Bambang Brodjonegoro: Revisi Statuta UI Sudah Akomodir Usulan 4 Organ UI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bambang Brodjonegoro: Revisi Statuta UI Sudah Akomodir Usulan 4 Organ UI

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:53 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) sekaligus Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI Prof Bambang Brodjonegoro mengatakan revisi statuta UI sudah mengakomodir usulan atau masukan dari 4 organ UI, yakni MWA, Rektorat, Dewan Guru Besar (DGB) dan Senat Akademika (SA). Revisi itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 tahun 2021.

Bambang mengatakan keterlibatannya dalam pembuatan revisi Statuta UI pada saat masuk ke dalam tim yang dibentuk pada September 2020. Tim yang dibentuk itu merupakan tim UI yang mempresentasikan 4 organ UI, kemudian tim UI ini akan berdiskusi langsung dengan tim antarkementerian.

Dalam segi pembuatan peraturan pemerintah, menurut Bambang, prosesnya harus diinisiasi oleh kementerian. Untuk revisi Statuta UI harus diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) saat itu. Proses pengajuan revisi PP sudah mulai dilakukan pada akhir 2019.

“Kalau tidak salah ketika terbentuk MWA baru, kemudian rektor sudah dipilih. Kemudian kita memutuskan untuk melakukan revisi Statuta. Nah kemudian usulan tersebut, kita ajukan ke Kemdikbud. Seperti proses PP pada umumnya di pemerintahan, harus masuk daftar pembahasan PP selama 2020 saat itu,” kata Bambang Brodjonegoro dalam Forum Diskusi Salemba yang digelar secara virtual, Sabtu (24/7/2021).

Kemudian setelah melewati beberapa proses, akhirnya disepakati UI boleh merevisi PP Nomor 68 tahun 2013 tentang Statuta UI. Sebelum panitia antarkementerian ikut terlibat dalam pembahasan revisi itu, maka UI sendiri harus mengajukan draft awal.

Setelah itu, terjadi rangkaian pertemuan pembahasan mengenai revisi Statuta UI. Bambang menerangkan sudah digelar rapat 4 organ UI dari Maret hingga September 2020 untuk pembahasan revisi PP. Ia sendiri belum bergabung saat itu dengan tim UI dan MWA diwakili oleh anggota lain. Bambang baru bergabung sejak September 2020.

“Sebelum tim bekerja, masing-masing organ sudah diminta untuk mengajukan usulnya. Tim kecil yang tadi saya katakan, tugasnya adalah menyinkronkan usulan-usulan itu. Karena pasti, di setiap usulan pasti ada perbedaannya dan mungkin ada konfliknya,” ujar Bambang.

Dari pengamatan yang berhasil direkamnya sejauh ini, hingga Juni, tim UI berusaha untuk mencoba mengakomodasikan semua masukan. Namun diakuinya, ada perbedaan yang cukup mendasar, sehingga pembahasan pembuatan revisi statuta UI sempat vakum.

Kemudian, pada September, rektorat membentuk tim kecil lagi yang bekerja efektif hanya dua bulan, hingga Oktober. Tim ini bertugas untuk berdiskusi dengan panitia antar kementerian. Tentunya pertama dengan tim dari Kemdikbud yang diwakili oleh Sekjen dengan Biro Hukumnya dan Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

“Memang waktu itu, pihak Ditjen Dikti juga berusaha mencari solusi dari perbedaan yang ada dari usulan 4 organ. Karena yang kita majukan adalah usulan yang ada, istilahnya, bintangnya atau strip. Jadi misalkan ada pasal dimana dinyatakan kalau yang ini usulannya siapa. Kemudian yang ini usulannya dari organ lain,” terang Bambang,

Ia sendiri mengharapkan dalam forum itu, Ditjen Dikti dapat menemukan solusi dari perbedaan tersebut. Akhirnya, hanya sebagian yang ditemukan solusinya, dan sebagian lagi ada kompromi.

“Karena kalau untuk mencari keputusan harus ada yang mengalah juga. Harus ada win-win solution. Semua pihak memahami bahwa tidak semua usulan bisa masuk,” tukasnya.

Diakuinya, saat itu masih ada poin kritikal yang belum bisa dituntaskan. Karena dari pihak pemerintah atau panitia antar kementerian terlihat menginginkan Statuta UI tidak berbeda jauh dengan statuta dari perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN BH) lainnya.

Memang kalau melihat statuta dari beberapa universitas besar yang rankingnya dekat dengan UI, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), masing-masing sudah ada perbedaan yang signifikan, sehingga mereka protes statuta UI berbeda sendiri.

“Karena itu, ketika kita membahas revisi Statuta ini, Kemdikbud secara formal maupun informal menyampaikan, ya ada juga beberapa kementerian, menyampaikan kalau bisa perbedaannya jangan terlalu jauh,” papar Bambang Brodjonegoro.

Untuk itu, tim kecil UI berusaha untuk menyesuaikan agar tidak terlalu berbeda dengan PTN BH lainnya, tetapi tetap berusaha menjaga marwah agar tetap ada 4 organ di UI. Karena sejak ada PP No 68/2013, organ di UGM dan ITB tinggal 3 saja, yaitu MWA, Rektorat dan SA. Maka urusan kenaikan pangkat berada di SA, baik untuk rektor dan guru besar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ditjen Politik dan PU Kemdagri Asah Kompetensi SDM Bidang Kehumasan

Aparatur di lingkungan Dirjen Politik dan PU diharapkan saling bersinergi secara bersama-sama dengan harapan mampu menyeimbangkan kualifikasi SDM Kehumasan.

NASIONAL | 20 September 2021

Pelemparan Batu ke Kereta Api Kembali Marak, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengecam aksi pelemparan batu yang akhir-akhir ini marak dilakukan terhadap kereta api di sejumlah daerah.

NASIONAL | 20 September 2021

Menteri PPPA Kecam Penyerangan Nakes dan Guru di Pegunungan Bintang

Tragedi pembakaran Puskesmas Kiwirok yang dilakukan KKB mengakibatkan Gabriela Meilan, nakes berusia 22 tahun tewas sangat memprihatinkan

NASIONAL | 20 September 2021

Melalui Sekolah Lapang, Kementan Sebarkan Pengetahuan Baru untuk Petani

Kementerian Pertanian memberikan pengetahuan baru kepada petani dalam Sekolah Lapang (SL) Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).

NASIONAL | 20 September 2021

Waspada, 23 Wilayah di Indonesia Akan Alami Cuaca Ekstrem

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 20 September 2021

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Pelabuhanratu

Tim SAR gabungan bersiaga dan melanjutkan pencarian korban tenggelam kecelakaan laut di Pantai Kebonkalapa Citepus, Pelabuhanratu, Sukabumi.

NASIONAL | 20 September 2021

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Presiden Ingatkan Industri Mebel Kedepankan Pembangunan Berkelanjutan

Presiden Ingatkan Industri Mebel Kedepankan Pembangunan Berkelanjutan

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings