Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Proyek, Anggota DPRD Sikka Dikecam
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Proyek, Anggota DPRD Sikka Dikecam

Senin, 12 Juli 2021 | 22:51 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Jajaran organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengecam keras pernyataan anggota DPRD Sikka Benediktus Lukas Raja yang menyebutkan pandemi Covid-19 telah dijadikan “proyek” oleh para tenaga kesehatan (nakes) untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Pernyataan Benediktus tersebut disampaikan dalam rapat di DPRD Sikka pada Jumat (9/7/2021). Pernyataan Benediktus terekam dalam video yang kemudian di unggah di akun Youtube milik LoisWoi NTT. Video yang sama juga kemudian diunggah oleh Benediktus Lukas Raja di akun Facebook atas nama Dicky Raja.

Dalam video itu, disebutkan antara lain pandemi Covid-19 tak kunjung selesai meski sudah menerapkan protokol kesehatan 5M. Tetapi kalau tes Covid-19 dihentikan, anggaran disetop, beritanya dihilangkan, dan bubarkan timnya, maka pamdemi Covid-19 akan berakhir.

Pernyataan dalam video Youtube dan unggahan di akun Facebook tersebut, dinilai oleh jajaran organisasi profesi kesehatan di Sikka berpotensi menimbulkan kegaduhan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19 serta merugikan masyarakat Sikka.

Dalam video itu disebutkan pula beberapa kalimat yang dinilai sangat menyinggung profesi tenaga kesehatan:

“Jangan sampai pandemi ini dijadikan proyek untuk menghabiskan uang rakyat. Siapa yg habiskan, kita semua tahu. Bisnis rapid test, bisnis APD, bisnis obat-obatan.”

“Pak Bupati, Pak Sekda, tolong dievaluasi juga dengan para dokter. Kita setuju kita perhatikan mereka. Mereka adalah garda terdepan para nakes. Tetapi jangan jadikan ini sebagai proyek".

“Jangan sampai di rumah sakit semua fokus urus Covid karena insentifnya besar.” Kalau penyakit jantung, ginjal, usus buntu, dan lain-lain kan biayanya kecil. Sehingga orang tidak fokus itu. Yang diurus adalah Covid.”

“Kalau mau ke UGD, harus di-rapid dulu. Tunggu hasilnya berjam-jam.”

Akibat pernyataan itu, pimpinan DPRD Sikka langsung menutup rapat sehingga terjadi keributan. Bahkan, ada anggota DPRD yang merobek bajunya sebagai tanda protes.

Terhadap pernyataan-pernyataan tersebut, jajaran organisasi profesi kesehatan di Sikka menyatakan menolak dengan keras isi pernyataan yang menyebutkan dokter dan nakes jangan jadikan Covid-19 sebagai proyek.

"Dokter dan nakes yang bekerja di rumas sakit, puskesmas, laboratorium, dan lain-lain tidak ada urusan dengan proyek," demikian siaran pers organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Sikka, yang diterima Beritasatu.com, Senin (12/7/2021).

Mereka yang membuat pernyataan sikap adalah dr Mario B Realino Nara (mewakili Ikatan Dokter Indonesia Cabang Sikka), drg Harlin Hutauruk (Persatuan Dokter Gigi Indonesia Wilayah NTT), Martina Pali (Ikatan Bidan Indonesia Cabang Sikka), Yohanes Bosko (Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Sikka), Muhammad Ishadi Karim (Pengurus Cabang Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Sikka), dan Yaviani Margaretis (Persatuan Ahli Gizi Indonesia Cabang Sikka).

Lalu, ada juga Nona Rusli (Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Sikka), Fitri Hariyati (Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia Pengurus Cabang Sikka), Arnoldus Yanssen Nurak (Dewan Pimpinan abang Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia Kkabupaten Sikka), Romualdus Suyono (Pengurus Cabang Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Kabupaten Sikka), dr FX Lameng (Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Cabang Sikka), Maria Virgo Lengga (Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia Cabang Sikka), Yohanes Kanti Mayolis (Perhimpunan Radiografer Indonesia Cabang Sikka), Emiliana Sariyati Boro (Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Sikka), Rosa Mary Flora (Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Cabang Sikka), dan Maria Domingga Putri Abdi (Ikatan Elektromedis Indonesia).

“Kami pelayan pasien. Kami hanya pelaksana regulasi, bukan pembuat regulasi. Jika ingin mengkritisi proyek maka tidaklah tepat jika nakes yang menjadi sasarannya. Sekali lagi, kami hanya melayani pasien. Jika memang mengurus pasien COVID_19 dianggap sebagai proyek, kami siap untuk tidak lagi melayani pasien Covid-19 sebagai pelaksanaan ‘mendukung penghapusan proyek covid oleh dokter dan tenaga kesehatan,” kata mereka.

Untuk itu, organisasi profesi kesehatan di Sikka menuntut klarifikasi atas berbagai pernyataan dan tuduhan Benediktus Lukas Raja yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang ada. Benediktus Lukas Raja didesak memberikan permohonan maaf secara terbuka di media massa selama tiga hari berturut-turut, apabila tidak sanggup membuktikan pernyataan dan tuduhannya dalam video tersebut.

Mendesak Badan Kehormatan DPRD Sikka untuk memberikan sanksi kepada Benediktus Lukas Raja atas berbagai pernyataannya yang berpotensi menimbulkan rasa tidak percaya masyarakat kepada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, melemahkan upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Nakes Korban Penyerangan KKB di Papua Bantah Dokter Restu Pegang Senjata

Saat insiden pembakaran dan perusakan terjadi mereka berempat melarikan diri dengan melompat ke dalam jurang yang ada di dekat puskesmas.

NASIONAL | 20 September 2021

Komisi VIII DPR Setujui Anggaran BNPB Tahun 2022 Sebesar Rp 1,127 Triliun

Kegiatan prioritas nasional tersebut di antaranya pendampingan pengelola infrastruktur darurat, penyaluran DSP atau dana siap pakai, distribusi logistik.

NASIONAL | 20 September 2021

Dipanggil KPK Besok, Anies: Insyaallah, Saya Hadir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok, Selasa (21/9/2021)

NASIONAL | 20 September 2021

Siti Nurbaya: Masyarakat Berkesadaran Hukum Bagian Solusi Permanen Kendalikan Karhutla

Siti menjelaskan sejak tahun 2020 sudah mulai disempurnakan langkah-langkah penanganan karhutla menuju solusi permanen.

NASIONAL | 20 September 2021

Jokowi Beri Bantuan Rp 100 Juta untuk Mantan Ratu Bulutangkis Indonesia yang Sakit Kanker

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan kepada Verawati Fajrin, legenda bulutangkis Indonesia yang sedang sakit kanker.

NASIONAL | 20 September 2021

Wagub Riza Yakin Anies dan Prasetio Tidak Terlibat Kasus Korupsi Tanah di Munjul

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tidak terlibat kasus dugaan korupsi tanah di Munjul.

NASIONAL | 20 September 2021

Anies dan Prasetio Dipanggil KPK Soal Korupsi Tanah Munjul, Wagub Riza: Mereka Taat Hukum

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi taat hukum terkait pemanggilan KPK soal korupsi tanah.

NASIONAL | 20 September 2021

Ketua DPRD DKI Siap Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Korupsi Tanah Munjul

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi siap memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi tanah di Munjul, Selasa (21/9/2021) besok.

NASIONAL | 20 September 2021

Asosiasi Biometrik Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

Aosiasi Industri Teknologi Biometrik Indonesia berpandangan bahwa RUU PDP yang saat ini tengah dibahas di DPR dan pemerintah sebagai landasan hukum

NASIONAL | 20 September 2021

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Diduga Kuat Korsleting Listrik

Polda Metro Jaya belum memastikan penyebab kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan.

NASIONAL | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

MEGAPOLITAN | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings