18 Pegawai KPK Gagal TWK Bersedia Ikuti Diklat Bela Negara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

18 Pegawai KPK Gagal TWK Bersedia Ikuti Diklat Bela Negara

Rabu, 21 Juli 2021 | 09:41 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 18 dari 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Diketahui dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 di antaranya masih bisa dibina, sementara 51 lainnya masuk kategori "merah" dan akan diberhentikan pada November 2021.

"Iya sampai saat ini sudah 18 orang yang telah menyatakan kesediaanya untuk mengikuti diklat bela negara," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam keterangannya, Rabu (21/7/2021).

Ghufron mengatakan, 24 pegawai yang diberi kesempatan mengikuti diklat bela negara merupakan hasil perjuangan KPK agar para pegawai yang gagal dalam asesmen TWK masih diberi kesempatan untuk menjadi pegawai KPK. Namun, kata Ghufron, pihaknya menyerahkan kepada masing-masing pegawai untuk mengambil kesempatan tersebut atau tidak.

"Prinsipnya ini hak dari pegawai untuk mengikuti diklat bela negara sebagai syarat untuk diangkat sebagai ASN KPK, karena itu kami mempersilahkan kepada pegawai untuk menggunakan hak nya atau tidak," kata Ghufron.

Sekjen KPK, Cahya Harefa mengatakan, pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan merupakan bagian dari proses alih status pegawai KPK menjadi ASN. Bekerja sama dengan Kemhan, diklat tersebut akan dimulai pada Kamis (22/7/2021) besok hingga akhir Agustus mendatang.

"Diklat akan digelar di Universitas Pertahanan RI Sentul, Bogor mulai tanggal 22 Juli hingga 30 Agustus 2021," kata Cahya.

Dikatakan, dari 24 pegawai yang diberi kesempatan, tercatat 18 orang telah bersedia untuk mengikuti diklat. Kesediaan itu ditunjukkan 18 pegawai dengan menandatangani formulir kesediaan.

"Dari 18 pegawai yang bersedia, 16 orang akan mengikutinya secara langsung, sedangkan 2 pegawai yang masih menjalani isolasi mandiri Covid-19 akan mengikutinya secara daring," kata Cahya.

Cahya memaparkan, materi diklat meliputi studi dasar, inti, dan pendukung. Studi dasar mencakup wawasan kebangsaan seperti empat konsensus dasar negara, sishankamrata, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta pencegahan dan penanggulangan terorisme/radikalisme dan konflik sosial.

Sementara studi inti yaitu mengembangkan nilai-nilai dan keterampilan dasar bela negara, sedangkan studi pendukung antara lain pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan, muatan lokal (KPK), serta bimbingan dan pengasuhan

"KPK berharap melalui diklat ini dapat menciptakan dan menumbuhkembangkan kesadaran bela negara serta wawasan kebangsaan bagi Insan KPK dalam menjalankan tugas-tugas pemberantasan korupsi," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lindungi Keluarga, Astra Life Ajak Generasi Sandwich Miliki Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Nilai kekeluargaan yang lekat di masyarakat Indonesia mengajarkan bahwa sudah sejatinya setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya ketika sudah dewasa termasuk mendukungnya secara finansial ketika orang tua mereka sudah memasuki usia lanjut

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang tersangka perkara dugaan korupsi pada Perum Perindo

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Dirikan Gores Denai, Ayesha Felice Dorong Anak Muda Berani Bersaing di Ranah Internasional

Gadis Sampul 2019 itu kemudian menginisiasikan Gores Denai sebagai pembuka jalan dan ruang kesempatan bagi anak-anak Indonesia.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Wapres: Mari Ciptakan SDM Unggul

Wakil Presiden KH Maruf Amin menyatakan Indonesia harus mampu mencapai visi emasnya untuk tahun 2045, yang bertumpu pada sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Mobil Pintar Askrindo Diapresiasi Deputi SDM dan TI Kementerian BUMN

Deputi SDM dan TI Kementerian BUMN memberikan apresiasi kepada Askrindo atas program penyaluran bantuan pendidikan di Labuan Bajo.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Saksi Kasus Korupsi Meninggal Dunia di Kejaksaan Agung

IP kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju ke Rumah Sakit Adhyaksa. Namun, yang bersangkutan meninggal dunia.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Kembali Dilaporkan Novel Baswedan ke Dewas

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli kembali dilaporkan eks penyidik, Novel Baswedan ke Dewas KPK atas dugaan berkomunikasi terkait perkara.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Kentungan dan Selawat Sambut Sandiaga di Desa Wisata Saung Ciburial

Terdengar suara selawat dan meriahnya bunyi kentungan yang ditabuh warga untuk menyambut Sandiaga yang juga akrab dipanggil Mas Menteri.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Aliansi BEM SI Serahkan Kajian 7 Tahun Pemerintahan Jokowi ke Moeldoko

BEM SI menyerahkan dokumen kajian 7 tahun Presiden Jokowi atau dua tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

NASIONAL | 21 Oktober 2021

Moeldoko: Capaian Reforma Agraria Lampaui Target

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebutkan pelaksanaan program reforma agraria telah melampaui target

NASIONAL | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

OLAHRAGA | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings