Pendampingan Suku Anak Dalam dan Orang Rimba Perlu Dilakukan Lintas Pihak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pendampingan Suku Anak Dalam dan Orang Rimba Perlu Dilakukan Lintas Pihak

Selasa, 27 Juli 2021 | 23:11 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jambi, Beritasatu.com – Keberadaan Orang Rimba yang belum didata secara lengkap dan menyeluruh membutuhkan sentuhan dari lintas pihak untuk ikut berperan serta. Terdapat banyak organisasi yang berperan mendampingi Suku Anak Dalam dan Orang Rimba di Jambi dengan berbagai fokusnya masing-masing.

Menurut Yayasan Cappa, ada 12 kelompok besar Orang Rimba yang tiap kelompoknya dipimpin seorang Tumenggung. Untuk wilayah Makekal Ulu yang didampingi Yayasan Cappa, terdapat 112 KK dalam satu kelompok besar. Keberadaan mereka yang menyebar dan memiliki kawasannya masing-masing membuat pendampingan tidak dapat menjangkau semua. Selain itu setiap lembaga swadaya masyarakat atau non-government organization (NGO) memiliki fokus bidangnya masing-masing.

“Kami pernah bekerja sama dengan Yayasan Sokola Rimba yang digerakkan Butet Manurung dan kawan-kawan. Mereka fokus untuk pendampingan bidang pendidikan sedang kami mengurusi advokasi,” ujar Direktur Yayasan Cappa, M Edi Zuhdi, dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Selasa (27/7/2021).

Untuk dapat menjangkau mereka secara menyeluruh, maka semua pihak yang punya peran bisa bersatu. Tak boleh ada monopoli data yang sangat riskan terhadap tidak meratanya perhatian pada Orang Rimba maupun Suku Anak Dalam.

“Ada banyak NGO yang punya peran untuk Suku Anak Dalam dan Orang Rimba. Namun pemerintah dan masyarakat pada umumnya hanya tahu ada Warsi yang mendampingi. Mereka memang sudah besar, ternama, dan memiliki sumber daya kuat, namun kita tak dapat menafikan peran NGO lain,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Program Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK), Syahrial, mengatakan bahwa banyak organisasi lokal yang justru lebih intens mendampingi Orang Rimba. Selain itu, masyarakat lokal pun punya kepedulian terhadap Orang Rimba.

“Ada banyak yang aktif mendampingi mereka seperti Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK), Komunitas Pencinta Alam Tanah Garo, Pemuda-Pemudi Pencinta Alam, dan banyak lagi yang lain. Bahkan ORIK sendiri mendampingi mereka siang malam,” ujar pria yang akrab disapa Iyal itu.

Ia mengharapkan semua pihak yang sudah aktif berperan ini mendapat dukungan dan bisa diajak bersinergi. Untuk bisa menjangkau mereka secara menyeluruh, dibutuhkan peran semua pihak, termasuk pemerintah, TNI Polri, masyarakat sekitar, dan semua organisasi yang ada.

Jangan sampai terulang lagi gesekan antar kelompok Orang Rimba hanya karena penyaluran bantuan yang tidak merata. Masih banyak persoalan mereka yang perlu diurai, jangan sampai malah menambah masalah baru.

“Seharusnya bantuan kepada mereka jangan hanya bersifat seremonial semata. Perlu juga mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka secara langsung. Untuk bisa mendengar keinginan mereka, semua harus turun langsung. Kita bisa belajar dari bantuan rumah yang pernah dibuatkan untuk mereka, akhirnya tidak ditempati,” sebutnya.

Iyal juga menyoroti pentingnya pengakuan wilayah Orang Rimba sebelum jauh kepada bantuan-bantuan lanjutan. Menurutnya, perlakuan terhadap mereka tidak bisa disamaratakan dengan masyarakat pada umumnya. Cara hidup mereka berbeda, adat mereka berbeda. Mereka hanya butuh untuk diakui eksistensinya.

“Mereka jangan dipaksa untuk beradaptasi untuk hidup dengan cara kita. Kita perlu mendengar apa yang mereka butuh dan inginkan. Kita perlu mendukung itu,” kata Iyal.

Senada dengan Iyal, Edi Zuhdi juga memiliki harapan bahwa Orang Rimba ini memiliki hak penuh atas wilayahnya. Kemudian mencapai kesepakatan untuk memadukan antara aturan negara dan aturan adat Orang Rimba, jangan sampai ada monopoli. Selain itu, Edi berharap hak-hak dasar Orang Rimba bisa dipenuhi pemerintah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Polisi Buru 4 Anggota Mujahidin Indonesia Timur yang Masih Buron

Dikatakan Rudy, setelah Ali Kalora dan Ikrima dibekuk, maka tinggal empat orang anggota terduga teroris Poso yang masih diburu.

NASIONAL | 19 September 2021


Tingkatkan Skill dan Kompetensi, Menaker Dorong PMI Mengakses Pendidikan Tinggi

Ida menyatakan adanya globalisasi dan revolusi industri digital menuntut para PMI untuk semakin cepat beradaptasi dan belajar agar tidak tertinggal.

NASIONAL | 19 September 2021

Waspadai 24 Wilayah Ini Akan Dilanda Cuaca Ekstrem

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir, guntur, dan peningkatan angin kencang.

NASIONAL | 19 September 2021

Danone dan Kemdikbudristek Perluas Akses Pendidikan Anak

Danone Indonesia dan Kemdikbudristek perluas akses pendidikan anak.

NASIONAL | 19 September 2021

Nadiem: Lebih dari 100.000 Sekolah Telah Gelar PTM Terbatas

Nadiem Anwar Makarim mengatakan, lebih dari 100.000 sekolah di Indonesia sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Polisi di Mandailing Natal Dipukul 2 Pengedar Ganja

Kedua tersangka itu juga mencoba merampas senjata petugas tersebut.

NASIONAL | 18 September 2021

Polresta Denpasar Tahan Selebgram Atas Dugaan Pornografi

Polresta Denpasar, Bali menahan seorang selebgram berinisial RR atas dugaan kasus pornografi yang dilakukannya melalui salah satu aplikasi Mango.

NASIONAL | 18 September 2021

Bocah Kebon dari Deli Kupas Perjalanan Hidup Hakim Agung Supandi

Peluncuran buku perjalanan hidup Hakim Agung Prof Supandi, "Bocah Kebon dari Deli" yang digelar Jumat (17/9/2021) berlangsung meriah.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

EKONOMI | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings