari perilaku kinerja yang terukur dan dapat dievaluasi.

“Dan saya juga teringat, betapa masyarakat menyatakan setuju dan tidak setuju terhadap pelaksanaan gagasan itu (pengalihan pengelolaan TMII ke negara). Sebagian dengan suara yang tenang, sebagian lagi dengan suara yang lantang. Kami berterima kasih kepada mereka yang tidak setuju. Karena, ketidaksetujuan mereka sebenarnya ingin mengingatkan kami agar kami tidak berbuat salah. Dengan begitu mendorong kami untuk bekerja lebih berhati-hati. Sampai dalam wujudnya sekarang, taman ini telah menelan biaya sebesar Rp 4,5 miliar yang dikeluarkan oleh Yayasan Harapan Kita,” lanjut keterangan tersebut.

Selama ini pengelolaan TMII terdiri dari para pimpinan, staf organik dan non-organik dengan keahlian serta pengalaman mengelola keberagaman bentuk dan tipe penatakelolaan yang bersifat struktural, fungsional dan terkoordinasi. Saat ini, total terdapat sumber daya manusia sejumlah 700 orang dengan berbagai bangunan dan fasilitas. Di antaranya adalah 34 anjungan bagi setiap provinsi di seluruh Indonesia, 16 museum, 7 tempat peribadahan, 12 unit flora dan fauna, serta 9 wahana rekreasi.

Selama kurang lebih 46 tahun YHK telah melaksanakan tugas negara untuk mengelola konservasi budaya berskala besar dengan melayani berbagai lapisan masyarakat Indonesia yang datang mengunjungi monumen budaya ini. Termasuk juga tamu negara, kepala negara, kepala pemerintahan, dan duta besar dan perwakilan negara sahabat.

"Semua pencapaian itu semata-mata merupakan proses belajar yang tiada henti untuk menjadi lebih baik dengan tujuan utama melestarikan kemegahan budaya dan mengharumkan nama bangsa Indonesia," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menteri Bintang: Siapkan Generasi Berkualitas, Pendidikan Karakter Penting bagi Anak

Pendidikan karakter bagi anak dinilai penting guna mempersiapkan generasi mendatang yang berkualitas menuju Indonesia layak anak 2030 dan Indonesia Emas 2045

NASIONAL | 20 September 2021

Besok, KPK Jadwalkan Periksa Anies dan Prasetio Edi Soal Korupsi Tanah Munjul

Tim penyiik KPK menjadwalkan memeriksa Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi terkait kasus dugaan korupsi tanah di Munjul.

NASIONAL | 20 September 2021


BNPT Silaturahmi Kebangsaan ke Suku Badui

BNPT silaturahmi kebangsaan dan bakti sosial ke Suku Badui Dalam dan Badui Luar di Bojong Menteng, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu-Minggu (18-19/9/2021).

NASIONAL | 20 September 2021

Hakim Bacakan Surat Pencabutan Permohonan Praperadilan Yahya Waloni

Hakim pada persidangan meminta klarifikasi dari tim pengacara yang mengatasnamakan diri sebagai kuasa hukum Yahya Waloni terkait surat pencabutan permohonan itu

NASIONAL | 20 September 2021

Kontak Tembak dengan KKB Kembali Terjadi di Kiwirok

Kontak tembak antara anggota TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), kembali terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NASIONAL | 20 September 2021

Praktisi Pertanahan Apresiasi Pemerintah dalam Kebijakan Land Reform

Menurut Hery Sarmanto, segala kebijakan yang mencakup reforma agraria dalam pelaksanaannya harus didukung dengan sosialisasi maupun Law Enforcement.

NASIONAL | 20 September 2021

Ditjen Politik dan PUM Kemdagri Asah Kompetensi SDM Bidang Kehumasan

Aparatur di lingkungan Dirjen Politik dan PUM diharapkan saling bersinergi secara bersama-sama dengan harapan mampu menyeimbangkan kualifikasi SDM Kehumasan.

NASIONAL | 20 September 2021

Pelemparan Batu ke Kereta Api Kembali Marak, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengecam aksi pelemparan batu yang akhir-akhir ini marak dilakukan terhadap kereta api di sejumlah daerah.

NASIONAL | 20 September 2021

Menteri PPPA Kecam Penyerangan Nakes dan Guru di Pegunungan Bintang

Tragedi pembakaran Puskesmas Kiwirok yang dilakukan KKB mengakibatkan Gabriela Meilan, nakes berusia 22 tahun tewas sangat memprihatinkan

NASIONAL | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Solusi Lapas Overcrowded, Amnesti atau Grasi Massal Narapidana?

Solusi Lapas Overcrowded, Amnesti atau Grasi Massal Narapidana?

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings