Pandemi Covid-19 dan Keteladanan Mandela
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi Covid-19 dan Keteladanan Mandela

Minggu, 18 Juli 2021 | 17:47 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Peringatan Hari Internasional Nelson Mandela pada 18 Juli tahun ini mempunyai makna tersendiri di tengah perjuangan bangsa Indonesia dan masyarakat dunia melawan pandemi Covid-19.

Setidaknya, perlu disadari bersama bahwa pandemi Covid-19 berakibat buruk karena meningkatkan kemiskinan. Karena itu, dibutuhkan solidaritas antarsesama anak bangsa dan sesama umat manusia di dunia untuk segera mengatasi pandemi Covid-19 sekaligus menjamin hak hidup manusia yang merupakan bagian tak terpisahkan dari hak asasi yang menjadi perjuangan Nelson Mandela.

Hal itu dikatakan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, RES Fobia kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Sebagaimana diketahui, setiap tanggal 18 Juli masyarakat internasional memperingati Hari Internasional Nelson Mandela, yang diambil dari tanggal kelahirannya, 18 Juli 1918.

Dunia mengenalnya sebagai seorang pejuang besar hukum, keadilan, peradaban politik, dan hak asasi manusia. Setelah mengalami pemenjaraan selama 27 tahun, Mandela kemudian bebas pada 11 Februari 1990.

Nelson Mandela kemudian terpilih secara demokratis menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan untuk masa jabatan 1994-1999. Mandela sendiri sering dikenal luas dengan sebutan Madiba, gelar kehormatan yang dilekatkan untuk semua anggota klannya.

RES Fobia mengatakan, sehubungan dengan peringatan Hari Internasional Nelson Mandela, khususnya di tengah pergumulan masyarakat internasional dan Indonesia karena Covid-19 dan berbagai dampaknya, maka ada beberapa pandangan strategis penting yang perlu perhatikan.

Pertama, pesan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang antara lain meminta masyarakat dunia merenungkan kembali kehidupan dan warisan seorang advokat global legendaris untuk martabat, kesetaraan, keadilan, dan hak asasi manusia.

Selain itu, Gutteres juga mengingatkan masyarakat dunia bahwa, pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung telah membuat penyakit ini lebih akut dan memperlambat kemajuan selama bertahun-tahun dalam perjuangan global melawan kemiskinan.

Ia menyebutkan, seperti biasa di masa krisis, mereka yang terpinggirkan dan terdiskriminasilah yang paling menderita, sering kali disalahkan atas masalah yang tidak mereka sebabkan.

Gutteres menegaskan, pandemi telah menunjukkan pentingnya solidaritas dan persatuan manusia, nilai-nilai yang diperjuangkan dan dicontohkan oleh Nelson Mandela dalam perjuangan seumur hidupnya untuk keadilan.

Kedua, pentingnya tanggapan nasional. Suatu peringatan hari internasional, apa pun itu, termasuk peringatan Hari Internasional Nelson Mandela, sepatutnya ditanggapi dalam bentuk konkrit. Tak hanya simbolistik tetapi hendaknya digerakkan ke dalam desaian strategis untuk tindakan nyata atas berbagai tata nilai positif yang telah diteladankannya.

“Tetap setia dan terus bersemangat menggerakkan tata nilai berketeladanan itu dalam bentuk penyadaran, semangat dan motivasi ke ranah publik layanan pendidikan misalnya, dapat ikut mengekalkan pemaknaan strategis atas berbagai buah kehidupan yang pernah dikerjakan Mandela,” kata alumnus Fakultas Hukum UNS dan Graduate School of Policy Studies – Kwansei Gakuin University – Japan ini.

Ketiga, upaya sistematis untuk terus mengerjakan kebaikan. Kita sedang menyaksikan kekerasan dan jatuhnya ratusan korban justru di Afrika Selatan sendiri, setelah penahanan mantan Presiden Jacob Zuma. Keadaan di Myanmar juga belum kunjung membaik.

Dampak Covid-19 juga mempengaruhi cara tangggap yang tidak manusiawi seperti yang dilakukan oleh seorang anggota Satpol PP di Gowa, Sulawesi Selatan. Presiden Jokowi bahkan sampai mengingatkan untuk tidak bersikap keras dan kasar, tetapi tegas dan santun.

Menteri Dalam Negeri juga sudah menerbitkan surat edaran kepada Satpol PP terkait penertiban dalam pelaksanaan PPKM. “Dalam keadaan seperti ini, saya pikir keteladanan Mandela dalam cara berjuangnya dapat menginspirasi semua pihak untuk membangun, menjaga dan mengerjakan hubungan kerja yang baik, humanis, dan solutif,” ujar Mitra Kerja Indeks Demokrasi Indonesia tersebut.

Keempat, dampak lanjutan. Perlu terus diingatkan untuk menjadi kepedulian kita bersama bahwa Covid-19 jelas berakibat buruk karena menyebabkan bertambahnya kemiskinan dan kelaparan.

Mandela pernah mengingatkan dunia pada tahun 2005 bahwa kemiskinan itu tidak alami. Menurutnya, kemiskinan adalah buatan manusia dan dapat diatasi dan diberantas oleh tindakan manusia. Mengatasi kemiskinan bukanlah sikap amal. Ini adalah tindakan keadilan. Ini adalah perlindungan hak asasi manusia yang mendasar, hak atas martabat dan kehidupan yang layak. Sementara kemiskinan terus berlanjut, tidak ada kebebasan sejati. Karena itu, pemikiran Mandela perlu dimaknai secara tepat guna.

“Saya pikir hal ini penting untuk Indonesia dan bermanfaat untuk tata kelola pemerintahan, proyeksi dan praktikalitas atas berbagai potensi kewilayahan, konstruksi saling pengertian, solidaritas, kerja sama dalam konteks hubungan sosial, dan urgensi koordinasi antarlembaga dan pejabat berwenang. Deret makna ini adalah beberapa poin mendasar yang harus terus dikerjakan secara bertanggungjawab,” ujar RES Fobia.

Kelima, sikap rendah hati dan berterima kasih. Suatu ketika Mandela berkata, “Saya berdiri di sini, di hadapan Anda, bukan sebagai seorang nabi, tetapi sebagai hamba yang rendah hati dari Anda. Pengorbanan Anda yang tak kenal lelah dan heroik, telah memungkinkan saya untuk berada di sini hari ini.”

Saat ini bangsa Indonesia dan masyarakat dunia sedang menghadapi banyak masalah karena Covid-19 dan berbagai dampak ikutannya. Karena itu, semua elemen bangsa harus ikut bertanggungjawab mewujudkan semangat perlindungan yang kuat, langkah penghampiran yang jelas, dan kerja penanganan yang efektif. Sebab, terkadang tantangan hanya dapat diselesaikan dengan banyak uluran tangan untuk saling menguatkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri menjelaskan alasan Baguna PDIP selalu bangun dapur umum saat operasi pascabencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Fahri Hamzah Puji Kinerja Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 26,1 Triliun

Eks Ketua DPR, Fahri Hamzah memuji kinerja Kejaksaan Agung yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 26,1 triliun dari penanganan perkara korupsi.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Minta Kepala Daerah Pastikan Keluarga Miskin Ekstrem Terima Bantuan

Wapres Maruf Amin meminta para kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima seluruh program bantuan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pemuda Pegiat Mangrove Minta Beasiswa kepada Jokowi

Seorang pemuda pegiat mangrove di Bengkalis, Riau bernama Kasbul Asror meminta mendapat beasiswa saat bertemu Presiden Jokowi. Asror meminta beasiswa kursus.

NASIONAL | 28 September 2021

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden, Fadjroel Rachman membenarkan informasi yang menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

NASIONAL | 28 September 2021

Megawati Minta Para Kepala Daerah PDIP Siapkan Peta Jalan Tanggap Bencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kepada daerah dari PDIP untuk mempersiapkan peta jalan tanggap bencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Rencana Buka Prodi Kedokteran, PresUniv Kerja Sama dengan Unpad

Rencana PresUniv membangun Prodi Kedokteran maju selangkah dengan menggandeng Unpad dalam deklarasi pembinaan/pendampingan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah dan Orang Tua Wajib Jaga Prokes Anak

Untuk menghindari klaster baru, sekolah dan orang tua wajib menjaga protokol kesehatan (prokes) pada anak.

NASIONAL | 28 September 2021

Menhub Minta Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Kapolri Jenderal Listyo Sigit berkirim surat ke Presiden Jokowi dan meminta untuk merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK, termasuk Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Bursa Eropa Melemah karena Imbal Hasil Obligasi dan Ekonomi Tiongkok

Bursa Eropa Melemah karena Imbal Hasil Obligasi dan Ekonomi Tiongkok

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings