Kades Diminta Pantau Warga Terdampak Pandemi
Logo BeritaSatu

Kades Diminta Pantau Warga Terdampak Pandemi

Kamis, 22 Juli 2021 | 20:41 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta kepala desa (Kades) dan relawan desa lawan Covid-19 untuk terus menerus memantau warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Halim Iskandar mengatakan, seluruh warga desa yang terdampak ekonomi harus mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

“Jangan sampai ada warga desa yang terdampak (Covid-19), baik dari sisi ekonomi dan kesehatan yang tidak tertangani,” ujar Halim Iskandar pada Rapat Virtual terkait Percepatan Realisasi Bantuan Sosial Provinsi Jawa Timur, Kamis (22/7/2021).

Halim Iskandar mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan telah melakukan berbagai relaksasi untuk mempermudah dan mempercepat proses penyaluran BLT Dana Desa. Menurutnya, relaksasi tersebut memungkin BLT Dana Desa diberikan secara rapel.

Halim Iskandar berharap, pemerintah daerah dapat membantu percepatan penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat.

“Kemarin-kemarin BLT dana desa hanya bisa disalurkan tiap bulan. Hari ini sudah lebih disederhanakan lagi dan bisa dirapel, sehingga bisa tiga bulan langsung (dicairkan), untuk kemudian diberikan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat),” terangnya.

Menurut Halim Iskandar, data KPM BLT Dana Desa tahun ini merujuk pada data KPM BLT Dana Desa tahun lalu, yang sudah melalui verifikasi ulang. Meski demikian, data KPM tersebut bisa saja berubah sesuai dengan kondisi ekonomi warga di masing-masing desa.

“Data penerima BLT Dana Desa sangat fleksibel. Hari ini bisa saja berkurang, bulan depan bisa saja bertambah karena situasi yang mengharuskan,” jelas Halim Iskandar.

Dirinya menjelaskan, BLT Dana Desa diprioritaskan untuk warga desa yang kehilangan mata pencaharian dan belum mendapatkan jaring pengaman sosial lainnya. Pendataan KPM BLT Dana Desa dilakukan oleh relawan desa lawan Covid-19 berbasis RT, yang kemudian diputuskan melalui Musyawarah Desa (Musdes).

“Yang kehilangan mata pencaharian karena sekarang nggak bisa buka warung misalnya, ini masuk sebagai KPM. Nah ketika sudah bisa buka warung lagi, mata pencahariaannya kembali, bisa saja dikeluarkan dari KPM. Sangat fleksibel sekali. Yang penting pendataannya betul dan diputuskan di Musyawarah Desa,” terang Halim Iskandar.

Ia menjelaskan, dana desa yang bersumber dari APBN tersebut saat ini fokus pada tiga hal, yakni BLT Dana Desa, Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dan program Desa Aman Covid-19. Adapun target utama dari tiga program tersebut menurutnya, adalah untuk meningkatkan kesehatan dan daya beli masyarakat di desa.

“Program lain kita pikirkan berikutnya, yang penting sekarang kita fokus dulu untuk itu,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil Minta 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Terapkan PPKM Level 4

Ridwan Kamil meminta 27 bupati/wali kota yang ada di Jabar untuk menerapkan kewaspadaan PPKM level 4.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Ini Fakta Baru yang Terkuak dalam Sidang Kasus Mafia Tanah di PN Tangerang

Sidang lanjutan kasus mafia tanah di PN Tangerang, hadirkan dua saksi.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Dukung Produk dalam Negeri, Mendikbudristek Bentuk Konsorsium Laptop Merah Putih

Guna mendorong mendorong penggunaan produk dalam negeri di sektor pendidikan, Mendikbudristek membentuk konsorsium yang akan memproduksi laptop Merah Putih.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Ekonom dan Tokoh Pers Christianto Wibisono Meninggal di Usia 76 Tahun

Dia merupakan pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia yang menjadi rujukan banyak pengambil keputusan di bidang bisnis dan politik.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Sekjen Kemdes: Kawasan Timur Sumbu Baru Pembangunan Indonesia

Sekjen Kemdes PDTT menilai pergeseran arah ke wilayah Indonesia Timur untuk menimbulkan rasa keadilan dan tidak ada lagi diskriminasi dalam pembangunan.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Ingat! Tenaga kerja Asing Tidak Lagi Bisa Masuk ke Indonesia

Tenaga kerja asing sudah tidak bisa masuk lagi ke Indonesia.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Kemtan Pastikan Stok Beras Nasional Aman

Kemtan memastikan ketersediaan beras nasional saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

NASIONAL | 22 Juli 2021

10 Hotel Besar di Kota Batu Jatim Hentikan Operasional selama PPKM

10 hotel besar di Kota Batu Jawa Timur menghentikan kegiatan operasional selama PPKM.

NASIONAL | 22 Juli 2021

Mendagri Terbitkan Aturan Perpanjangan PPKM Mikro

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro).

NASIONAL | 22 Juli 2021

Wakil Ketua DPRD Sulsel Apresiasi Pengembangan Porang dan Walet Kemtan

Wakil Ketua DPRD Sulsel mengapresiasi upaya Kemtan kembangkan komoditas porang dan sarang burung walet di luar pulau Jawa.

NASIONAL | 22 Juli 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS