Kasus Penimbunan Obat dan Pemalsuan Tabung Oksigen, Polri Tetapkan 37 Tersangka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Penimbunan Obat dan Pemalsuan Tabung Oksigen, Polri Tetapkan 37 Tersangka

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:30 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Polri mengungkap 33 kasus penimbunan obat terkait terapi Covid-19, penjualan obat di atas harga eceran tertinggi (HET), dan tabung oksigen palsu. Sebanyak 37 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Polri telah menangani 33 kasus yang berkaitan dengan penimbunan obat, oksigen, dan juga menjual daripada obat-obatan di luar dari ketentuan di atas harga eceran tertinggi. Tentunya ini merupakan suatu tindak pidana. Dari 33 kasus di seluruh Indonesia ada 37 tersangka," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Rabu (28/7/2021).

Rusdi mengatakan, Polri mengerahkan tim gabungan Bareskrim dan Polda jajaran dalam pengungkapan kasus ini. Termasuk, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan dan Bea Cukai.

"Polri mengimbau warga masyarakat hentikan segala kegiatan mencari keuntungan dengan cara ilegal karena itu semua sangat mempengaruhi penanganan Covid-19 di Tanah Air. Mari kita bersatu melawan Covid-19, dengan bersatu menjadi kunci utama keluar dari masa-masa sulit di negeri yang kita cintai ini," ungkapnya.

Sementara itu, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Pol Helmy Santika menjelaskan, 37 tersangka yang ditangkap melakukan tindak pidana beragam. Seperti penimbunan obat, menjual obat di atas HET, dan mengubah tabung APAR (alat pemadam api ringan) untuk pemadam kebakaran menjadi tabung oksigen.

"Ada yang jual di atas HET, kemudian ada yang timbun atau simpan dengan tujuan tertentu, kemudian ada yang edarkan tanpa izin edar. Kemudian membuat tabung APAR untuk diubah jadi tabung oksigen," kata Helmy.

Helmy mengungkapkan, peran tersangka ada yang menjual di atas HET dengan cara online atau langsung. Polisi melakukan penyamaran dengan membeli obat itu, kemudian diurut hingga ke atas sampai dengan di mana obat itu disimpan.

"Total barang bukti yang kita amankan kalau itu obat kita hitung jumlah butirnya ada 365.876 tablet obat terapi Covid-19 dari berbagai macam jenis. Kemudian 62 vial obat terapi Covid-19 dari berbagai jenis, dan 48 tabung oksigen," jelasnya.

Para tersangka penjual obat di atas HET dijerat Pasal 196 Undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 62 juncto Pasal 10 UU 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara, tersangka yang mengubah tabung APAR jadi tabung oksigen dikenakan Pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, kemudian Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan Pasal 62 juncto Pasal 8 UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PTM Terbatas, KPAI Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

KPAI menemukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

NASIONAL | 27 September 2021

DSLC Berikan Layanan Jasa Hukum dan Bisnis

Dwinanto Strategic Legal Consultant (DSLC) hadir dan resmi beroperasi di Jakarta dan Surabaya untuk memberikan layanan jasa hukum dan bisnis.

NASIONAL | 27 September 2021

Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

Luhut Pandjaitan menegaskan soal siapa yang salah dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkannya biar pengadilan yang membuktikan.

NASIONAL | 27 September 2021

Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

Luhut Pandjaitan telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong di Mapolda Metro Jaya.

NASIONAL | 27 September 2021

Tanah Longsor di Karo, 1 Pekerja Meninggal Dunia

Tanah longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, mengakibatkan satu pekerja konstruksi meninggal dunia.

NASIONAL | 27 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di 25 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 25 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 27 September 2021


Untar Mengukuhkan Naniek Widayati sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur

Sidang Terbuka Senat Untar yang dipimpin Rektor Agustinus Purna Irawan mengukuhkan Naniek Widayati Priyomarsono sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur Untar.

NASIONAL | 27 September 2021

Kemendikbudristek Beri Dana Pembinaan untuk Program Penggabungan PTS

Penggabungan diharapkan menghasilkan PTS yang sehat dan melahirkan SDM yang unggul seperti yang dicita-citakan.

NASIONAL | 27 September 2021

Intani Apresiasi KPED Jabar Tingkatkan Produksi Pangan dengan Teknologi

Penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman itu sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang

NASIONAL | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Akan Ada 2 Aplikasi PeduliLindungi? Ini Kata Ketua DPR

Akan Ada 2 Aplikasi PeduliLindungi? Ini Kata Ketua DPR

KESEHATAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings