Pegawai KPK yang Ikut Diklat Bela Negara Tetap Perjuangkan Nasib Koleganya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pegawai KPK yang Ikut Diklat Bela Negara Tetap Perjuangkan Nasib Koleganya

Senin, 26 Juli 2021 | 22:24 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 18 pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara serta wawasan kebangsaan yang dilakukan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Universitas Pertahanan (Unhan). Diklat yang digelar sejak 22 Juli hingga 30 Agustus 2021 nanti merupakan syarat agar pegawai KPK yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) dapat dilantik sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu pegawai yang mengikuti diklat, Hasan, memastikan ke-18 pegawai yang memilih mengikuti diklat tetap memperjuangkan nasib koleganya yang tak lulus TWK agar dapat kembali bekerja di KPK.

“Kami semua keluarga besar KPK, tentu akan berusaha semaksimal mungkin agar kami semua bisa kembali bekerja di lembaga yang kami cintai,” kata Hasan, Senin (26/7/2021).

Sejatinya terdapat 24 pegawai dari 75 pegawai yang tidak lulus TWK yang diberikan kesempatan untuk mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan agar dilantik menjadi ASN. Namun, dari 24 pegawai tersebut, hanya 18 pegawai tersebut yang bersedia mengikuti diklat.

Hasan mengaku tak mengetahui secara pasti alasan masing-masing koleganya memilih mengikuti diklat. Yang pasti, Hasan dan sebagian dari pegawai nonaktif ingin segera kembali mengabdi di KPK. Selain itu, terdapat alasan lain yang tidak dapat disampaikan Hasan.

“Iya benar memang beda-beda, ada yang ingin segera bekerja mengabdi di KPK lagi, maupun alasan pribadi yang saya tidak tahu. Kalau alasan saya selain itu, ada alasan lain yang sifatnya sangat personal,” kata Hasan.

Diketahui dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 di antaranya masih bisa dibina, sementara 51 lainnya masuk kategori 'merah' dan akan diberhentikan pada November 2021.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan para pegawai yang diberi kesempatan mengikuti diklat bela negara merupakan hasil perjuangan KPK agar para pegawai yang gagal dalam asesmen TWK masih diberi kesempatan untuk menjadi pegawai KPK. Namun, kata Ghufron, pihaknya menyerahkan kepada masing-masing pegawai untuk mengambil kesempatan tersebut atau tidak.

“Prinsipnya ini hak dari pegawai untuk mengikuti diklat bela negara sebagai syarat untuk diangkat sebagai ASN KPK, karena itu kami mempersilahkan kepada pegawai untuk menggunakan hak nya atau tidak,” kata Ghufron.

Sekjen KPK, Cahya Harefa mengatakan pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan merupakan bagian dari proses alih status pegawai KPK menjadi ASN. Materi diklat meliputi studi dasar, inti, dan pendukung. Studi dasar mencakup wawasan kebangsaan seperti Empat Konsensus Dasar Negara, Sishankamrata, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta pencegahan dan penanggulangan terorisme/radikalisme dan konflik sosial.

Sementara studi inti yaitu mengembangkan nilai-nilai dan keterampilan dasar bela negara, sedangkan studi pendukung antara lain pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan, muatan lokal (KPK), serta bimbingan dan pengasuhan

“KPK berharap melalui diklat ini dapat menciptakan dan menumbuhkembangkan kesadaran bela negara serta wawasan kebangsaan bagi Insan KPK dalam menjalankan tugas-tugas pemberantasan korupsi,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Soal Kasus Pajak, Ini Pernyataan Bank Panin

Pemilik Bank Panin menegaskan tidak pernah memerintahkan anak buahnya guna melobi pejabat pajak.

NASIONAL | 23 September 2021

Peran Guru Semakin Besar Bentuk Karakter Bangsa di Era Digitalisasi

Di era digitalisasi dan keterbukaan informasi, peran guru semakin besar dalam menjaga dan membentuk karakter bangsa.

NASIONAL | 23 September 2021

Irjen Pol Napoleon Bonaparte Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencucian Uang

Bareskrim menetapkan Irjen Pol Napoleon Bonaparte sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemendikbudristek: Baru 42% Sekolah di PPKM Level 1-3 Gelar PTM Terbatas

SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Covid-19 menetapkan satuan pendidikan menyediakan pilihan layanan PTM terbatas dengan prokes.

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Jawab Kegelisahan Masyarakat Internasional

Jokowi ajak para pemimpin dunia melakukan langkah nyata untuk menjawab kegelisahan masyarakat internasional.

NASIONAL | 23 September 2021

Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 23 September 2021

Agar Nilai Pajak Jadi Rp 10 M, Jhonlin Baratama Janjikan Pejabat Ditjen Pajak Rp 50 M

Jhonlin Baratama melalui konsultan pajaknya menjanjikan sebesar Rp 50 miliar kepada pejabat Ditjen Pajak agar nilai pajaknya berkurang menjadi Rp 10 miliar.

NASIONAL | 22 September 2021

Presiden Jokowi Akan Buka Pesparani II pada 2 Oktober Mendatang

Pesparani II atau KVKI ditutup 28 Oktober 2021 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

NASIONAL | 22 September 2021

Helikopter TNI AD Bantu Evakuasi Guru dan Warga dari Kiwirok, Papua

Kedua guru itu sudah mengabdi puluhan tahun di Kiwirok, bahkan guru perempuan Purba mengaku sudah mengajar di Kiwirok sejak tahun 1999.

NASIONAL | 22 September 2021

Buang Sampah Sembarangan, 8 Warga Padang Didenda

Awalnya di sepanjang jalan by pass Padang, kerap ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings