ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi: Kasus Pungli di TPU Cikadut Berakhir Damai

Penulis: WM
Senin, 12 Juli 2021 | 17:08 WIB
Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19.
Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, kedua belah pihak antara pemikul berinisial R dan warga ahli waris berinisial YT yang terlibat adanya dugaan kasus pungutan liar (pungli) pemakaman jenazah di TPU khusus Covid-19 Cikadut, Kota Bandung, Jawa Barat, sepakat untuk berdamai.

"Jadi sudah ada pengembalian uang sebanyak Rp 2,8 juta, kemudian mereka mau aman dan tidak diramaikan, kedua belah pihak ada kesepakatan untuk damai," kata Ulung, di Bandung, Senin (12/7/2021).

Menurut Ulung, sejauh ini belum ditemukan adanya unsur pungli dalam kasus tersebut. Karena berdasarkan pemeriksaan awal, kedua belah pihak menyebut sudah ada kesepakatan dalam pembayaran Rp 2,8 juta itu.

Pasalnya, Ulung menjelaskan, saat itu ahli waris ingin segera memakamkan jenazah pada saat itu juga. Sedangkan kondisi dan jumlah petugas pemikul di TPU Cikadut, menurutnya sedang tidak optimal untuk menyegerakan pemakaman tersebut.

ADVERTISEMENT

"Karena biasanya ada yang meninggal 3-5 jenazah, tapi selama dua pekan ini per hari bisa mencapai 50 jenazah dan bahkan pada malam kejadian itu ada 60-70 jenazah," kata Ulung.

Akibat dari kondisi itu, menurut Ulung petugas pemikul di TPU Cikadut menawarkan untuk menggunakan jasa pemikul dari masyarakat setempat. Lalu, kata Ulung, ada kesepakatan antara YT dengan masyarakat setempat untuk membayar uang sebesar Rp2,8 juta.

"Keesokan harinya viral terjadi pungli di Pemakaman Cikadut dengan meminta uang Rp 4 juta, sudah kita konfirmasi tidak ada Rp 4 juta tapi Rp 2,8 juta, itu pun hasil kesepakatan antara saudara Yunita dengan masyarakat setempat," ungkap Ulung.

Sehingga Ulung pun memastikan bahwa ahli waris yang mengaku terkena pungli itu bukan diminta biaya oleh petugas resmi TPU Cikadut, melainkan melakukan transaksi dengan warga setempat. Ulung pun memastikan bahwa kabar yang beredar di media sosial terkait hal tersebut belum tentu benar.

Atas adanya kejadian itu, Ulung menyampaikan pihak kepolisian merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Bandung agar menambah jumlah petugas pemikul di TPU Cikadut karena jumlah jenazah yang cukup banyak untuk dimakamkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bandung Bambang Suhari mengatakan, pihaknya pun sepakat untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Polrestabes Bandung terkait perlu adanya penambahan petugas di TPU Cikadut.

Dia pun menyadari bahwa adanya kekurangan petugas pemikul di TPU Cikadut itu berdampak pada kondisi fisik petugas yang bisa saja mengalami kelelahan.

"Itu tidak bisa kita abaikan, maka rekomendasi ditambahnya jumlah personel kami sependapat, dan kami sudah mengupayakan itu," tutur Bambang.



Bagikan

BERITA TERKAIT

Pungutan Sumbangan Sekolah Negeri Masih Terjadi di Banjarnegara

Pungutan Sumbangan Sekolah Negeri Masih Terjadi di Banjarnegara

NUSANTARA
Sempat Viral Tangani Pungli, Inilah Sejumlah Gebrakan Ganjar di Bidang Pendidikan

Sempat Viral Tangani Pungli, Inilah Sejumlah Gebrakan Ganjar di Bidang Pendidikan

NASIONAL
Larang Pungli, Ganjar Ingatkan soal Pakta Integritas di Hadapan Kepala Sekolah se-Jateng

Larang Pungli, Ganjar Ingatkan soal Pakta Integritas di Hadapan Kepala Sekolah se-Jateng

NUSANTARA
Ganjar Siap Tindak Tegas Pungli di Sekolah

Ganjar Siap Tindak Tegas Pungli di Sekolah

NUSANTARA
Tahanan KPK Diduga Bayar Pungli hingga Puluhan Juta Per Bulan

Tahanan KPK Diduga Bayar Pungli hingga Puluhan Juta Per Bulan

NASIONAL
Politisi Demokrat: Pungli di Rutan KPK Kecil-kecilan tetapi Harus Ditindak Tegas

Politisi Demokrat: Pungli di Rutan KPK Kecil-kecilan tetapi Harus Ditindak Tegas

NASIONAL

BERITA TERKINI

Video: Rekonstruksi Jasad Wanita di Septic Tank

MULTIMEDIA 6 menit yang lalu
1067817

Firli Bahuri Klaim Tidak Ada Pimpinan KPK yang Bertemu Tahanan

NASIONAL 7 menit yang lalu
1067822

Menkop UKM: Sepinya Pasar Tanah Abang Bukan Sekadar Online vs Offline

EKONOMI 8 menit yang lalu
1067821

1.000 Polisi Amankan Demo Bela Rempang di Patung Kuda

MEGAPOLITAN 10 menit yang lalu
1067819

Pengakuan Chaca Novita, Pemeran Film Dewasa Produksi Kelas Bintang Seusai Jalani Pemeriksaan

MEGAPOLITAN 14 menit yang lalu
1067818

Tonton Sinema Ribetnya Ngurus Bini Hanya di BTV Malam Ini

LIFESTYLE 18 menit yang lalu
1067816

Kolaborasi Wujudkan Hiburan Berkualitas, MVP Jalin Kemitraan Strategis dengan B-Universe

EKONOMI 20 menit yang lalu
1067814

Prediksi Bayern Munchen vs MU: Upaya Ten Hag Hindari Pemecatan

SPORT 21 menit yang lalu
1067815

Video: Indra Sjafri Umumkan 22 Nama Pemain Timnas di Asian Games 2023

MULTIMEDIA 26 menit yang lalu
1067813

Alami Gizi Buruk, Bocah Perempuan di Sukabumi Harus Putus Sekolah

NUSANTARA 36 menit yang lalu
1067812
Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT